STIKESEUBSTIKESEUB

Jurnal KebidananJurnal Kebidanan

Pendahuluan: Kecemasan pada ibu bersalin kala I dapat meningkatkan persepsi nyeri, ketegangan otot, dan berpotensi menghambat kemajuan persalinan. Intervensi nonfarmakologi yang mudah diterapkan diperlukan untuk membantu ibu lebih rileks, salah satunya kombinasi aromaterapi lavender dan musik klasik. Tujuan penelitian: Mengetahui efektivitas kombinasi aromaterapi lavender dan musik klasik terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin di Puskesmas Gemuh. Metode: Penelitian kuantitatif pre‑eksperimental dengan desain satu grup pre‑test–post‑test, sampel 30 ibu bersalin kala I fase aktif (pembukaan 4–7 cm). Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner HARS sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi diberikan selama 20 menit menggunakan diffuser lavender dan musik klasik. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami kecemasan sedang (93%). Setelah intervensi, mayoritas mengalami kecemasan ringan (77%) dan sisanya kecemasan sedang (23%). Uji Wilcoxon menunjukkan penurunan kecemasan signifikan (Z = -4,583; p‑value = 0,000). Kesimpulan: Kombinasi aromaterapi lavender dan musik klasik efektif menurunkan tingkat kecemasan ibu bersalin kala I di Puskesmas Gemuh I.

Penelitian menunjukkan bahwa kombinasi aromaterapi lavender dan musik klasik secara signifikan menurunkan tingkat kecemasan pada ibu bersalin kala I di Puskesmas Gemuh I.Mayoritas peserta berusia 30–34 tahun, berkehamilan pada fase aterm (37–42 minggu), dan sebagian besar merupakan primipara.Hasil ini mendukung penggunaan intervensi nonfarmakologis mudah diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan psikologis selama persalinan.

Penelitian selanjutnya dapat menguji perbandingan efektivitas antara berbagai jenis musik (misalnya musik tradisional vs. musik klasik) yang dipadukan dengan aromaterapi lavender untuk menentukan kombinasi yang paling optimal dalam mengurangi kecemasan ibu bersalin (pertanyaan penelitian: jenis musik manakah yang memberikan penurunan kecemasan paling signifikan bila dikombinasikan dengan aromaterapi lavender?). Selain itu, diperlukan uji klinis terkontrol secara acak multi‑pusat dengan kelompok kontrol placebo untuk memperkuat bukti kausalitas dan menilai generalisasi temuan pada populasi yang lebih luas (pertanyaan penelitian: apakah efek penurunan kecemasan tetap signifikan pada sampel yang lebih besar dan beragam secara geografis?). Selanjutnya, studi dapat menambahkan pengukuran fisiologis seperti variabilitas detak jantung atau kadar kortisol bersama skala HARS untuk mengevaluasi mekanisme biologis di balik efek relaksasi (pertanyaan penelitian: bagaimana perubahan parameter fisiologis berhubungan dengan penurunan kecemasan setelah intervensi aromaterapi dan musik?).

  1. Effect Of Lavender Aromatherapy Mask On Anxiety In The First Stage Of Labour | Jurnal Kesehatan Ibu dan... doi.org/10.29238/kia.v16i2.1200Effect Of Lavender Aromatherapy Mask On Anxiety In The First Stage Of Labour Jurnal Kesehatan Ibu dan doi 10 29238 kia v16i2 1200
  2. A Systematic Review on the Anxiolytic Effect of Aromatherapy during the First Stage of Labor. systematic... doi.org/10.15171/jcs.2019.008A Systematic Review on the Anxiolytic Effect of Aromatherapy during the First Stage of Labor systematic doi 10 15171 jcs 2019 008
Read online
File size363.62 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test