STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI

WOMB Midwifery JournalWOMB Midwifery Journal

Latar Belakang: Masalah kesehatan reproduksi salah satunya keputihan masih banyak terjadi pada remaja putri disebabkan oleh kurangnya pengetahuan yang menyebabkan remaja tidak dapat membedakan antara keputihan normal dan keputihan tidak normal. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui efek media SIPUTIH terhadap pengetahuan keputihan remaja putri. Metode: Penelitian quasy eksperimental melalui desain pretest-posttest control group dengan membagi responden ke dalam kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Penelitian ini melibatkan 34 responden remaja usia 17-18 tahun di Asrama Nyai Nur Sari yang dilakukan pada Februari 2026. Sampel tersebut dipilih menggunakan teknik cluster sampling secara proporsional berdasarkan unit kamar, kemudian dibagi kedalam dua kelompok, yaitu 17 responden sebagai kelompok intervensi dan 17 responden kelompok kontrol. Prosedur meliputi pretest, pemberian edukasi (kelompok intervensi: media SIPUTIH, kelompok kontrol: PowerPoint) dan posttest. Pengetahuan diukur dengan kuesioner berjumlah 25 item (valid; α = 0,767). Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan intervensi (P-value <0,05). Selain itu, berdasarkan uji Mann-Whitney, terdapat efek media SIPUTIH terhadap pengetahuan keputihan remaja putri (P-value <0,05). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada efek media SIPUTIH terhadap pengetahuan keputihan remaja putri. Media SIPUTIH dapat digunakan sebagai opsi untuk mengoptimalkan edukasi kesehatan reproduksi khususnya tentang keputihan.

Analisis hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan keputihan sebelum dan sesudah perlakuan, baik pada kelompok kontrol maupun kelompok intervensi remaja putri Asrama Nyai Nur Sari Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo.Akan tetapi, kelompok yang menunjukkan peningkatan pengetahuan yang lebih optimal yaitu pada kelompok yang diberikan media SIPUTIH dibandingkan kelompok kontrol.Dengan demikian, pemberian media SIPUTIH terbukti memberikan efek yang berdampak baik dalam meningkatkan pengetahuan keputihan pada remaja putri di asrama tersebut.

Dalam rangka mengembangkan pendidikan kesehatan reproduksi, penelitian lanjutan dapat fokus pada studi longitudinal untuk mengevaluasi efektivitas media SIPUTIH dalam jangka panjang. Selain itu, penelitian juga perlu mencakup lebih banyak institusi pendidikan berbasis agama di wilayah lain agar hasilnya lebih representatif. Terakhir, penting untuk melakukan validasi media SIPUTIH oleh ahli bidang kesehatan reproduksi guna memastikan konten edukasi tetap relevan dan akurat. Ketiga arah penelitian ini dapat memperkaya wawasan tentang strategi optimalisasi edukasi kesehatan reproduksi untuk remaja putri.

  1. Hubungan Personal Hygiene Terhadap Keberadaan Jamur Candida Albicans Penyebab Gejala Keputihan Pada Urin... doi.org/10.38035/rrj.v6i4.955Hubungan Personal Hygiene Terhadap Keberadaan Jamur Candida Albicans Penyebab Gejala Keputihan Pada Urin doi 10 38035 rrj v6i4 955
  2. Revisi taksonomi Bloom: Kognitif, afektif, dan psikomotorik | Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum.... journal.uny.ac.id/index.php/humanika/article/view/29252Revisi taksonomi Bloom Kognitif afektif dan psikomotorik Humanika Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum journal uny ac index php humanika article view 29252
  3. Jurnal Smart Keperawatan. jurnal smart keperawatan peer review open access journal publishes scientific... stikesyahoedsmg.ac.id/ojs/index.php/sjkpJurnal Smart Keperawatan jurnal smart keperawatan peer review open access journal publishes scientific stikesyahoedsmg ac ojs index php sjkp
Read online
File size212.77 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test