STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA

Jurnal Abdi MahosadaJurnal Abdi Mahosada

Seseorang lebih berisiko terkena penyakit gula darah (DM tipe 2) yang memiliki faktor-faktor sebagai berikut. sesorang yang memiliki usia lebih dari 45 tahun, tahun, memiliki keluarga dengan riwayat diabetes tipe 2, jarang beraktivitas fisik atau berolahraga, memiliki berat badan berlebih atau obesitas, menderita prediabetes, menderita kolesterol tinggi, serta menderita tekanan darah tinggi (hipertensi). Tes gula darah merupakan pemeriksaan yang mutlak dilakukan untuk mendiagnosis diabetes tipe 1 atau tipe 2. Hasil pengukuran gula darah akan menunjukkan apakah seseorang menderita diabetes atau tidak. Pasien harus mengontrol gula darahnya secara disiplin melalui pola makan sehat agar gula darah tidak meningkat hingga di atas normal. Tujuan PkM ini adalah mengetahui kadar gula darah sewaktu serta memberikan pengetahuan kepada para kader Asadana Semesta Tabanan. Solusi yang diberikan adalah melakukan pemeriksaan kadar gula darah serta memberikan informasi tentang penyakir DM. Hasil PkM ini adalah sebagian besar berada pada nilai yang normal dan hanya enam orang yang memiliki gula darah di atas 200 mg/dl. Diperoleh kesimpulan bahwa penting dilakukan pemeriksaan serta pemberian informasi mengenai penyakit DM agar rutin melakukan pemeriksaan.

Kegiatan pemerisaan gula darah sewaktu pada kader Asadana Semesta Tabanan memberikan dampak positif.Peserta memiliki pemahan lebih tentang penyakit DM dan pentingnya pencegahan serta pengobatannya.Diharapkan kegiatan serupa dilakukan pada lingkup masyarakat yang lebih luas dengan melibatkan pihak sponsorhip.

Penelitian longitudinal diperlukan untuk menilai sejauh mana skrining gula darah berulang bersama edukasi kesehatan dapat meningkatkan kontrol glukosa dalam jangka panjang pada kader Asadana Semesta Tabanan. Penelitian komparatif antara metode edukasi interaktif (workshop) dan metode ceramah tradisional dapat mengungkap perbedaan retensi pengetahuan tentang diabetes mellitus pada masyarakat pedesaan. Penelitian eksperimental untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan aplikasi mobile reminder dalam meningkatkan kepatuhan peserta dengan nilai gula darah di atas normal untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan juga penting. Selain itu, studi kualitatif mengenai persepsi dan hambatan kader dalam memanfaatkan layanan kesehatan dapat memberikan wawasan untuk perancangan intervensi yang lebih efektif. Semua temuan diharapkan dapat memperkuat strategi pencegahan dan pengendalian diabetes pada komunitas luas.

Read online
File size146.63 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test