STAIQSTAIQ
Jurnal Pena IslamJurnal Pena IslamPenelitian ini mengkaji tentang aktualisasi pemahaman hadis tentang penjatuhan talak yang dilakukan oleh suami ketika isteri dalam keadaan haid. Penjatuhan talak tersebut dalam kajian hukum Islam masuk ke dalam perceraian yang dilarang (bidi). Sedangkan proses perceraian di Indonesia sendiri sudah diatur dalam Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan melihat bagaimana kedudukan hadis yang berkaitan dengan talak bidi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hadis tersebut menyebabkan ikhtilaf baik dari kalangan para ulama terkait dengan keabsahan talak yang dilakukan dalam kondisi haid. Sedangakan untuk aktualisasi hadis tersebut dalam peraturan perundang-undangan tidak berlaku, karena pada dasarnya perceraian harus dilakukan di depan pengadilan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Artinya penjatuhan talak yang sah tidak hanya di lihat hanya sebatas dari dalil hadis semata, namun dilihat secara utuh perkaranya.
Hadis tentang talak ketika haid memiliki sanad kuat dan termasuk hadis sahih, namun terdapat ikhtilaf di kalangan mazhab mengenai keabsahannya.1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam, hadis tidak dapat menjadi dasar utama penjatuhan talak.Para hakim menilai kasus secara menyeluruh, menggabungkan fakta, data, dan pertimbangan hukum, bukan semata-mata berdasarkan dalil hadis.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana hakim di Pengadilan Agama Indonesia secara konkret mengintegrasikan dalil hadis dalam keputusan talak ketika istri sedang haid, sehingga memberikan gambaran empiris tentang praktik yuridis yang ada. Selanjutnya, studi perbandingan antara Indonesia dan Malaysia mengenai penerapan hukum positif terhadap talak bidi pada kondisi haid dapat mengungkap perbedaan interpretasi dan implikasi hukum lintas negara. Akhirnya, penelitian sosiologis mengenai dampak sosial‑ekonomi talak bidi terhadap perempuan yang mengalami perceraian selama haid dapat memperkaya pemahaman tentang konsekuensi praktis dari perbedaan pandangan ulama dan memberikan dasar bagi kebijakan yang lebih humanistik.
- Kontekstualisasi Larangan Talak Ketika Istri Sedang Haid | Musãwa Jurnal Studi Gender dan Islam.... ejournal.uin-suka.ac.id/pusat/MUSAWA/article/view/171.62-69Kontekstualisasi Larangan Talak Ketika Istri Sedang Haid Musywa Jurnal Studi Gender dan Islam ejournal uin suka ac pusat MUSAWA article view 171 62 69
- Status Talak bagi Wanita Haidh (Analisis Pendapat Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah) | Djawas | Samarah: Jurnal... doi.org/10.22373/sjhk.v1i1.1557Status Talak bagi Wanita Haidh Analisis Pendapat Ibnu Qayyim Al Jauziyyah Djawas Samarah Jurnal doi 10 22373 sjhk v1i1 1557
| File size | 425.34 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Kedua, pada pelaksanaannya terdiri dari awal pembelajaran dengan meyiapkan peserta didik untuk belajar atau apersepsi, selanjutnya pada pembelajaran inti,Kedua, pada pelaksanaannya terdiri dari awal pembelajaran dengan meyiapkan peserta didik untuk belajar atau apersepsi, selanjutnya pada pembelajaran inti,
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Kreativitas santri muncul melalui penerapan manajemen pendidikan kreatif yang terstruktur, menghasilkan ide, gagasan, dan karya yang berkontribusi padaKreativitas santri muncul melalui penerapan manajemen pendidikan kreatif yang terstruktur, menghasilkan ide, gagasan, dan karya yang berkontribusi pada
APPIHIAPPIHI Hasil positif ini bertumpu pada tiga faktor utama. peran mediator yang aktif dan kompeten, keterlibatan kuasa hukum yang mendampingi para pihak, sertaHasil positif ini bertumpu pada tiga faktor utama. peran mediator yang aktif dan kompeten, keterlibatan kuasa hukum yang mendampingi para pihak, serta
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Hasil analisa data menunjuk di kondisi awal hanya mencapai angka rerata 50 dengan kriteria KURANG, menaik jadi 8 dengan kriteria CUKUP, serta di siklusHasil analisa data menunjuk di kondisi awal hanya mencapai angka rerata 50 dengan kriteria KURANG, menaik jadi 8 dengan kriteria CUKUP, serta di siklus
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Berdasarkan penelitian di atas, maka peneliti menyimpulkan bahwa manajemen kepemimpinan kepala sekolah untuk meningkatkan profesionalisme guru adalah sebagaiBerdasarkan penelitian di atas, maka peneliti menyimpulkan bahwa manajemen kepemimpinan kepala sekolah untuk meningkatkan profesionalisme guru adalah sebagai
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan metode deskriptif melalui studi lapangan yang dilakukan di Rumah Tahfidz Quran At‑Taqwa KotaPenelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan metode deskriptif melalui studi lapangan yang dilakukan di Rumah Tahfidz Quran At‑Taqwa Kota
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Motivasi belajar siswa juga berpengaruh positif yang lebih kuat terhadap preskripsi belajar. Secara simultan, kombinasi kreativitas guru dan motivasi belajarMotivasi belajar siswa juga berpengaruh positif yang lebih kuat terhadap preskripsi belajar. Secara simultan, kombinasi kreativitas guru dan motivasi belajar
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Suatu proses interaksi didasarkan pada empat faktor, yaitu faktor imitasi, sugesti, identifikasi, dan simpati. Faktor imitasi mempunyai peranan pentingSuatu proses interaksi didasarkan pada empat faktor, yaitu faktor imitasi, sugesti, identifikasi, dan simpati. Faktor imitasi mempunyai peranan penting
Useful /
STAIQSTAIQ Kepala sekolah menggunakan tipe kepemimpinan situasional dan secara manajerial sudah baik seperti keterampilan dan kecakapan dalam merencanakan, mengorganisasikan,Kepala sekolah menggunakan tipe kepemimpinan situasional dan secara manajerial sudah baik seperti keterampilan dan kecakapan dalam merencanakan, mengorganisasikan,
STAIQSTAIQ Studi kepustakaan dilakukan dengan mengkaji buku-buku dan artikel. Berdasarkan penjelasan dan penelitian mengenai praktik akad ijarah kebun kelapa sawitStudi kepustakaan dilakukan dengan mengkaji buku-buku dan artikel. Berdasarkan penjelasan dan penelitian mengenai praktik akad ijarah kebun kelapa sawit
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Implementasi nilai-nilai ini berpotensi memperkuat karakter lembaga, membentuk budaya kerja yang berakhlak, dan menjawab krisis moral serta disorientasiImplementasi nilai-nilai ini berpotensi memperkuat karakter lembaga, membentuk budaya kerja yang berakhlak, dan menjawab krisis moral serta disorientasi
ATIMATIM Limbah cair yang dihasilkan oleh berbagai industri sering kali dibuang tanpa melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Banyak industri yang langsung membuangLimbah cair yang dihasilkan oleh berbagai industri sering kali dibuang tanpa melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Banyak industri yang langsung membuang