ATIMATIM
JURNAL TEKNOLOGI KIMIA MINERALJURNAL TEKNOLOGI KIMIA MINERALCoal Water Fuel (CWF) merupakan pemanfaatan limbah batu bara dengan mencampurkannya dengan zat aditif untuk menghasilkan sumber energi berupa bahan bakar yang ramah lingkungan. Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan CWF yaitu stabilitas, yang sangat penting untuk menjaga kualitas bahan bakar selama penyimpanan dan penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi batu bara sebesar 30%, 40%, dan 50% serta variasi zat aditif Carboxymethyl Cellulose (CMC) sebanyak 0,5%, 0,7%, dan 1% terhadap kestabilan CWF berdasarkan uji sedimentasi dan densitas. Campuran CWF disiapkan dengan mencampurkan batu bara, air, dan CMC sesuai variasi, kemudian diuji menggunakan metode sedimentasi selama 8 jam dan pengukuran densitas dengan piknometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi batu bara berbanding lurus dengan kenaikan densitas. Nilai densitas optimal menurut literatur berada pada kisaran 1,05-1,15 g/mL, dan sampel yang memenuhi kriteria ini adalah B1C3, B2C1, B2C2, B2C3, dan B3C1. Uji sedimentasi memperlihatkan bahwa formulasi dengan konsentrasi batu bara lebih tinggi cenderung lebih stabil. Dari seluruh variasi, komposisi B2C2 (40% batu bara 0,7% CMC) merupakan yang paling optimal karena densitasnya berada di tengah rentang ideal dan stabil tanpa endapan signifikan. Temuan ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan teknologi CWF yang stabil, efisien, serta ramah lingkungan, sekaligus mendukung penerapan Clean Coal Technologies (CCT) di sektor energi industri.
Variasi konsentrasi batu bara dan CMC mempengaruhi sifat fisik CWF.Pada konsentrasi batu bara 30% masih terbentuk endapan, sedangkan pada 40% dan 50% suspensi lebih stabil.Nilai densitas meningkat seiring kenaikan konsentrasi, dengan kisaran ideal berada pada 1,05-1,15 g/mL.Formulasi B2C2 (40% batu bara 0,7% CMC) merupakan komposisi paling optimal dengan densitas 1,0762 g/mL tanpa menunjukkan pengendapan.Penelitian ini terbatas pada pengujian sedimentasi dan densitas.Kajian lanjutan yang mencakup karakteristik reologi, distribusi ukuran partikel, serta uji performa pembakaran diperlukan untuk memperkuat temuan.Hasil penelitian menegaskan pentingnya keseimbangan antara konsentrasi padatan dan aditif dalam menentukan kestabilan CWF serta menunjukkan potensi aplikasinya sebagai bahan bakar alternatif dalam kerangka Clean Coal Technologies (CCT).
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian lebih mendalam mengenai karakteristik reologi CWF, khususnya pengaruh konsentrasi batu bara dan CMC terhadap viskositas dan aliran slurry. Selain itu, studi tentang distribusi ukuran partikel dalam CWF juga perlu dilakukan untuk memahami mekanisme stabilisasi suspensi. Uji performa pembakaran juga penting untuk mengevaluasi efisiensi dan emisi CWF dalam sistem pembakaran. Dengan menggabungkan hasil penelitian ini dan kajian lanjutan, diharapkan dapat dikembangkan formulasi CWF yang stabil, efisien, dan ramah lingkungan, serta mendukung penerapan Clean Coal Technologies (CCT) dalam sektor energi industri.
- . 0 doi.org/10.3390/polym16182586A 0 doi 10 3390 polym16182586
- Utilization of Coal-Mining Mud as a Safe and Environmentally Friendly Building Material | Alam | Aceh... doi.org/10.13170/aijst.13.1.37303Utilization of Coal Mining Mud as a Safe and Environmentally Friendly Building Material Alam Aceh doi 10 13170 aijst 13 1 37303
- Mixture composition and coal size effect on coal water mixture quality | Jurnal Teknik Kimia. mixture... ejournal.ft.unsri.ac.id/index.php/JTK/article/view/1238Mixture composition and coal size effect on coal water mixture quality Jurnal Teknik Kimia mixture ejournal ft unsri ac index php JTK article view 1238
| File size | 324.27 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMALUNIMAL Semakin lama waktu ekstraksi, kadar air yang dihasilkan semakin rendah. Produk tertinggi diperoleh pada waktu ekstraksi 5 jam dengan perendaman 16 jamSemakin lama waktu ekstraksi, kadar air yang dihasilkan semakin rendah. Produk tertinggi diperoleh pada waktu ekstraksi 5 jam dengan perendaman 16 jam
UNIMALUNIMAL Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk gelatin yang diperoleh sebesar 0,5720 gram pada waktu ekstraksi 6 jam dengan lama waktu perendaman 14 jam, sedangkanHasil penelitian menunjukkan bahwa produk gelatin yang diperoleh sebesar 0,5720 gram pada waktu ekstraksi 6 jam dengan lama waktu perendaman 14 jam, sedangkan
UNIMALUNIMAL Hasil pH terbaik diperoleh dari tawas dari kaleng pocari sweat pada konsentrasi KOH 30% dan waktu penjernihan 2 jam menggunakan 0,5 gram tawas, denganHasil pH terbaik diperoleh dari tawas dari kaleng pocari sweat pada konsentrasi KOH 30% dan waktu penjernihan 2 jam menggunakan 0,5 gram tawas, dengan
UNIMALUNIMAL Setelah melalukan penelitian dengan menggunakan autodesk CFD didapatkan nilai kavitasi terbesar pada bukaan 50 % dengan tekanan masuk 4 bar yaitu sebesarSetelah melalukan penelitian dengan menggunakan autodesk CFD didapatkan nilai kavitasi terbesar pada bukaan 50 % dengan tekanan masuk 4 bar yaitu sebesar
UNIMALUNIMAL Maka penelitian ini menunjukkan mampu menumbuhkan rambut pada kulit kepala manusia dan mampu menumbuhkan bulu. Kondisi proses operasi terbaik dalam pembuatanMaka penelitian ini menunjukkan mampu menumbuhkan rambut pada kulit kepala manusia dan mampu menumbuhkan bulu. Kondisi proses operasi terbaik dalam pembuatan
UNIMALUNIMAL Hasil penjernihan air yang terbaik dengan tingkat turbidity (kekeruhan) air pada dosis tawas 2 gr dengan waktu penjernihan 2,5 jam yaitu 1,93 NTU. SemakinHasil penjernihan air yang terbaik dengan tingkat turbidity (kekeruhan) air pada dosis tawas 2 gr dengan waktu penjernihan 2,5 jam yaitu 1,93 NTU. Semakin
UNIMALUNIMAL Penelitian ini menggunakan adsorben cangkang buah ketapang. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh massa adsorben cangkang buah ketapangPenelitian ini menggunakan adsorben cangkang buah ketapang. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh massa adsorben cangkang buah ketapang
HKBPHKBP Penambahan sirip pada pipa kolektor surya meningkatkan efisiensi pemanas air sebesar 18,67%. Pemanas air tenaga surya dengan sirip menunjukkan kenaikanPenambahan sirip pada pipa kolektor surya meningkatkan efisiensi pemanas air sebesar 18,67%. Pemanas air tenaga surya dengan sirip menunjukkan kenaikan
Useful /
ATIMATIM Korosi merupakan salah satu masalah utama dalam aplikasi industri yang melibatkan material logam, termasuk seng. Penelitian ini bertujuan menganalisisKorosi merupakan salah satu masalah utama dalam aplikasi industri yang melibatkan material logam, termasuk seng. Penelitian ini bertujuan menganalisis
ATIMATIM Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) PT Kima Makassar bertanggung jawab dalam pengolahan air limbah kawasan industri yang dikelola PT. Kima. TingginyaInstalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) PT Kima Makassar bertanggung jawab dalam pengolahan air limbah kawasan industri yang dikelola PT. Kima. Tingginya
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Meskipun demikian, pemeriksaan intraoral masih menemukan masalah kesehatan gigi, seperti karies dan gigi yang perlu dicabut, yang menunjukkan perlunyaMeskipun demikian, pemeriksaan intraoral masih menemukan masalah kesehatan gigi, seperti karies dan gigi yang perlu dicabut, yang menunjukkan perlunya
UMMUBAUMMUBA Hasil statistik deskriptif menunjukkan model pembelajaran berbasis masalah efektif terhadap kemampuan menulis teks negosiasi siswa kelas X IPA 4 SMA NegeriHasil statistik deskriptif menunjukkan model pembelajaran berbasis masalah efektif terhadap kemampuan menulis teks negosiasi siswa kelas X IPA 4 SMA Negeri