ATIMATIM

JURNAL TEKNOLOGI KIMIA MINERALJURNAL TEKNOLOGI KIMIA MINERAL

Cookies adalah salah satu jenis camilan atau kue kering yang terbuat dari campuran margarin, gula, telur, dan berbahan dasar tepung terigu. Produksi tepung terigu di Indonesia masih minim sehingga masih harus diimpor. Oleh karena itu untuk mengurangi produk impor, maka perlu dilakukan upaya pemanfaatan bahan pangan lokal seperti tepung sagu yang dapat menggantikan peran tepung terigu dalam pembuatan cookies. Sedangkan untuk menambah daya tarik cookies, dapat digunakan kulit buah naga merah sebagai pewarna alami yang memiliki banyak khasiat serta dapat mengurangi limbah pangan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubur kulit buah naga merah terhadap kadar air, kadar abu, serta hasil uji organoleptik seperti warna, aroma, rasa, dan tekstur pada cookies sagu. Perlakuan yang diterapkan dalam penelitian ini ialah penambahan bubur kulit buah naga merah 5%, 10%, 15%, dan 20%. Parameter pengujiannya adalah kadar air, kadar abu, dan uji organoleptik terhadap warna, aroma, rasa dan tekstur cookies sagu. Data dianalisis menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kali pengulangan dan uji lanjutan adalah uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian disimpulkan bahwa penambahan bubur kulit buah naga merah berpengaruh nyata terhadap kadar air, warna, aroma, rasa, dan tekstur cookies, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar abu cookies. Perlakuan terbaik diperoleh pada penambahan bubur kulit buah naga merah 20% ditinjau dari kadar abu 0,77%, warna 4,47 (suka), aroma 4,05 (suka), dan rasa 4,48 (suka) cookies sagu.

Perlakuan penambahan bubur kulit buah naga merah berpengaruh nyata terhadap kadar air, warna, aroma, rasa, dan tekstur cookies, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar abu cookies.Perlakuan terbaik diperoleh pada cookies dengan penambahan bubur kulit buah naga merah 20% ditinjau dari warna, aroma, rasa, dan kadar abu cookies sagu.Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian mengenai daya simpan cookies sagu.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada (1) studi daya simpan cookies sagu dengan penambahan bubur kulit buah naga merah, dimana variabel kelembaban, suhu penyimpanan, dan periode waktu dievaluasi untuk menentukan umur simpan yang optimal serta perubahan sifat sensorik selama penyimpanan; (2) eksplorasi penggunaan bahan pewarna alami lain dari limbah buah tropis, seperti kulit pisang atau kulit mangga, serta perbandingan efeknya terhadap nilai gizi, warna, dan penerimaan konsumen pada cookies sagu, sehingga dapat memperluas pilihan bahan baku lokal yang ramah lingkungan; dan (3) optimasi formulasi campuran tepung sagu dan bubur kulit buah naga merah dengan menguji proporsi tambahan bahan pengikat atau pengurangan air agar kadar air cookies tetap di bawah batas maksimum SNI 5 % sekaligus mempertahankan tekstur renyah yang disukai panelis, menggunakan pendekatan desain eksperimen terintegrasi. Ketiga arah penelitian tersebut akan memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas, keberlanjutan, dan nilai ekonomis produk cookies sagu di pasar domestik.

Read online
File size913.89 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test