GOACADEMICAGOACADEMICA

AKSELERASI: Jurnal Ilmiah NasionalAKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional

Pemerintah Indonesia menetapkan target ambisius dalam pengembangan energi terbarukan dan implementasi e-government sebagai bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan. Studi ini menganalisis integrasi kedua agenda tersebut melalui studi kasus instalasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Kompleks DPR RI. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui analisis dokumen kebijakan, pernyataan resmi, dan laporan media. Kerangka teori yang digunakan mencakup difusi inovasi, administrasi publik dalam konteks e-government, serta tata kelola berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek PLTS DPR RI, dengan kapasitas 1,955 MWp, tidak hanya mendukung pasokan energi bersih dan pengurangan emisi, tetapi juga sejalan dengan modernisasi kelembagaan melalui digitalisasi seperti implementasi kantor tanpa kertas. Inisiatif ini menjadi contoh konkret sinergi antara transformasi energi dan transformasi digital dalam institusi negara. Studi ini merekomendasikan replikasi model serupa di lembaga publik lainnya, penguatan regulasi energi terbarukan, dan optimalisasi pemanfaatan teknologi digital untuk mempercepat transisi menuju tata kelola yang efisien, transparan, dan berkelanjutan.

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kompleks DPR RI menjadi bukti nyata bahwa institusi pemerintah dapat mengambil peran strategis dalam mendorong transisi energi terbarukan dan penerapan tata kelola digital secara bersamaan.Melalui kepemimpinan internal yang kuat, pendanaan inovatif tanpa APBN, serta integrasi dengan agenda reformasi birokrasi dan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE), DPR RI telah berhasil mewujudkan efisiensi energi sekaligus modernisasi kelembagaan.Keberhasilan ini menegaskan bahwa perubahan menuju tata kelola yang berkelanjutan tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga pada aksi konkret di tingkat kelembagaan.Dengan mengubah infrastruktur dan perilaku operasional internal, DPR RI tidak hanya menjadi pembuat kebijakan, tetapi juga pelaksana dan teladan bagi lembaga publik lainnya.Proyek ini menjadi model yang dapat direplikasi untuk mendorong inovasi dan kepemimpinan hijau di sektor pemerintahan.

Untuk mempercepat transisi menuju tata kelola yang efisien, transparan, dan berkelanjutan, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model pembiayaan inovatif untuk proyek-proyek energi terbarukan di sektor publik. Selain itu, studi komparatif tentang implementasi e-government dan tata kelola digital di berbagai lembaga publik dapat memberikan wawasan tentang praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. Terakhir, penelitian tentang dampak sosial dan lingkungan dari proyek-proyek energi terbarukan di institusi negara dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang peran sektor publik dalam mencapai pembangunan berkelanjutan.

Read online
File size319.09 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test