UNISMUH PALUUNISMUH PALU

Journal of Public Health and PharmacyJournal of Public Health and Pharmacy

Penganiayaan di kalangan remaja merupakan masalah yang meluas dengan konsekuensi fisik, mental, lisan, dan psikologis yang signifikan. Metode pendidikan kesehatan yang efektif yang mampu menarik perhatian siswa sangat penting untuk mengatasi perilaku merugikan tersebut. Penelitian ini menilai efektivitas video animasi sebagai alat untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah menengah atas tentang penganiayaan, menggunakan studi kasus dari SMA Karya Bakti Mamboro. Sifat dinamis dan menarik secara visual dari video animasi menawarkan jalan yang menjanjikan untuk meningkatkan hasil pendidikan. Metode penelitian pra-eksperimental melibatkan 31 siswa dari SMA Karya Bakti. Pengumpulan data dilakukan menggunakan formulir identitas dan kuesioner pra- dan pasca-intervensi. Dampak intervensi video animasi dievaluasi melalui analisis univariat dan bivariat.

Video animasi secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa sekolah menengah atas tentang penganiayaan.Awalnya, 54,8% siswa berada dalam kategori kurang, yang menurun menjadi 58,1% yang mencapai cukup pengetahuan pasca-intervensi.Tes t berpasangan mengungkapkan peningkatan yang signifikan dalam skor pengetahuan rata-rata dari 52,58 menjadi 75,16 pasca-intervensi (Sig.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang mengevaluasi efek jangka panjang video animasi terhadap kesadaran dan perilaku siswa mengenai penganiayaan. Selain itu, analisis komparatif dapat dilakukan untuk menilai efektivitas video animasi dibandingkan dengan alat pendidikan lainnya. Studi-studi ini akan memberikan wawasan yang lebih dalam tentang dampak pedagogis berbagai media pendidikan dan membantu menentukan metode yang paling efektif untuk mengatasi penganiayaan di sekolah. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi integrasi video animasi dengan program anti-penganiayaan dan sistem dukungan lainnya. Penelitian ini akan membantu memahami bagaimana menggabungkan intervensi multimedia dengan diskusi kelas, layanan konseling, dan inisiatif dukungan sebaya dapat meningkatkan efektivitas secara keseluruhan. Dengan menggabungkan video animasi ke dalam kurikulum dan pelatihan guru, sekolah dapat menciptakan pendekatan yang lebih konsisten dan proaktif terhadap pencegahan dan intervensi penganiayaan, sehingga meningkatkan dampak pada perilaku siswa dan budaya sekolah secara keseluruhan.

  1. The Impact of Animated Videos on Student Awareness of Bullying | Journal of Public Health and Pharmacy.... doi.org/10.56338/jphp.v5i1.6125The Impact of Animated Videos on Student Awareness of Bullying Journal of Public Health and Pharmacy doi 10 56338 jphp v5i1 6125
Read online
File size482.13 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test