SARI MUTIARASARI MUTIARA

JMAJMA

Website sebagai sarana digital telah menjadi media utama untuk memberikan layanan publik kepada masyarakat. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, kecamatan sebagai unit pemerintahan di tingkat lokal perlu memaksimalkan potensi website dalam memberikan pelayanan yang transparan dan efisien kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana website Kecamatan Johan Pahlawan telah digunakan dalam meningkatkan informasi layanan kepada masyarakat, serta mengidentifikasi tantangan dan kendala yang dihadapi dalam implementasinya.

Website layanan pengaduan yang dikembangkan selama magang telah memenuhi sebagian besar pedoman dan standar yang berlaku, namun masih terdapat beberapa area yang perlu perbaikan dan pengoptimalan.Website ini sudah mengikuti prinsip-prinsip keterbukaan informasi publik (UU No.14 Tahun 2008), dengan memberikan akses yang mudah bagi masyarakat untuk mengajukan pengaduan dan memantau statusnya.Sistem ini juga mematuhi ketentuan yang diatur dalam UU ITE terkait pengelolaan transaksi elektronik dan perlindungan data pribadi.Meski begitu, ada beberapa aspek yang masih perlu ditingkatkan, terutama dalam hal transparansi tindak lanjut pengaduan dan perlindungan data pribadi.Dalam hal kualitas layanan, sistem pengaduan ini sudah cukup baik dalam memastikan respons yang cepat terhadap pengaduan yang masuk.Namun, dari sisi kecepatan dan keefektifan pemrosesan pengaduan, masih ada ruang untuk perbaikan.Sistem pengaduan ini juga sudah sesuai dengan pedoman yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri PANRB No.3 Tahun 2020 tentang layanan pengaduan masyarakat, meskipun pemantauan dan evaluasi tindak lanjut pengaduan masih perlu diperkuat.Selain itu, meskipun sistem sudah menerapkan kebijakan yang memadai dalam perlindungan data pribadi, hal ini perlu dijelaskan lebih rinci dalam kebijakan privasi untuk memastikan bahwa pengguna memiliki pemahaman yang jelas tentang hak-hak mereka terkait data yang dikumpulkan melalui Google Form.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara website layanan pengaduan di Kecamatan Johan Pahlawan dengan kecamatan lain di Indonesia. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam hal desain, fitur, dan efektivitas website dalam meningkatkan literasi keuangan UMKM. Selain itu, penelitian dapat fokus pada strategi-strategi inovatif untuk meningkatkan aksesibilitas dan pemanfaatan website oleh UMKM, serta mengidentifikasi tantangan dan solusi dalam implementasi teknologi untuk meningkatkan literasi keuangan. Terakhir, penelitian dapat menganalisis dampak penggunaan teknologi website terhadap peningkatan kualitas layanan publik secara keseluruhan, termasuk dalam hal kecepatan respons, efisiensi, dan kepuasan pengguna.

  1. Urgensi Transformasi Pelayanan Publik melalui E-Government Pada New Normal dan Reformasi Regulasi Birokrasi... doi.org/10.14710/alj.v3i2.220-231Urgensi Transformasi Pelayanan Publik melalui E Government Pada New Normal dan Reformasi Regulasi Birokrasi doi 10 14710 alj v3i2 220 231
  2. PERBANDINGAN IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT ANTARA JEPANG DAN KOREA SELATAN | Saraq Opat: Jurnal Administrasi... doi.org/10.55542/saraqopat.v4i2.250PERBANDINGAN IMPLEMENTASI E GOVERNMENT ANTARA JEPANG DAN KOREA SELATAN Saraq Opat Jurnal Administrasi doi 10 55542 saraqopat v4i2 250
  3. PENGEMBANGAN E-GOVERNMENT MELALUI LAYANAN ASPIRASI MASYARAKAT DI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN... jia.stialanbandung.ac.id/index.php/jia/article/view/230PENGEMBANGAN E GOVERNMENT MELALUI LAYANAN ASPIRASI MASYARAKAT DI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN jia stialanbandung ac index php jia article view 230
Read online
File size208.47 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test