UnmulUnmul
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi KalimantanJurnal Kesehatan Pasak Bumi KalimantanAsma adalah penyakit inflamasi kronis pada saluran napas yang menyebabkan gangguan aliran udara intermiten dan reversibel sehingga terjadi hiperaktivitas bronkus terhadap berbagai rangsangan yang ditandai dengan gejala episodik berulang berupa wheezing, batuk, rasa berat di dada dan sesak napas. Sesak napas ditandai dengan meningkatnya frekuensi pernafasan. Intervensi utama keperawatan pada masalah sesak nafas adalah manajemen jalan napas dan pemantauan frekuensi pernafasan dengan mengupayakan fungsi paru senormal mungkin serta mempertahankannya dan mencegah obstruksi jalan napas yaitu salah satu dengan cara melakukan SEFT. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan penurunan frekuensi pernafasan sebelum dan sesudah dilakukan SEFT. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan pendekatan desain randomized one group pretest-posttest. Sampling dilakukan dengan cara simple random sampling berdasarkan kriteria inklusi. Analisa data menggunakan uji alternative Wilcoxon dengan α 0,05. Jumlah sampel penelitian sebanyak 100 responden dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil: Ada sebanyak 94 responden yang nilai frekuensi pernafasan Sesudah SEFT lebih kecil daripada frekuensi pernafasan Sebelum SEFT, sebanyak 2 responden nilai frekuensi pernafasan Sesudah SEFT lebih besar daripada nilai frekuensi pernafasan Sebelum SEFT dan 4 responden yang nilainya sama sebelum dan sesudah SEFT. Hasil uji statistik didapatkan p < (0,05) berarti ada perbedaan yang signifikan frekuensi pernafasan sebelum dan sesudah di lakukan SEFT. Simpulan: penelitian ini adalah SEFT dapat menurunkan frekuensi pernafasan. Penelitian ini merekomendasikan SEFT dapat menjadi salah satu intervensi dalam asuhan keperawatan pasien asma.
Ada sebanyak 94 responden yang nilai frekuensi pernafasan Sesudah SEFT lebih kecil daripada frekuensi pernafasan Sebelum SEFT, sebanyak 2 responden nilai frekuensi pernafasan Sesudah SEFT lebih besar daripada nilai frekuensi pernafasan Sebelum SEFT dan 4 responden yang nilainya sama sebelum dan sesudah SEFT.Hasil uji statistik didapatkan p < (0,05) berarti ada perbedaan yang signifikan frekuensi pernafasan sebelum dan sesudah di lakukan SEFT.Dengan rutin melakukan SEFT dapat menurunkan sesak nafas dan mengoptimalkan frekuensi pernafasan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang efektivitas SEFT dalam menurunkan frekuensi pernafasan pada pasien asma. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi mekanisme kerja SEFT dalam mengurangi hiperaktivitas bronkus dan mengoptimalkan fungsi paru. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas SEFT dengan intervensi keperawatan lainnya dalam asuhan pasien asma.
| File size | 279.96 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UnmulUnmul Upaya percepatan pencegahan penularan Covid-19 selain melalui percepatan upaya vaksinasi juga melibatkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokolUpaya percepatan pencegahan penularan Covid-19 selain melalui percepatan upaya vaksinasi juga melibatkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol
UnmulUnmul Hasil: Terdapat 5 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Wawancara motivasi diterapkan dengan 2 metode, konvensional dan non-konvensional. 2 artikel menunjukkanHasil: Terdapat 5 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Wawancara motivasi diterapkan dengan 2 metode, konvensional dan non-konvensional. 2 artikel menunjukkan
UnmulUnmul Terdapat upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan stres yaitu melalui terapi musik alam. Tujuan: untuk mengetahui efektivitas pemberian terapi musikTerdapat upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan stres yaitu melalui terapi musik alam. Tujuan: untuk mengetahui efektivitas pemberian terapi musik
UnmulUnmul Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pendekatan one-group pretest-posttest, melibatkan 50 responden. Hasil: Rata-rataMetode: Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pendekatan one-group pretest-posttest, melibatkan 50 responden. Hasil: Rata-rata
UnmulUnmul Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif dipercaya memberikan dampak positif pada kualitas tidur anak melalui kandungan bioaktifnya. Tujuan: Penelitian iniPemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif dipercaya memberikan dampak positif pada kualitas tidur anak melalui kandungan bioaktifnya. Tujuan: Penelitian ini
UnmulUnmul Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara tingkat kelelahan dengan kualitas tidur mahasiswa keperawatan angkatan 2022 Universitas Lambung Mangkurat. Metode:Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara tingkat kelelahan dengan kualitas tidur mahasiswa keperawatan angkatan 2022 Universitas Lambung Mangkurat. Metode:
UnmulUnmul Sampel dalam penelitian ini berjumlah 90 orang dengan 46 orang pada kelompok hipertensi dan 44 orang pada kelompok hipertensi dengan diabetes melitus.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 90 orang dengan 46 orang pada kelompok hipertensi dan 44 orang pada kelompok hipertensi dengan diabetes melitus.
UnmulUnmul Hasil data silang menunjukkan bahwa mayoritas tingkat pengetahuan penderita berada di tingkat cukup yang memiliki gaya hidup cukup sehat, kecenderunganHasil data silang menunjukkan bahwa mayoritas tingkat pengetahuan penderita berada di tingkat cukup yang memiliki gaya hidup cukup sehat, kecenderungan
Useful /
PRINPRIN Secara keseluruhan, tingkat kesesuaian penyimpanan obat, penataan obat, dan persyaratan gudang obat di Puskesmas Siring Betik mencapai 94% dengan totalSecara keseluruhan, tingkat kesesuaian penyimpanan obat, penataan obat, dan persyaratan gudang obat di Puskesmas Siring Betik mencapai 94% dengan total
STIKESALFATAHSTIKESALFATAH Hewan uji pada penelitian ini adalah Rattus norvegicus yang dipilih secara acak dan dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok kontrol negatif (K-) tanpa perlakuan,Hewan uji pada penelitian ini adalah Rattus norvegicus yang dipilih secara acak dan dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok kontrol negatif (K-) tanpa perlakuan,
UnmulUnmul Pengumpulan data menggunakan lembar observasi penilaian sensitivitas kaki dengan monofilament test. Analisis data menggunakan uji Paired t-test. Hasil:Pengumpulan data menggunakan lembar observasi penilaian sensitivitas kaki dengan monofilament test. Analisis data menggunakan uji Paired t-test. Hasil:
UnmulUnmul Hasil: Tekanan darah R1= 173/102 mmHg sebelum diberikan terapi air rebusan daun salam (S. polyanthum) dan tekanan darah R2=178/107 mmHg sebelum diberikanHasil: Tekanan darah R1= 173/102 mmHg sebelum diberikan terapi air rebusan daun salam (S. polyanthum) dan tekanan darah R2=178/107 mmHg sebelum diberikan