UNDARUNDAR

Journal of Public PowerJournal of Public Power

Penelitian ini menganalisa Pemanfaatan . Penelitian ini menjelaskan bentuk-bentuk modal sosial serta dampak atas penerapan modal sosial yang dilakukan oleh para pengrajin tempe dalam menjalankan usahanya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Informan ditentukan dengan teknik purposive, penentuan informan dengan menetapkan kriteria tertentu yang relevan. Dalam penelitian ini menggunakan lima informan. Analisis data menggunakan Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori modal sosial oleh Robert D. Putnam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjalin jaringan sosial antar sesama pengrajin tempe serta antara pengrajin tempe dengan pembeli. Pengrajin tempe di Desa Tembarak juga telah menerapkan unsur-unsur modal sosial seperti jaringan sosial, kepercayaan dan norma. Dalam mempertahankan usahanya para pengrajin tempe juga menerapkan nilai kejujuran, kesopanan dan keramahan. Hal itu terbukti efektif untuk menarik pembeli bahkan membuat pembeli bersedia berlangganan. Modal sosial memiliki peran penting bagi keberlangsungan suatu usaha. Diterapkannya modal sosial memiliki banyak dampak positif bagi pengrajin tempe di Desa Tembarak.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penulis, penulis menemukan bentuk-bentuk penerapan modal sosial yang telah diterapkan oleh para pengrajin tempe di Desa Tembarak.Modal sosial yang telah diterapkan ini mengacu pada hubungan antar sesama pengrajin tempe serta hubungan antara pengrajin tempe dengan penjual.Dalam upaya mempertahankan kelangsungan usahanya para pengrajin tempe memanfaatkan unsur-unsur modal sosial yaitu jaringan sosial, kepercayaan dan norma.Modal sosial memiliki peran penting untuk mempertahankan kelangsungan usaha tempe di Desa Tembarak.Jenis modal sosial yang terdapat pada pengrajin tempe Desa Tembarak adalah modal sosial bonding (mengikat) dan bridging (menjembatani).Penerapan modal sosial oleh pengrajin tempe di Desa Tembarak memiliki dampak positif dan efektif bagi keberlangsungan usaha tempe di Desa Tembarak.Dampak positif tersebut antara lain kemudahan dalam mengakses informasi terkait ketersediaan bahan baku produksi dan proses pengolahan tempe, menambah relasi, hubungan antar sesama pengrajin serta hubungan dengan pembeli terjalin semakin baik, modal sosial juga digunakan untuk mempertahankan dan menarik calon konsumen baru.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian sosiologi ekonomi yang lebih mendalam untuk mengkaji peran modal sosial dalam mengurangi angka kemiskinan dan penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada strategi-strategi lain yang dapat diterapkan oleh pengrajin tempe untuk meningkatkan kelangsungan usaha mereka, seperti inovasi produk, pemasaran, dan pengembangan jaringan distribusi. Penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak modal sosial terhadap keberlanjutan usaha kecil dan menengah (UMKM) secara lebih luas, serta bagaimana modal sosial dapat menjadi faktor kunci dalam pertumbuhan ekonomi lokal.

Read online
File size715.56 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test