PNUPPNUP

Dynamic Header with Logo from URLDynamic Header with Logo from URL

Pemilihan jenis fondasi yang tepat dapat memangkas biaya dan waktu yang dibutuhkan serta menjamin mutu sebuah proyek. Sehubungan dengan hal itu penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan metode pekerjaan fondasi yang aman dan efisien dengan membandingkan fondasi tiang pancang dengan fondasi borepile yang digunakan pada Proyek Pembangunan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Gowa. Dalam penelitian ini data yang digunakan berupa CPT, gambar kerja, biaya dan rencana waktu pekerjaan. Data diolah dan direncanakan menggunakan bantuan program SAP2000 dan AllPile serta perhitungan secara manual. Berdasarkan hasil penelitian dan perancangan pada proyek tersebut disimpulkan penggunaan fondasi tiang pancang lebih tepat dan efisien digunakan dengan pertimbangan waktu 19 hari berbanding 30 hari, biaya 816 juta berbanding 1.29 miliar dan mutuQc 52 MPa berbanding 25 MPa. Rancangan yang dihasilkan aman, ekonomis dan efisien dengan rasio daya dukung aksial 0.885, rasio daya dukung lateral 0.680, penurunan maksimum fondasi 24.19 mm dan defleksi tiang 2.29 mm.

Hasil perancangan pondasi tiang pancang dengan diameter 50 cm dan panjang 7 m pada tiga lokasi menghasilkan rasio gaya aksial, lateral, penurunan dan defleksi yang aman dan ekonomi.Perhitungan menggunakan program AllPile dan metode manual menghasilkan nilai daya dukung aksial hampir identik, memastikan validitas metode.Dibandingkan dengan fondasi borepile, pondasi tiang pancang memperkecil biaya menjadi Rp815,968,170 dan waktu proses menjadi 19 hari, lebih efisien secara finansial dan waktu.

Pertumbuhan volume proyek publik di daerah terpencil tetap menuntut desain fondasi yang cepat dan ekonomis; penelitian berikutnya dapat menguji ketahanan pondasi tiang pancang dengan monitoring jangka panjang berbasis IoT untuk menilai deformasi real-time dan sehingga menilai umur pakai struktur. Selanjutnya, perbandingan antara fondasi tiang pancang dengan sistem pondasi mikro‑gravel (pondasi mikro‑bujur) di kondisi tanah berpasir yang berbeda dapat memberikan opsi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi. Akhirnya, integrasi analisis dampak lingkungan, termasuk இட affect thermal cycles and carbon footprint, ke dalam perancangan pondasi akan memberi panduan holistik bagi perancang teknik sipil dan pengambil kebijakan.

Read online
File size602.89 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test