IAIN SUIAIN SU

IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan InformasiIQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola sitasi yang terdapat pada artikel‑artikel Jurnal Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan selama periode 2020–2025. Pendekatan bibliometrika digunakan untuk memberikan gambaran kuantitatif mengenai produktivitas penulis, jenis literatur yang digunakan, serta tren penelitian yang berkembang dalam bidang ilmu perpustakaan dan informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis sitasi, di mana data dikumpulkan dari seluruh daftar pustaka pada artikel yang diterbitkan dalam rentang waktu penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah publikasi Jurnal IQRA relatif stabil setiap tahun dengan total 81 artikel selama enam tahun, dan puncak produktivitas terjadi pada tahun 2022–2023. Jenis literatur yang paling dominan digunakan adalah artikel jurnal, diikuti oleh sumber daring, buku, dan peraturan perundang‑undangan. Penulis yang paling banyak disitasi adalah Sugiyono, Sulistyo‑Basuki, dan Endang Fatmawati yang dikenal luas dalam bidang metodologi penelitian dan ilmu perpustakaan. Analisis word cloud memperlihatkan “Perpustakaan, “Sitasi, “Jurnal, dan “Informasi menjadi kata yang paling dominan, menunjukkan fokus utama penelitian dalam bidang komunikasi ilmiah dan bibliometrika. Secara keseluruhan, penelitian ini menggambarkan kontribusi Jurnal IQRA dalam memperkuat pengembangan literatur ilmiah nasional di bidang ilmu perpustakaan, informasi, dan kearsipan.

Jurnal IQRA menunjukkan stabilitas publikasi dengan tren peningkatan produktivitas hingga 2023 dan penurunan sedikit setelahnya.Referensi yang digunakan dominan artikel jurnal ilmiah, sebagian besar mutakhir (usia 5‑10 tahun), serta penulis banyak mengutip tokoh nasional seperti Sugiyono, Sulistyo‑Basuki, dan Endang Fatmawati.Analisis word cloud memperlihatkan topik dominan meliputi perpustakaan, sitasi, bibliometrika, dan informasi, menegaskan kontribusi penting Jurnal IQRA dalam pengembangan pengetahuan bidang tersebut di Indonesia.

Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi secara kuantitatif bagaimana peningkatan proporsi sumber rujukan internasional dalam artikel Jurnal IQRA memengaruhi tingkat sitasi, faktor‑faktor jaringan kolaborasi, serta dampak ilmiah keseluruhan, sehingga menjawab pertanyaan apakah integrasi literatur global secara signifikan meningkatkan visibilitas dan pengaruh jurnal di tingkat internasional. Selanjutnya, studi komparatif dapat meneliti hubungan antara kemutakhiran referensi—didefinisikan sebagai usia rata‑rata sumber yang kurang dari sepuluh tahun—dengan kualitas metodologis, inovasi tematik, serta relevansi temuan penelitian, dengan harapan mengidentifikasi apakah penggunaan literatur yang lebih baru secara konsisten meningkatkan kredibilitas dan kontribusi ilmiah artikel. Selain itu, analisis jaringan co‑citation serta jaringan kolaborasi penulis dapat dipetakan menggunakan metode visualisasi graf, guna mengungkap pola kolaboratif antar peneliti, identifikasi kelompok inti, dan deteksi tema emergen dalam ilmu perpustakaan, informasi, dan kearsipan, yang dapat memberikan gambaran tentang arah perkembangan disiplin serta potensi interdisciplinarity di masa depan. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan tidak hanya memperkaya pemahaman tentang dinamika sitasi dan kolaborasi, tetapi juga memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola Jurnal IQRA dalam merancang kebijakan editorial yang mendukung peningkatan kualitas, relevansi global, dan keberlanjutan kontribusi ilmiah jurnal.

Read online
File size1.03 MB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test