UnnasUnnas

SARGA: Journal of Architecture and UrbanismSARGA: Journal of Architecture and Urbanism

Dalam sebuah kota di Jawa, alun-alun umumnya merupakan suatu lapangan terbuka yang luas dan berumput yang dikelilingi oleh jalan yang menjadi bagian salah satu elemen yang ada di setiap kegiatan manusia. Oleh karenanya setiap manusia baik secara individu dan kelompok kerapkali melakukannya. Hasil cipta, rasa, karsa, dan karya manusia yang paling rumit sepanjang peradaban. Kota bisa dibilang sebagai tempat yang padat dan dihuni oleh orang-orang yang heterogen (beraneka ragam) baik dalam hal mata pencaharian, agama, adat, dan kebudayaan. Kota Blora memiliki ruang terbuka yang juga dimiliki oleh kota-kota lain. Alun alun Blora sendiri merupakan salah satu landmark yang ada di Blora. Berada pada tengah kota membuat alun alun Blora ini selalu ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai kota karena hampir semua jalan terpusat ke Taman alun alun Blora ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hubungan antara ruang fisik yang tercipta dan pengaruhnya terhadap perilaku yang berkelanjutan masyarakat yang menggunakannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan proses analisis studi kasus di Kota Blora. Penelitian ini menemukan elemen-elemen fisik yang ada sebagai penanda sebuah alun-alun kota dan beberapa kelompok penggunaan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya, berupa aktivitas-aktivitas yang telah menjadi tradisi dan telah dikembangkan sesuai perkembangan ruang yang tersedia.

Alun‑Alun Kota Blora merupakan ruang terbuka publik aktif yang sering dikunjungi masyarakat dan berfungsi sebagai ruang interaksi sosial.Meskipun fasilitas yang ada dianggap cukup baik, masih terdapat kebutuhan yang belum terpenuhi, seperti keamanan, kenyamanan, serta perlunya lampu penerangan jalan dan tempat sampah terutama di area pejalan kaki.Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan alun‑alun secara periodik untuk meningkatkan kualitas ruang serta menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi secara detail bagaimana variasi desain elemen vegetasi, seperti jenis pohon, tinggi kanopi, dan distribusi ruang hijau pada alun‑alun mempengaruhi persepsi keamanan serta kenyamanan pengunjung, dengan menggabungkan metode survei kuantitatif, observasi perilaku pada berbagai waktu hari, serta analisis statistik untuk mengidentifikasi faktor‑faktor paling signifikan. Selain itu, studi komparatif antara alun‑alun Kota Blora dan alun‑alun di kota‑kota sejenis di Jawa Tengah maupun Jawa Timur dapat mengidentifikasi faktor‑faktor yang berkontribusi pada keberlanjutan penggunaan ruang publik, sehingga menghasilkan pedoman perencanaan yang dapat diadaptasi secara regional dan memperkuat jaringan ruang terbuka antar‑kota. Selanjutnya, penelitian tindakan dapat diterapkan untuk menguji efektivitas penambahan fasilitas penerangan jalan berteknologi LED dengan sensor cahaya serta tempat sampah berbasis material daur ulang dalam meningkatkan kepuasan pengguna, serta menilai dampaknya terhadap pola aktivitas sosial dan ekonomi di sekitar alun‑alun melalui wawancara mendalam dan pencatatan data transaksi pedagang. Dengan mengintegrasikan temuan dari ketiga pendekatan tersebut, diharapkan dapat diberikan dasar ilmiah yang kuat bagi pemerintah daerah dan perencana kota dalam mengoptimalkan fungsi alun‑alun sebagai ruang publik yang aman, nyaman, berkelanjutan, dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

Read online
File size271.05 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test