POMPOM
Eruditio : Indonesia Journal of Food and Drug SafetyEruditio : Indonesia Journal of Food and Drug SafetyKontaminasi Salmonella spp. pada pakan hewan merupakan tantangan bagi industri pakan komersial dan juga laboratorium hewan uji. Salmonella dapat menyebabkan penyakit salmonellosis pada hewan uji dengan tingkat mortalitas yang tinggi, sehingga menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan. Penularan penyakit ini kepada manusia dapat terjadi melalui kontak langsung dengan pakan yang terkontaminasi atau melalui hewan terinfeksi yang menularkan Salmonella pada pangan manusia dan sumber air. Pakan hewan merupakan sumber utama penularan Salmonella pada hewan. Karena menyebabkan kerugian yang besar akibat angka mortalitas yang tinggi, metode deteksi Salmonella spp. yang cepat dan akurat diperlukan untuk pemantauan kualitas pakan hewan. Metode standar untuk deteksi Salmonella pada pakan mengacu pada ISO 6579 yaitu menggunakan metode kultur. Metode kultur membutuhkan waktu pengujian sekitar 5-7 hari, sehingga diperlukan metode alternatif yang memberikan hasil valid dalam waktu lebih singkat. Penelitian ini bertujuan untuk memverifikasi metode alternatif untuk deteksi Salmonella pada pakan menggunakan metode Loop Isothermal Amplification (LAMP) dan Real-time Polymerase Chain Reaction (real-time PCR). Deteksi Salmonella telah dilakukan pada pakan mencit dan kelinci berbentuk pelet yang dicemari dengan Salmonella Typhimurium ATCC 14028 pada tiga tingkat konsentrasi, yaitu ±1, ±3, dan ±9 cfu per porsi uji (25 gram sampel). Nilai rentang e-LOD antara metode LAMP dan Real PCR dibandingkan dengan metode kultur, lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif. Metode deteksi Salmonella menggunakan LAMP dan Real-time PCR menunjukan nilai e-LOD50 sebesar 0,62 cfu/porsi uji pada pakan mencit dan e-LOD50 sebesar 0,37 cfu/porsi uji pada pakan kelinci. Nilai e-LOD ini sama dengan e-LOD metode kultur. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh laboratorium terkait dalam pemantauan kualitas pakan hewan.
dilakukan menggunakan metode LAMP, PCR, dan kultur.Metode LAMP dan Real-Time PCR dapat digunakan untuk deteksi Salmonella spp.pada pakan komersial kelinci dan mencit dengan nilai e-LOD yang sama dengan metode kultur.Pada sampel pakan mencit, nilai e-LOD50 adalah 0,62 cfu/test portion, sedangkan pada sampel pakan kelinci, nilai e-LOD50 adalah 0,37 cfu/test portion.Metode LAMP dan Real-Time PCR dapat diterapkan sebagai metode alternatif dalam uji deteksi Salmonella spp.pada pakan hewan yang memberikan hasil valid dalam waktu lebih cepat dibandingkan metode kultur.Penelitian ini juga menunjukkan bahwa metode LAMP dan PCR memiliki tingkat keakuratan yang sama dengan metode kultur dalam mendeteksi Salmonella spp.
Berdasarkan hasil penelitian, metode LAMP dan Real-Time PCR dapat digunakan sebagai alternatif metode deteksi Salmonella spp. pada pakan hewan. Namun, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan metode ini, terutama dalam hal sensitivitas dan spesifisitas. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan metode deteksi Salmonella yang lebih cepat dan akurat, serta menguji efektivitas metode ini pada berbagai jenis pakan hewan. Penelitian ini juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan Salmonella spp. pada pakan hewan, seperti komposisi nutrisi dan kondisi lingkungan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pemantauan kualitas pakan hewan dan pencegahan penyakit salmonellosis pada hewan dan manusia.
- Ecology and epidemiology of Salmonella spp. isolated from the environment and the roles played by wild... onehealthjournal.org/Vol.9/No.1/1.htmlEcology and epidemiology of Salmonella spp isolated from the environment and the roles played by wild onehealthjournal Vol 9 No 1 1 html
- Detection of Salmonella spp. in Laboratory Animal Pellet Feed using Real-Time Polymerase Chain Reaction... doi.org/10.54384/eruditio.v5i1.194Detection of Salmonella spp in Laboratory Animal Pellet Feed using Real Time Polymerase Chain Reaction doi 10 54384 eruditio v5i1 194
| File size | 922.4 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
YARSIYARSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi neuropati pada pasien diabetes melitus di Rumah Sakit X di Jakarta Pusat adalah 1,68%, dan prevalensi neuropatiHasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi neuropati pada pasien diabetes melitus di Rumah Sakit X di Jakarta Pusat adalah 1,68%, dan prevalensi neuropati
YARSIYARSI Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan kerusakan ginjal yang terjadi akibat kelainan struktur dan fungsi ginjal yang menetap lebih dari 3 bulan. PGK menyebabkanPenyakit ginjal kronik (PGK) merupakan kerusakan ginjal yang terjadi akibat kelainan struktur dan fungsi ginjal yang menetap lebih dari 3 bulan. PGK menyebabkan
YARSIYARSI Penanganan TB melalui pemberian Obat Anti Tuberkulosis (OAT) merupakan langkah utama untuk menekan angka penularan, mencegah resistensi obat, dan menjalankanPenanganan TB melalui pemberian Obat Anti Tuberkulosis (OAT) merupakan langkah utama untuk menekan angka penularan, mencegah resistensi obat, dan menjalankan
YARSIYARSI Neutrophil-to-Lymphocyte Ratio (NLR) merupakan marker inflamasi sistemik yang mudah diperoleh dari pemeriksaan darah rutin dan berpotensi digunakan dalamNeutrophil-to-Lymphocyte Ratio (NLR) merupakan marker inflamasi sistemik yang mudah diperoleh dari pemeriksaan darah rutin dan berpotensi digunakan dalam
YARSIYARSI Latar Belakang: Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam remaja, terutama di lingkungan pondok pesantren yang memiliki pendekatan unik dalamLatar Belakang: Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam remaja, terutama di lingkungan pondok pesantren yang memiliki pendekatan unik dalam
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Fokus pengabdian ini adalah penerapan IPTEK mekanisasi alat penggembur tanah (cultivator) sebagai teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi danFokus pengabdian ini adalah penerapan IPTEK mekanisasi alat penggembur tanah (cultivator) sebagai teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi dan
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Permasalahan yang dihadapi mitra adalah rendahnya pemahaman siswa tentang gizi seimbang dan kehalalan pangan, terutama pada keluarga dengan status ekonomiPermasalahan yang dihadapi mitra adalah rendahnya pemahaman siswa tentang gizi seimbang dan kehalalan pangan, terutama pada keluarga dengan status ekonomi
FMIPAUKITFMIPAUKIT Hasil yang di dapat dari uji kruskal wallis pada bakteri Propionibacterium acnes yaitu Sig 0,028 < 0,05, dan hasil uji ANOVA pada bakteri Salmonella typhiHasil yang di dapat dari uji kruskal wallis pada bakteri Propionibacterium acnes yaitu Sig 0,028 < 0,05, dan hasil uji ANOVA pada bakteri Salmonella typhi
Useful /
LEMHANNASLEMHANNAS Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa konflik horizontal yang jelas di Indonesia umumnya disebabkan oleh ketidaksesuaian sosial dan budaya yangPenelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa konflik horizontal yang jelas di Indonesia umumnya disebabkan oleh ketidaksesuaian sosial dan budaya yang
UBDUBD Dari penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa pada siklus I hasil belajar siswa belum memenuhi target yang ditetapkan minimal 75%, sedangkan pada siklusDari penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa pada siklus I hasil belajar siswa belum memenuhi target yang ditetapkan minimal 75%, sedangkan pada siklus
UBDUBD Penilaian Ahli bahasa revisi I 57,5%, pada revisi II mencapai 92,5%. Penilaian ahli media/desain revisi I 45,88%, pada revisi II mencapai 82,35%. PenilaianPenilaian Ahli bahasa revisi I 57,5%, pada revisi II mencapai 92,5%. Penilaian ahli media/desain revisi I 45,88%, pada revisi II mencapai 82,35%. Penilaian
FMIPAUKITFMIPAUKIT Based on the test results of secondary metabolites of positive epazote leaf infusion there are alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, triterpenoids,Based on the test results of secondary metabolites of positive epazote leaf infusion there are alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, triterpenoids,