EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO

Seminar Nasional Teknik SipilSeminar Nasional Teknik Sipil

Kolom merupakan suatu struktur tekan yang memegang peranan penting dari suatu bangunan, sehingga keruntuhan pada suatu kolom merupakan lokasi kritis yang dapat menyebabkan runtuhnya lantai dan runtuhnya bangunan secara total. Penting bagi konstruksi supaya memastikan kolom yang dipergunakan memenuhi standar dan spesifikasi yang ditetapkan untuk memastikan keamanan dan kekuatan bangunan. Untuk saat ini sedang melakukan proses pembangunan Rumah Makan Sunan Drajat. Yang meneliti tentang metode pelaksanaan dan kendala pada proyek. Dengan memahami hal-hal tersebut, diharapkan dapat lebih memahami pentingnya peran struktur bangunan dalam keberlangsungan sebuah bangunan sehingga aman dan kuat. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa metode pelaksanaan pekerjaan belum sesuai dengan persyaratan SNI yang tertulis pada latar belakang dan sudah dijelaskan pada bab analisa dan pembahasan. Tahapan metode pelaksanaan adalah sebagai berikut : a. Tahap Persiapan, b. Tahap Pembesian, c. Pemasangan Bekisting, d. Pengecoran Kolom,e. Pembongkaran Bekisting, f. Perawatan Kolom. Urutan tahapan pelaksanaan kolom diatas harus dilaksanakan secara berurutan dan harus dikontrol sesuai dengan standard sehingga mendapatkan kolom yang memilik struktur yang baik. Dan pada kendala internal ketidaksesuaian perawatan beton yang tidak sama dengan standar SNI sehingga hasil beton tidak maksimal, kendala eksternal kondisi cuaca di lapangan kadang menjadi kendala dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Kedisiplinan pekerja dan sumber dana juga sangat berpengaruh pada prosesn pelaksanaan pekerjaan kolom.

Penelitian menunjukkan bahwa metode pelaksanaan pekerjaan kolom pada proyek pembangunan Rumah Makan Sunan Drajat belum sepenuhnya memenuhi persyaratan SNI, terutama pada tahap perawatan beton.Kendala eksternal seperti kondisi cuaca yang tidak menentu serta kendala internal seperti kurangnya disiplin pekerja dan keterbatasan dana juga berpengaruh signifikan terhadap kualitas dan kelancaran konstruksi.Oleh karena itu, urutan tahapan pelaksanaan kolom harus dilakukan secara berurutan dan diawasi ketat untuk menghasilkan struktur kolom yang kuat dan sesuai standar.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana metode perawatan beton alternatif, seperti curing uap atau penggunaan membran penghalang, mempengaruhi kekuatan dan daya tahan beton pada iklim panas lembab khas Lamongan, sehingga dapat mengurangi waktu perawatan tanpa melanggar standar SNI 2847‑2019. Selain itu, diperlukan pengembangan model optimasi jadwal kerja yang mengintegrasikan proyeksi cuaca serta ketersediaan tenaga kerja, untuk meminimalkan penundaan akibat hujan dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya pada proyek konstruksi kolom. Selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif mengenai efek program pelatihan pekerja terhadap tingkat kepatuhan terhadap standar SNI dan kualitas keseluruhan konstruksi, dengan membandingkan situs yang menerapkan pelatihan intensif versus yang tidak. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi praktis yang meningkatkan kualitas pelaksanaan proyek, mengurangi risiko kegagalan struktural, serta memperkuat disiplin kerja dan manajemen dana dalam konteks pembangunan infrastruktur sipil.

Read online
File size343.08 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test