EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO
Seminar Nasional Teknik SipilSeminar Nasional Teknik SipilKabupaten Bojonegoro, khususnya di Kecamatan Kedungadem Desa Kesongo, pengembangan perekonomian di sektor perkebunan, perdagangan dan pertanian memerlukan sarana dan prasarana transportasi yang baik. Penelitian ini membatasi fokusnya pada pada Desa Kesongo yang terletak di perbatasan antara Dusun Kesongo dan Dusun Mundu, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Perencanaan pembangunan jembatan yang efektif sangat penting untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna, memperlancar lalu lintas lokal, memperlancar arus barang dan jasa, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan Penelitian untuk mengetahui analisis kelayakan Pembangunan infrastruktur terhadap dampak pembangunan jembatan Desa Kesongo terhadap ekonomi, transportasi, sosial dan lingkungan masyarakat dan menilai keberhasilan pembangunan jembatan Desa Kesongo dalam perekonomian masyarakat dengan metode SROI.
Penelitian ini berhasil menunjukkan bahwa pembangunan jembatan Desa Kesongo memiliki dampak positif terhadap aspek ekonomi, transportasi, sosial, dan lingkungan masyarakat sekitar.Dampak tersebut terlihat dari peningkatan aktivitas ekonomi, kemudahan akses transportasi, dan perbaikan kondisi sosial serta lingkungan.Kedua, hasil penelitian menilai keberhasilan pembangunan jembatan tersebut dalam meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.Data menunjukkan bahwa setelah jembatan selesai dibangun, terjadi peningkatan pendapatan dan aksesibilitas yang lebih baik bagi masyarakat, yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan mereka.Dengan demikian, penelitian ini membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur seperti jembatan dapat membawa manfaat signifikan bagi pengembangan ekonomi dan sosial di daerah pedesaan.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, melakukan studi lebih mendalam tentang dampak pembangunan jembatan terhadap aspek sosial dan budaya masyarakat setempat. Kedua, menganalisis dampak jangka panjang dari pembangunan jembatan terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Ketiga, meneliti efektivitas metode SROI dalam mengevaluasi dampak pembangunan infrastruktur di daerah lain dengan karakteristik yang berbeda.
| File size | 329.46 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UNPADUNPAD Tantangan seperti keterbatasan sumber daya, kesenjangan akses, dan penolakan masyarakat memerlukan pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah daerah,Tantangan seperti keterbatasan sumber daya, kesenjangan akses, dan penolakan masyarakat memerlukan pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah daerah,
UNPADUNPAD Salah satu pendekatan yang ada adalah pendekatan masyarakat berbasis pariwisata atau Community Based Tourism. Pendekatan ini merupakan salah satu pendekatanSalah satu pendekatan yang ada adalah pendekatan masyarakat berbasis pariwisata atau Community Based Tourism. Pendekatan ini merupakan salah satu pendekatan
IDID Kegiatan dilaksanakan dengan metode partisipatif, pengetahuan masyarakat diukur dengan kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. IntervensiKegiatan dilaksanakan dengan metode partisipatif, pengetahuan masyarakat diukur dengan kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi
UNPADUNPAD Program Kampung Direct Use (KADIEU) yang diinisiasi oleh PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha berhasil memperlihatkan bahwa pemanfaatan langsung panasProgram Kampung Direct Use (KADIEU) yang diinisiasi oleh PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha berhasil memperlihatkan bahwa pemanfaatan langsung panas
UNYUNY Temuan ini berkontribusi pada pendidikan studi sosial dalam mencapai tujuan membentuk warga negara yang baik yang memiliki kesadaran sosial, memperkuatTemuan ini berkontribusi pada pendidikan studi sosial dalam mencapai tujuan membentuk warga negara yang baik yang memiliki kesadaran sosial, memperkuat
UNPADUNPAD Kemiskinan adalah masalah yang masih dihadapi oleh banyak negara, khususnya negara berkembang. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah,Kemiskinan adalah masalah yang masih dihadapi oleh banyak negara, khususnya negara berkembang. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah,
UNPADUNPAD Penelitian ini menganalisis efektivitas implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina, yaitu Pertamina Cerdas, Pertamina Sehat,Penelitian ini menganalisis efektivitas implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina, yaitu Pertamina Cerdas, Pertamina Sehat,
UNPADUNPAD Pengelolaan sampah di destinasi pariwisata sangat penting bagi kebersihan, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Konsep Pentahelix menjadiPengelolaan sampah di destinasi pariwisata sangat penting bagi kebersihan, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Konsep Pentahelix menjadi
Useful /
LLILLI Data diuji dengan menggunakan regresi logistic dalam menjelaskan pengaruh antar variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Return onData diuji dengan menggunakan regresi logistic dalam menjelaskan pengaruh antar variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Return on
LLILLI Tantangan-tantangan ini menunjukkan bahwa digitalisasi bukan sekadar soal perangkat teknologi, tetapi lebih pada perubahan paradigma dan budaya organisasiTantangan-tantangan ini menunjukkan bahwa digitalisasi bukan sekadar soal perangkat teknologi, tetapi lebih pada perubahan paradigma dan budaya organisasi
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa metode pelaksanaan pekerjaan belumDalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa metode pelaksanaan pekerjaan belum
IDID Namun, di Indonesia masih kekurangan tenaga kerja yang terampil dan berpendidikan. Wawasan masyarakat yang kurang memadai dalam mengolah sumber daya alamNamun, di Indonesia masih kekurangan tenaga kerja yang terampil dan berpendidikan. Wawasan masyarakat yang kurang memadai dalam mengolah sumber daya alam