UNPADUNPAD

Focus : Jurnal Pekerjaan SosialFocus : Jurnal Pekerjaan Sosial

Potensi panas bumi di Indonesia sangat strategis dalam mendukung kebutuhan energi nasional serta mendorong transisi menuju energi baru dan terbarukan. Selain sebagai sumber energi listrik, panas bumi juga memiliki manfaat besar melalui pemanfaatan langsung. Namun, pemanfaatan langsung panas bumi di Indonesia masih tertinggal dibandingkan dengan pembangkit listrik. Studi ini menganalisis proyek percontohan pemanfaatan langsung panas bumi yang diinisiasi oleh PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha sejak tahun 2024. Proyek ini merupakan upaya pemberdayaan masyarakat operasional perusahaan dengan mengintegrasikan konsep desa wisata dan inovasi pembangunan fasilitas seperti kabin penghangat, kolam berendam air panas, kolam ikan, greenhouse, alat pengering daun teh, dan alat pengering makanan menggunakan teknologi panas bumi. Penulisan artikel ini bertujuan untuk menunjukkan upaya pemanfaatan langsung panas bumi di Patuha dengan penelaahan yang bertujuan untuk memahami skema pengembangan serta menganalisisnya melalui kerangka tujuan pengembangan masyarakat menurut Weil & Gamble (1995). Kajian pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan menunjukkan bahwa inisiasi pemanfaatan langsung panas bumi berpotensi menjadi strategi efektif dalam menciptakan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan.

Program Kampung Direct Use (KADIEU) yang diinisiasi oleh PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha berhasil memperlihatkan bahwa pemanfaatan langsung panas bumi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, dan mendukung keberlanjutan lingkungan.Melalui enam aplikasi utama—kabin penghangat, kolam air panas, kolam ikan, greenhouse, alat pengering teh, dan food dehydrator—KADIEU berhasil menjawab tantangan keterbatasan ekonomi, akses teknologi, dan rendahnya nilai tambah hasil produksi masyarakat.Integrasi program dengan pelatihan, inovasi teknologi tepat guna, dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan, menegaskan bahwa transisi energi bersih dapat dimulai dari tingkat desa dengan memberdayakan masyarakat sebagai pusat inovasi dan perubahan.

Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada (1) menguji dampak jangka panjang KADIEU terhadap ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat di Patuha, (2) meneliti efektivitas model pelatihan teknis dan partisipatif dalam meningkatkan kapasitas manajemen energi panas bumi di desa lain, dan (3) mengevaluasi potensi integrasi sistem monitoring energi real-time untuk meningkatkan efisiensi penggunaan panas bumi dalam aplikasi langsung.

Read online
File size332.78 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test