UNPADUNPAD

Focus : Jurnal Pekerjaan SosialFocus : Jurnal Pekerjaan Sosial

Lembaga kesejahteraan sosial, terlepas dari settingnya, diwajibkan memenuhi instrumen akreditasi sebagai indikator penilaian. Salah satu instrumen penting adalah standar sumber daya manusia (SDM), yang memuat kualifikasi kuantitas, kompetensi, serta perilaku profesional SDM. Artikel ini membahas pendekatan kualitatif deskriptif terhadap implementasi standar SDM di LKSA Muhammadiyah Darul Ilmi, melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa lembaga secara tidak langsung mengelola SDM, dan terdapat korelasi antara implementasi standar SDM dengan tahap pengelolaan SDM, termasuk analisis dan desain pekerjaan, seleksi dan perekrutan, orientasi, pelatihan/pengembangan, motivasi dan sistem penghargaan, supervisi, serta penilaian kinerja. Disarankan lembaga untuk memperkuat pengelolaan SDM dengan kebijakan pengasuhan anak yang menyesuaikan standar akreditasi.

Implementasi standar sumber daya manusia merupakan langkah krusial dalam menuntaskan akreditasi lembaga kesejahteraan sosial.LKSA Muhammadiyah Darul Ilmi telah menyalurkan standar SDM melalui pengelolaan yang mencakup analisis tugas, perekrutan profesional, pelatihan berkelanjutan, dan supervisi rutin, sehingga secara tidak langsung memenuhi kerangka akreditasi.Namun, masih terdapat ruang untuk peningkatan, khususnya pada sistem penghargaan berbasis skala UMR dan pemenuhan tunggal petugas keamanan.Penguatan kebijakan pengasuhan anak dapat memperkuat kualitas SDM dan menambah nilai akreditasi.

Pada rangka memperluas pemahaman tentang bagaimana kebijakan pengasuhan anak mempengaruhi kualitas SDM di lembaga kesejahteraan sosial, peneliti dapat mengajukan pertanyaan eksploratif: bagaimana interaksi antara prosedur perekrutan SDM dan tingkat kepuasan anak yang terasuh memengaruhi skor akreditasi? Selanjutnya, sebaiknya difokuskan pada pengembangan modul pelatihan berbasis simulasi nyata, sehingga dapat diukur dampaknya terhadap kinerja dan perilaku SDM; studi longitudinal dapat menilai efek jangka panjangnya. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi hubungan antara sistem penghargaan berbasis UMR dan retensi SDM, dan bagaimana kebijakan pengasuhan anak dapat menertentuakan tingkat turnover, guna membangun model pengelolaan SDM yang lebih holistik dan berkelanjutan di lembaga kesejahteraan sosial.

  1. IMPLEMENTASI STANDAR SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENUNJANG AKREDITASI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK... jurnal.unpad.ac.id/focus/article/view/59515IMPLEMENTASI STANDAR SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENUNJANG AKREDITASI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK jurnal unpad ac focus article view 59515
Read online
File size206.22 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test