KPUKPU
Electoral Governance Jurnal Tata Kelola Pemilu IndonesiaElectoral Governance Jurnal Tata Kelola Pemilu IndonesiaArtikel ini membahas sengketa konflik antara calon perseorangan dan penyelenggara pemilu dalam kontestasi elektoral pada Pilkada Kabupaten Lebak tahun 2018. Mengapa terjadi sengketa pemilu antara calon perseorangan dengan lembaga penyelenggara pemilu dan bagaimana resolusi konflik sengketa calon perseorangan dalam kontestasi elektoral pada Pilkada Kabupaten Lebak merupakan dua pertanyaan yang hendak dijawab dalam tulisan ini. Metode penelitian yang dipilih adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan berdasarkan studi kepustakaan dan berita online. Hasil penelitian mengungkap bahwa sengketa terjadi karena adanya ketidakpuasan bakal calon perseorangan yaitu Cecep Sumarno-Didin Saprudin terkait keputusan KPU Kabupaten Lebak yang menolak berkas pendaftaran sebagai calon kandidat. Penolakan tersebut dikarenakan tidak memenuhi syarat dukungan minimal. Resolusi konflik yang digunakan untuk mengatasi sengketa tersebut adalah dengan metode adjudikasi. Hal ini dipilih sebab pihak yang berkonflik tidak pernah menemui kesepakatan bersama ketika dihadapkan melalui proses musyawarah yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Lebak. Mekanisme adjudikasi dapat dijalankan oleh Bawaslu Kabupaten Lebak karena undang-undang memberi kewenangan kepada Bawaslu untuk menjalankan fungsi pengadilan khususnya mengenai penyelesaian sengketa proses pemilu.
Sengketa pemilu antara bakal calon perseorangan dengan KPU Lebak terjadi karena adanya ketidakpuasan bakal calon perseorangan yaitu Cecep Sumarno-Didin Saprudin terkait keputusan KPU Kabupaten Lebak yang menolak berkas pendaftaran sebagai calon kandidat pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2018 karena dianggap tidak memenuhi syarat dukungan minimal berupa fotokopi KTP elektronik dari masyarakat Lebak.Sengketa tersebut ditangani secara langsung oleh Bawaslu Kabupaten Lebak karena substansi sengketa masuk pada jenis sengketa proses pemilu.Sedangkan Resolusi konflik yang digunakan untuk mengatasi sengketa tersebut adalah dengan metode adjudikasi.Hal ini dipilih sebab pihak yang berkonflik tidak pernah menemui kesepakatan bersama ketika dihadapkan melalui proses musyawarah yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Lebak.Dalam putusan hasil sengketa, bakal calon perseorangan kalah di persidangan sehingga langkah mereka untuk maju dalam kontestasi elektoral pada Pilkada Lebak terhenti.Kegagalan bakal calon perseorangan untuk tampil dalam pentas kontestasi elektoral mengonfirmasi temuan-temuan sebelumnya bahwa eksistensi calon perseorangan sebagai antitesa terhadap kekuasaan partai politik masih lemah.
Berdasarkan analisis terhadap konflik dan resolusi sengketa dalam kontestasi elektoral, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Meneliti lebih mendalam tentang dinamika dan tantangan yang dihadapi oleh calon perseorangan dalam memenuhi syarat dukungan pencalonan, serta strategi-strategi yang mereka gunakan untuk meraih dukungan tersebut. Penelitian ini dapat mengungkap faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan calon perseorangan dalam kontestasi elektoral.. . 2. Menganalisis peran dan kinerja Bawaslu dalam menangani sengketa pemilu, khususnya dalam kasus-kasus yang melibatkan calon perseorangan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi efektivitas mekanisme adjudikasi yang digunakan oleh Bawaslu, serta bagaimana keputusan-keputusan tersebut mempengaruhi dinamika politik lokal.. . 3. Melakukan studi komparatif tentang regulasi dan praktik pemilu di berbagai daerah, dengan fokus pada peran dan partisipasi calon perseorangan. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan calon perseorangan dalam kontestasi elektoral, serta bagaimana regulasi dan praktik pemilu dapat ditingkatkan untuk mendukung partisipasi politik yang lebih inklusif.
| File size | 358.96 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Perkembangan teknologi finansial (fintech lending) di Indonesia telah memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat, namun di sisi lain menimbulkanPerkembangan teknologi finansial (fintech lending) di Indonesia telah memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat, namun di sisi lain menimbulkan
DCCKOTABUMIDCCKOTABUMI SMAN 2 Negeri Agung hingga kini melakukan pemilihan jurusan secara manual berdasarkan minat siswa, yang sering kali kurang efektif dan berpotensi menimbulkanSMAN 2 Negeri Agung hingga kini melakukan pemilihan jurusan secara manual berdasarkan minat siswa, yang sering kali kurang efektif dan berpotensi menimbulkan
DCCKOTABUMIDCCKOTABUMI Model ini mengakomodasi proses seleksi pengaduan dan keputusan perkara konsumen yang melibatkan majelis dan ketua Badan Penyelesaian Sengketa KonsumenModel ini mengakomodasi proses seleksi pengaduan dan keputusan perkara konsumen yang melibatkan majelis dan ketua Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen
DCCKOTABUMIDCCKOTABUMI Toko Oleh‑oleh Ibu Nia mengalami masalah manajemen stok, seperti penumpukan barang tidak terjual dan kekurangan barang. Penelitian ini bertujuan menerapkanToko Oleh‑oleh Ibu Nia mengalami masalah manajemen stok, seperti penumpukan barang tidak terjual dan kekurangan barang. Penelitian ini bertujuan menerapkan
DCCKOTABUMIDCCKOTABUMI Extreme Programming (XP) termasuk ke dalam kelompok metode agile yang cukup populer, juga sering di terapkan terutama pada pengembangan perangkat lunakExtreme Programming (XP) termasuk ke dalam kelompok metode agile yang cukup populer, juga sering di terapkan terutama pada pengembangan perangkat lunak
DCCKOTABUMIDCCKOTABUMI Analisis klaster membuka peluang bisnis baru dengan mengelompokkan barang berdasar karakteristik serupa, memungkinkan penyesuaian strategi dan fokus pemasaran.informasiAnalisis klaster membuka peluang bisnis baru dengan mengelompokkan barang berdasar karakteristik serupa, memungkinkan penyesuaian strategi dan fokus pemasaran.informasi
DCCKOTABUMIDCCKOTABUMI Dalam analisis sentimen dengan menggunakan algoritma SVM, diperoleh tingkat akurasi sebesar 54,10%. Model ini berhasil mengklasifikasikan sentimen positifDalam analisis sentimen dengan menggunakan algoritma SVM, diperoleh tingkat akurasi sebesar 54,10%. Model ini berhasil mengklasifikasikan sentimen positif
DCCKOTABUMIDCCKOTABUMI Penindakan pelanggaran Peraturan Daerah ini sangat penting dalam mewujudkan ketertiban dalam masyarakat dan juga menjaga ketentraman lingkungan KabupatenPenindakan pelanggaran Peraturan Daerah ini sangat penting dalam mewujudkan ketertiban dalam masyarakat dan juga menjaga ketentraman lingkungan Kabupaten
Useful /
UNTAG SMDUNTAG SMD Studi ini dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 29 Tahun 2009 Tentang Pedoman Konservasi Keanekaragaman Hayati di daerahStudi ini dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 29 Tahun 2009 Tentang Pedoman Konservasi Keanekaragaman Hayati di daerah
UNRAMUNRAM Dari penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa: Dengan menerapkan pendekatan STEAM dengan model pembelajaran Inquiry yang dibantu oleh Liveworksheets,Dari penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa: Dengan menerapkan pendekatan STEAM dengan model pembelajaran Inquiry yang dibantu oleh Liveworksheets,
UNRAMUNRAM Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan observasi kepala sekolah dan peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranMetode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan observasi kepala sekolah dan peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran
DCCKOTABUMIDCCKOTABUMI Hasilnya adalah dashboard BI yang menyajikan informasi relevan dan real‑time, mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dan meningkatkan efisiensiHasilnya adalah dashboard BI yang menyajikan informasi relevan dan real‑time, mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dan meningkatkan efisiensi