DCCKOTABUMIDCCKOTABUMI

Jurnal Informasi dan KomputerJurnal Informasi dan Komputer

Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lebak merupakan salah satu instrumen penting yang dimiliki oleh pemerintah Daerah Kabupaten Lebak. Satpol PP memiliki tugas untuk menindak pelanggaran Peraturan Daerah yang dilaporkan oleh masyarakat Kabupaten Lebak. Penindakan pelanggaran Peraturan Daerah ini sangat penting dalam mewujudkan ketertiban dalam masyarakat dan juga menjaga ketentraman lingkungan Kabupaten Lebak. Saat ini prosedur pelaporan pengaduan yang masih berjalan manual sehingga menyebabkan perlu banyak waktu untuk masyarakat dalam melakukan pengaduan selain itu Satpol PP juga perlu mengetahui secara langsung kondisi dilapangan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang suatu Sistem Informasi pengaduan berbasis website yang dibutuhkan Satpol PP. Merancang dan mendesain Sistem Informasi pelayanan pengaduan menggunakan Metode Waterfall sebagai metode pengembangan Sistem dan Unified Application Development (UML) sebagai alat permodelannya. Dari penelitian ini dihasilkan sebuah aplikasi web Sistem Informasi pelayanan pengaduan.

Penelitian ini menghasilkan sistem informasi pengaduan berbasis website untuk Satpol PP Kabupaten Lebak yang sebelumnya menggunakan sistem manual.Aplikasi ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL dengan menerapkan metode pengembangan Waterfall secara lengkap.Sistem ini memudahkan masyarakat dalam menyampaikan pengaduan dari mana saja tanpa perlu datang ke kantor, serta membantu petugas dan administrator dalam verifikasi dan penanganan pengaduan secara lebih efisien.

Pertama, perlu dikembangkan penelitian lanjutan mengenai integrasi sistem pengaduan berbasis website dengan aplikasi mobile berbasis Android, sehingga memungkinkan masyarakat mengakses layanan pengaduan secara lebih fleksibel dan real-time melalui perangkat seluler. Kedua, perlu diteliti penerapan fitur komunikasi langsung antara petugas dan pelapor dalam sistem, untuk mempercepat klarifikasi data pengaduan dan meningkatkan akurasi penanganan di lapangan. Ketiga, perlu dilakukan kajian pengembangan sistem yang mendukung pelacakan lokasi kejadian secara otomatis menggunakan GPS pada perangkat pengguna, sehingga laporan pengaduan dapat dilengkapi dengan data geografis yang akurat dan memudahkan petugas dalam respons cepat. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi kebutuhan teknologi informasi yang lebih komprehensif dan responsif bagi instansi Satpol PP, serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban daerah secara digital.

Read online
File size549.82 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test