TRISAKTITRISAKTI

Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan LokalJurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal

Gigi berlubang atau yang dikenal dengan karies masih menjadi salah satu masalah utama dalam bidang kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah. Hal ini juga dijumpai pada siswa SDN Wijaya Kusuma 02 Pagi Jakarta Barat. Masalah ini dapat disebabkan oleh kurangnya edukasi dan informasi mengenai cara merawat kesehatan gigi dan mulut dengan baik dan benar. Oleh karena itu, perlu diadakan kegiatan edukasi kesehatan gigi-mulut kepada guru dan siswa SDN Wijaya Kusuma 02 Pagi, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru dan siswa SDN Wijaya Kusuma 02 Pagi mengenai cara merawat kesehatan gigi dan mulut dengan baik dan benar. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah melalui pemberian cerita dengan menggunakan media audiovisual, simulasi, dan praktek menyikat gigi yang benar, serta pembagian perlengkapan menyikat gigi dan media KIE menyikat gigi. Melalui metode tersebut diharapkan dapat menjadi faktor predisposisi bagi siswa/i SDN Wijaya Kusuma 02 Pagi untuk mempraktekkan perilaku menyikat gigi dengan benar dan teratur. Berdasarkan hasil pre dan post test diketahui terdapat peningkatan pengetahuan siswa SDN Wijaya Kusuma 02 Pagi mengenai cara merawat kesehatan gigi dan mulut pasca penyuluhan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan gigi dan mulut dengan metode cerita dengan menggunakan media audiovisual dan simulasi mampu meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kesehatan gigi dan mulut.

Berdasarkan hasil pengujian pre-test dan post-test, dapat disimpulkan bahwa kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta.Peningkatan skor yang signifikan menunjukkan bahwa materi dan metode yang digunakan dalam kegiatan ini berhasil diterima dan dipahami dengan baik oleh peserta.Kami berharap hasil yang dicapai dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan dapat menjadi dasar untuk pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang.

1. Penelitian lanjutan dapat berfokus pada efektivitas metode simulasi dan audiovisual dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku menyikat gigi pada anak-anak. Apakah metode ini dapat diterapkan secara luas dan apakah ada faktor-faktor tertentu yang memengaruhi keberhasilannya? 2. Mempelajari peran orang tua dan guru dalam mendukung perilaku menyikat gigi yang baik dan benar pada anak. Bagaimana cara terbaik untuk melibatkan mereka dalam proses edukasi dan bagaimana peran mereka dapat diperkuat untuk mencapai hasil yang lebih baik? 3. Mengembangkan strategi intervensi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak. Apakah ada pendekatan holistik yang dapat menggabungkan edukasi, akses ke perawatan gigi, dan dukungan perilaku yang dapat meningkatkan kesehatan gigi dan mulut secara keseluruhan?.

  1. PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DALAM RANGKA PENCEGAHAN KELAINAN MALOKLUSI DI MASA PANDEMI COVID-19... trijurnal.lemlit.trisakti.ac.id/index.php/kearifan/article/view/9754PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DALAM RANGKA PENCEGAHAN KELAINAN MALOKLUSI DI MASA PANDEMI COVID 19 trijurnal lemlit trisakti ac index php kearifan article view 9754
Read online
File size446.96 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test