AKPERGAPU JAMBIAKPERGAPU JAMBI
OjsGapuOjsGapuStroke (CVA) merupakan penyebab kematian tertinggi kedua setelah penyakit jantung, dengan faktor utama berupa aktivitas fisik. Relapse CVA dipengaruhi oleh aktivitas fisik; kemandirian dalam melaksanakan aktivitas fisik dapat mencegah relapse dan membantu pemulihan fungsi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat aktivitas fisik dan insiden CVA di Rumah Sakit Daerah Blambangan Banyuwangi pada periode April–Mei 2025. Metode yang digunakan adalah penelitian observasional kuantitatif deskriptif dengan desain rangkaian kasus melibatkan 26 responden yang dipilih secara purposif serta menggunakan kuesioner International Physical Activity Questionnaire (IPAQ). Analisis data menggunakan distribusi frekuensi univariat. Hasil penelitian menunjukkan hampir setengah responden (42,3 %) melakukan aktivitas fisik rendah, dan mayoritas kasus CVA merupakan infark (73,1 %). Faktor-faktor yang memengaruhi insiden CVA meliputi usia, jenis kelamin, dan aktivitas fisik; risiko CVA meningkat seiring bertambahnya usia, dengan kasus terbanyak pada pria dan individu dengan aktivitas fisik rendah, sehingga berisiko tinggi mengalami infark CVA. Implikasi keperawatan dari hasil ini dapat dijadikan referensi dalam memberikan edukasi tentang faktor risiko CVA untuk menurunkan insiden penyakit.
Cerebrovascular accident (CVA) merupakan gangguan pembuluh darah otak yang dapat menyebabkan perdarahan (CVA hemoragik) atau penyumbatan (CVA iskemik).Faktor-faktor yang memengaruhi kejadian CVA meliputi usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas fisik, dimana usia lebih tinggi, pria, dan aktivitas fisik rendah meningkatkan risiko CVA iskemik.Temuan ini dapat dijadikan referensi bagi perawat dalam memberikan edukasi tentang faktor risiko CVA untuk menurunkan insiden penyakit.
Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas intervensi program peningkatan aktivitas fisik berbasis komunitas pada lansia di wilayah Banyuwangi, dengan desain percobaan terkontrol acak untuk menilai penurunan insiden CVA dalam jangka panjang. Selain itu, diperlukan studi longitudinal multi‑pusat yang melibatkan sampel lebih besar untuk mengevaluasi pengaruh faktor demografis seperti usia dan jenis kelamin serta faktor risiko dapat diubah seperti kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan status gizi terhadap kejadian CVA. Penelitian selanjutnya juga dapat melakukan analisis cost‑effectiveness dari program edukasi keperawatan yang menekankan pentingnya aktivitas fisik dan modifikasi gaya hidup, guna menentukan kelayakan implementasi pada layanan kesehatan primer. Selanjutnya, studi kualitatif dapat mengeksplorasi persepsi pasien dan tenaga kesehatan mengenai hambatan serta pemicu dalam mengadopsi pola hidup aktif, sehingga dapat merumuskan strategi edukasi yang lebih tepat sasaran. Akhirnya, penelitian intervensi berbasis teknologi, seperti aplikasi mobile untuk pemantauan aktivitas fisik, dapat diuji untuk melihat kontribusinya dalam meningkatkan kepatuhan dan mengurangi risiko CVA.
| File size | 338.86 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
AIPTLMI IASMLTAIPTLMI IASMLT Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara faktor risiko dan dampak cacing terhadap kesehatan anak. Lokasi dengan risiko cacing yang tinggiPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara faktor risiko dan dampak cacing terhadap kesehatan anak. Lokasi dengan risiko cacing yang tinggi
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA Penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi tenaga kesehatan dalam menangani kasus siung dan meningkatkan mutu layanan. Terdapat hubungan signifikanPenelitian ini dapat dijadikan referensi bagi tenaga kesehatan dalam menangani kasus siung dan meningkatkan mutu layanan. Terdapat hubungan signifikan
UNTANUNTAN Menggunakan sampel bertujuan dari 180 observasi perusahaan-tahun dari perusahaan yang termasuk dalam Indeks ESG Leader selama 2021–2023, penelitian iniMenggunakan sampel bertujuan dari 180 observasi perusahaan-tahun dari perusahaan yang termasuk dalam Indeks ESG Leader selama 2021–2023, penelitian ini
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA Metode yang digunakan adalah survei analitis dengan desain potong lintang, melibatkan seluruh 30 ibu nifas yang berkunjung ke klinik tersebut sebagai sampelMetode yang digunakan adalah survei analitis dengan desain potong lintang, melibatkan seluruh 30 ibu nifas yang berkunjung ke klinik tersebut sebagai sampel
UNIVPGRI PALEMBANGUNIVPGRI PALEMBANG Parameter yang diamati meliputi tingkat kelangsungan hidup (TKH), laju pertumbuhan spesifik (LPS), dan kualitas air. Hasil menunjukkan bahwa akudalon denganParameter yang diamati meliputi tingkat kelangsungan hidup (TKH), laju pertumbuhan spesifik (LPS), dan kualitas air. Hasil menunjukkan bahwa akudalon dengan
PKKBPKKB Melalui kegiatan refreshing pelatihan kader dalam deteksi dini risiko tinggi kehamilan dan persalinan, efektif meningkatkan pengetahuan kader baik dalamMelalui kegiatan refreshing pelatihan kader dalam deteksi dini risiko tinggi kehamilan dan persalinan, efektif meningkatkan pengetahuan kader baik dalam
DWCUDWCU Hasil: Karakteristik subyek dalam penelitian ini homogeny dalam hal variabel demografi (kecuali jenis kelamin) dan karakteristik klinis gejala wajah perot,Hasil: Karakteristik subyek dalam penelitian ini homogeny dalam hal variabel demografi (kecuali jenis kelamin) dan karakteristik klinis gejala wajah perot,
DWCUDWCU Saat ini, ClinicalKey merupakan mesin pencarian kesehatan yang dilanggan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana (FK UKDW). Menurut laporanSaat ini, ClinicalKey merupakan mesin pencarian kesehatan yang dilanggan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana (FK UKDW). Menurut laporan
Useful /
KPUKPU Selain itu, dominasi elit lokal, termasuk tokoh agama, balater, pengusaha, dan politisi, menciptakan tekanan eksternal signifikan yang memaksa penyelenggaraSelain itu, dominasi elit lokal, termasuk tokoh agama, balater, pengusaha, dan politisi, menciptakan tekanan eksternal signifikan yang memaksa penyelenggara
AKPERGAPU JAMBIAKPERGAPU JAMBI Banyak ibu hamil yang memiliki risiko tinggi dalam persalinan dan harus dirujuk ke rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antaraBanyak ibu hamil yang memiliki risiko tinggi dalam persalinan dan harus dirujuk ke rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
UNSURUNSUR Sebanyak 20 pertanyaan diajukan kepada seluruh responden dan didapat sample sebanyak 318 orang responden dengan menggunakan teknik sampling aksidental.Sebanyak 20 pertanyaan diajukan kepada seluruh responden dan didapat sample sebanyak 318 orang responden dengan menggunakan teknik sampling aksidental.
UNSURUNSUR Adapun indeks kepuasan konsumen sayuran baby buncis masuk kedalam kategori sangat memuaskan dengan persentase 82,97%. Namun, Pasar Induk Cianjur harusAdapun indeks kepuasan konsumen sayuran baby buncis masuk kedalam kategori sangat memuaskan dengan persentase 82,97%. Namun, Pasar Induk Cianjur harus