UNSURUNSUR

JURNAL AGRITAJURNAL AGRITA

Buncis merupakan salah satu komoditas hortikultura yang menempati posisi penting sebagai produk pertanian yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Produksi buncis di Kabupaten Cianjur mencapai 252,019 kuintal. Penelitian bertujuan untuk: 1. Untuk mengetahui besaran tingkat kepentingan sayuran baby buncis terhadap kepuasan konsumen di Pasar Induk Cianjur, 2. Untuk mengetahui besaran tingkat kinerja sayuran baby buncis terhadap kepuasan konsumen di Pasar Induk Cianjur, 3. Untuk mengetahui besaran kepuasan konsumen di Pasar Induk Cianjur menggunakan pendekatan CSI. Variabel bebas pada penelitian ini terdiri dari tingkat kepentingan dan kinerja dengan variabel terikatnya yaitu kepuasan konsumen. Data yang didapatkan bahwa 60 responden pada penelitian ini didominan berjenis kelamin perempuan dengan rentang usia 51- ≤60 Tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan teknik accidental sampling. Metode analisis yang digunakan adalah Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepentingan memiliki nilai sebesar 82,61 dengan nilai rata-rata sebesar 4,35 dan tingkat kinerja memiliki nilai sebesar 78,75 dengan nilai rata-rata sebesar 4,14. Adapun indeks kepuasan konsumen sayuran baby buncis masuk kedalam kategori sangat memuaskan dengan persentase 82,97%. Namun, Pasar Induk Cianjur harus melakukan perbaikkan pada kuadaran I yaitu (perioritas utama) dan kuadaran III yaitu (perioritas rendah) karena, kuadaran tersebut dianggap kurang memuaskan oleh konsumen.

Tingkat kepentingan nilai 82,61 dengan rata‑rata 4,35, tertinggi pada item A5.tingkat kinerja nilai 78,75 dengan rata‑rata 4,14, tertinggi pada item A10, dan diagram kartesius menunjukkan perlunya perbaikan pada Kuadran I dan III serta pemeliharaan pada Kuadran II dan IV.indeks kepuasan konsumen (CSI) sebesar 82,97% mengindikasikan tingkat kepuasan sangat memuaskan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana variasi strategi penetapan harga pada sayuran baby buncis di berbagai jenis pasar—tradisional, modern, dan daring—memengaruhi tingkat kepentingan, kinerja, serta kepuasan konsumen, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif longitudinal selama setidaknya satu tahun untuk mengidentifikasi pola perubahan perilaku pembeli serta faktor-faktor moderasi seperti pendapatan dan frekuensi belanja. Studi komparatif juga dapat dilakukan untuk menilai perbedaan persepsi kualitas dan kepuasan konsumen terhadap baby buncis yang dipasarkan melalui saluran digital versus saluran tradisional, dengan mengintegrasikan analisis IPA dan CSI serta menguji pengaruh faktor-faktor seperti intensitas promosi online, ulasan pelanggan, kemudahan akses, dan kepercayaan terhadap merek dalam konteks e‑commerce. Penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi hubungan antara variabel demografis responden—usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, serta pendapatan—dan preferensi mereka terhadap atribut-atribut baby buncis yang berada dalam kuadran I dan III, guna mengembangkan model prediktif berbasis machine learning yang membantu pasar induk dalam merancang intervensi perbaikan tersegmentasi serta strategi pemasaran yang lebih efektif secara menyeluruh.

Read online
File size431.55 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test