UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO

Tribakti: Jurnal Pemikiran KeislamanTribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman

Artikel ini menyelidiki konsep nūr (cahaya) dan ẓulmah (kegelapan) dalam pemikiran Ibn Aṭāillāh as-Sakandarī dan implikasinya bagi psikologi Islam. Sementara studi sejarah tentang jiwa Islam (nafs) seringkali menekankan deskripsi ontologis dan etika normatif, mereka jarang mengartikulasikan dinamika fungsional melalui mana komponen spiritual menghasilkan perilaku moral. Mengatasi kesenjangan ini, studi ini merekonstruksi secara konseptual peran operasional nūr dan ẓulmah dalam hubungannya dengan aql (akal), baṣīrah (wawasan spiritual), dan qalb (hati). Dengan menggunakan analisis konten kualitatif, studi ini secara sistematis mengunitisasi, mengkategorikan, dan mensintesis data teks primer dari al-Ḥikam dan komentar klasik otoritatifnya. Temuan menunjukkan bahwa psikhe manusia terstruktur oleh fakultas internal yang berinteraksi dengan masukan epistimik transendental (nūr) dan distorsi egoistik (ẓulmah). Nūr muncul dalam bentuk bertingkat (intibāh, iqbāl, wiṣāl) yang secara bertahap meningkatkan kognisi moral dan mengaktifkan baṣīrah. Sebaliknya, ẓulmah beroperasi melalui keinginan dasar yang mengaburkan orientasi etis. Daripada menempatkan kerangka ini dalam oposisi biner terhadap psikologi kontemporer, studi ini menempatkan as-Sakandarī dalam dialog konstruktif dengan psikoanalisis dan psikologi positif, menekankan bagaimana psikologi Islam memperkenalkan dimensi teosentris ke konflik internal dan kemakmuran manusia. Akhirnya, studi ini menawarkan rekonstruksi konseptual yang menjembatani pemikiran Shadhiliyyah klasik dengan diskursus modern tentang perkembangan moral, menyediakan fondasi teoritis yang relevan dengan pengaturan pendidikan dan terapi Islam kontemporer.

Studi ini menyimpulkan bahwa konsep nūr dan ẓulmah as-Sakandarī menyediakan kerangka kerja canggih untuk memahami dinamika operasional jiwa manusia.Temuan utama menunjukkan bahwa interaksi antara fakultas internal (aql, baṣīrah, qalb) dan pengaruh transendental (nūr, ẓulmah) membentuk inti psikologi moral Islam.Nūr berfungsi sebagai katalis eksternal kognitif dan spiritual yang menerangi baṣīrah, memungkinkan individu untuk melampaui batasan sensorik dan memilih jalur yang selaras dengan kebenaran ilahi.Sebaliknya, ẓulmah mewakili hambatan internal dan eksternal - keinginan dasar dan kegelapan egoistik - yang mengaburkan visi spiritual dan mendorong perilaku tidak bermoral.Kontribusi utama penelitian ini terletak pada pergeseran diskursus psikologi Islam dari deskripsi ontologis statis ke model fungsional-dinamis.Dengan memetakan mekanika penerangan spiritual, studi ini menjembatani kebijaksanaan Sufi klasik dengan kebutuhan psikologis kontemporer, menawarkan model top-down pengembangan karakter yang memprioritaskan penerimaan spiritual (iftiqār) daripada kekuatan kognitif semata.Secara praktis, ini berkontribusi pada fondasi teoritis yang kuat untuk Pedagogi Cahaya dalam pendidikan dan pendekatan terintegrasi secara spiritual dalam psikoterapi (TIIP), di mana intervensi klinis berfokus pada pembersihan hati untuk menerima bimbingan.

Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:. . 1. Mengembangkan dan menguji model empiris yang mengukur pengaruh nūr dan ẓulmah pada perilaku kognitif dan moral. Penelitian ini dapat memanfaatkan metode psikometri kontemporer untuk mengukur perubahan perilaku yang dihasilkan oleh praktik tazkiyah (pembersihan jiwa).. . 2. Menganalisis dan membandingkan kerangka kerja psikologi Sufi yang berbeda, seperti pemikiran Rumi atau Ibn Arabi, untuk memahami variasi dan kesamaan dalam pendekatan psikologi spiritual. Ini akan memberikan wawasan tentang bagaimana tradisi Sufi yang berbeda memandang dan menangani dinamika psikis manusia.. . 3. Menerapkan kerangka kerja Nūr-ẓulmah dalam konteks pendidikan dan terapi Islam secara praktis. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kerangka kerja ini dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan Islam dan praktik terapi, serta mengukur dampak intervensi berbasis Nūr-ẓulmah pada kesejahteraan psikologis dan perkembangan moral individu.

  1. The Efectiveness of Solution Focused Brief Therapy Training to Increase Psychological Wellbeing of Santri... atlantis-press.com/proceedings/pfh-22/125985629The Efectiveness of Solution Focused Brief Therapy Training to Increase Psychological Wellbeing of Santri atlantis press proceedings pfh 22 125985629
  2. Leo Schaya Bağlamında Tasavvufta İçsel Dönüşüm | Türkiye Sosyal Bilimler... sempozyum.okuokut.org/tsbs/article/view/475Leo Schaya Balamnda Tasavvufta ysel Dynyym Tyrkiye Sosyal Bilimler sempozyum okuokut tsbs article view 475
Read online
File size449.64 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test