ITNYITNY
KURVATEKKURVATEKIndonesia merupakan negara dengan populasi terbesar di Asia Tenggara, yang memiliki keberagaman sumber daya manusia dan budaya. Keragaman bahasa, budaya, dan etnis tersebut telah melahirkan berbagai warisan budaya baik benda maupun non benda yang menjadikan ciri khas serta identitas bangsa Indonesia. Kabupaten Banyumas memiliki beragam kesenian tradisional yang potensial. Terjadinya perubahan secara terus menerus di bidang sosial budaya, yang dipengaruhi oleh pembaharuan di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan terbukanya informasi serta kemudahan dalam mengakses berbagai sumber, bisa menjadi ancaman dan tantangan tersendiri dalam mempertahankan budaya Banyumas tersebut. Untuk itu perlu adanya wadah, sebagai sarana untuk melestarikan dan mengembangkan kesenian tardisional dalam bentuk pusat kesenian tradisional Banyumas. Penerapan konsep Arsitektur neo vernacular menjadi pilihan dalam perancangan, bertujuan untuk memadukan unsur-unsur tradisional lokal dengan langgam modern. Hal ini mencerminkan bahwa budaya local/tradisional setempat mampu menyelesaikan masalah sosial budaya melalui pendekatan arsitektural.
Penerapan konsep arsitektur neo-vernakular pada desain mencerminkan upaya dalam menggabungkan elemen tradisional dengan inovasi modern, memberikan identitas yang kuat pada kawasan melalui fasad dan bentuk bangunan, seperti penggunaan atap joglo mangkurat yang ditransformasikan dari bentuk gapura jawa, sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal.Selain itu penggunaan motif batik manggaran, lumbon dan kawung yang digunakan pada atap dan fasad bukan hanya menambah estetika, tetapi juga memiliki makna mendalam yang ingin disampaikan melalui desain.Penggunaan ornamen dan material lokal, seperti bambu dan kayu, semakin memperkuat karakteristik arsitektur neo-vernakular yang mengutamakan keberlanjutan dan keterhubungan dengan lingkungan.Dengan semua elemen ini, bangunan tidak hanya berfungsi sebagai tempat kesenian tradisonal, tetapi juga sebagai simbol identitas budaya yang kaya dan harapan untuk masa depan yang lebih baik bagi masyarakat.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara arsitektur neo vernacular dengan arsitektur vernacular tradisional di Kabupaten Banyumas, dengan tujuan untuk mengeksplorasi lebih lanjut potensi dan tantangan dalam penerapan konsep ini. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak sosial dan budaya dari penerapan arsitektur neo vernacular terhadap pelestarian dan pengembangan kesenian tradisional Banyumas, serta bagaimana arsitektur ini dapat menjadi simbol identitas budaya yang kuat bagi masyarakat setempat. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi arsitektur neo vernacular dalam menciptakan ruang publik yang inklusif dan ramah lingkungan, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti aksesibilitas, kenyamanan, dan keberlanjutan.
- PERENCANAAN PUSAT KESENIAN TRADISONAL DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR DI KABUPATEN BANYUMAS... doi.org/10.33579/krvtk.v10i1.5533PERENCANAAN PUSAT KESENIAN TRADISONAL DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR DI KABUPATEN BANYUMAS doi 10 33579 krvtk v10i1 5533
- GEDUNG SENI DAN BUDAYA BANYUMAS DENGAN PENDEKATAN LOKALITAS DI PURWOKERTO | Kinanti | Arsitektura : Jurnal... jurnal.uns.ac.id/Arsitektura/article/view/15644GEDUNG SENI DAN BUDAYA BANYUMAS DENGAN PENDEKATAN LOKALITAS DI PURWOKERTO Kinanti Arsitektura Jurnal jurnal uns ac Arsitektura article view 15644
| File size | 659.39 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
LIFESCIFILIFESCIFI Metode yang digunakan adalah ulasan literatur sistematis berdasarkan panduan PRISMA untuk memastikan proses yang transparan dalam identifikasi, skrining,Metode yang digunakan adalah ulasan literatur sistematis berdasarkan panduan PRISMA untuk memastikan proses yang transparan dalam identifikasi, skrining,
UPPUPP Secara spesifik, sampel I memiliki kuat tekan 55,55 Mpa, sampel II 49,55 Mpa, sampel III 30,88 Mpa, dan sampel IV 28,00 Mpa. Hasil ini menunjukkan bahwaSecara spesifik, sampel I memiliki kuat tekan 55,55 Mpa, sampel II 49,55 Mpa, sampel III 30,88 Mpa, dan sampel IV 28,00 Mpa. Hasil ini menunjukkan bahwa
ITNYITNY Perencanaan pembangunan usaha produksi produk turunan beton perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan anggaran, stok gudang, dan keuntungan. ProdukPerencanaan pembangunan usaha produksi produk turunan beton perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan anggaran, stok gudang, dan keuntungan. Produk
ITNYITNY Satuan batuan breksi andesit merupakan litologi pembentuk morfologi perbukitan berigir memanjang, lembah bergelombang antar perbukitan terbentuk dari satuanSatuan batuan breksi andesit merupakan litologi pembentuk morfologi perbukitan berigir memanjang, lembah bergelombang antar perbukitan terbentuk dari satuan
ITNYITNY Dalam studi eksperimental, dua metode transfer panas diuji dan dibandingkan: Micro‑Channel Heat Pipe (MCHP) dan pelat tembaga. Kedua metode dievaluasiDalam studi eksperimental, dua metode transfer panas diuji dan dibandingkan: Micro‑Channel Heat Pipe (MCHP) dan pelat tembaga. Kedua metode dievaluasi
ITNYITNY Lensa pasir longgar hingga sangat longgar terperangkap di lapisan atas, sedangkan lensa pasir juga ditemukan di lapisan bawah dengan konsistensi tanahLensa pasir longgar hingga sangat longgar terperangkap di lapisan atas, sedangkan lensa pasir juga ditemukan di lapisan bawah dengan konsistensi tanah
ITNYITNY Struktur geologi yang ada di wilayah penelitian termasuk patahan dan retakan. Patahan-patahan ini berkembang dengan baik dengan tren NE-SW, NW-SE, danStruktur geologi yang ada di wilayah penelitian termasuk patahan dan retakan. Patahan-patahan ini berkembang dengan baik dengan tren NE-SW, NW-SE, dan
UMAUMA 01). Hal ini menunjukkan bahwa family hardiness merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan ketika membantu penyintas bencana likuifaksi yang terekspos01). Hal ini menunjukkan bahwa family hardiness merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan ketika membantu penyintas bencana likuifaksi yang terekspos
Useful /
UMSRAPPANGUMSRAPPANG Nilai rata-rata masyarakat meningkat dari 48% menjadi 87%, tenaga farmasi dari 53% menjadi 91%, dan kader kesehatan dari 47,6% menjadi 86,6%. Program iniNilai rata-rata masyarakat meningkat dari 48% menjadi 87%, tenaga farmasi dari 53% menjadi 91%, dan kader kesehatan dari 47,6% menjadi 86,6%. Program ini
UMSRAPPANGUMSRAPPANG Pengolahan singkong menjadi keripik dan kue berbasis MOCAF di Desa Puundaipa berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok PKK dalam menggunakanPengolahan singkong menjadi keripik dan kue berbasis MOCAF di Desa Puundaipa berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok PKK dalam menggunakan
OPENGLOBALSCIOPENGLOBALSCI Overall, this study provides empirical evidence on the potential role of biopesticides in supporting sustainable agriculture and food security in easternOverall, this study provides empirical evidence on the potential role of biopesticides in supporting sustainable agriculture and food security in eastern
OPENGLOBALSCIOPENGLOBALSCI Keterbatasan studi ini meliputi keterbatasan varietas beras dan rentang kondisi ekstraksi, sehingga perlu penelitian lanjutan untuk mengkaji variasi pelarut,Keterbatasan studi ini meliputi keterbatasan varietas beras dan rentang kondisi ekstraksi, sehingga perlu penelitian lanjutan untuk mengkaji variasi pelarut,