ITNYITNY
KURVATEKKURVATEKPemanfaatan energi surya melalui teknologi fotovoltaik (PV) terus berkembang sebagai sumber energi terbarukan yang menjanjikan. Namun, efisiensi panel surya terbatas oleh panas yang dihasilkan selama operasi, yang menyebabkan penurunan kinerja seiring kenaikan suhu. Penelitian ini bertujuan meningkatkan efisiensi sistem fotovoltaik dengan mengintegrasikan modul Thermoelectric Generator (TEG), menghasilkan sistem hybrid Photovoltaic‑Thermoelectric Generator (PV‑TEG). Sistem hybrid PV‑TEG dirancang untuk memanfaatkan panas berlebih yang dihasilkan oleh panel surya, yang kemudian diubah menjadi energi listrik tambahan melalui modul TEG menggunakan efek Seebeck. Dalam studi eksperimental, dua metode transfer panas diuji dan dibandingkan: Micro‑Channel Heat Pipe (MCHP) dan pelat tembaga. Kedua metode dievaluasi untuk meningkatkan gradien temperatur pada modul TEG, dengan tujuan mengoptimalkan kinerja sistem hybrid. Metodologi penelitian mencakup desain, fabrikasi, dan pengujian prototipe sistem PV‑TEG di bawah berbagai kondisi lingkungan terkontrol. Parameter yang diukur meliputi suhu operasional, tegangan keluaran, arus, dan daya total yang dihasilkan. Analisis termodinamika dan listrik dilakukan untuk menilai efisiensi konversi energi serta kinerja keseluruhan sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem hybrid PV‑TEG dapat meningkatkan efisiensi keseluruhan hingga 10 % dibandingkan panel surya konvensional. Penggunaan pelat tembaga sebagai media transfer panas menghasilkan efisiensi lebih tinggi dibandingkan MCHP, menunjukkan potensi yang lebih besar untuk implementasi praktis. Analisis ekonomi juga menunjukkan kelayakan jangka panjang sistem hybrid ini meskipun biaya awal lebih tinggi. Kesimpulannya, sistem hybrid PV‑TEG yang dikembangkan memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi energi panel surya.
Integrasi modul Thermoelectric Generator (TEG) dengan panel fotovoltaik (PV) menggunakan pelat tembaga sebagai media perpindahan panas meningkatkan efisiensi sistem hingga 25,6% dibandingkan 19% pada sistem PV konvensional.Pelat tembaga memberikan kinerja perpindahan panas yang lebih baik dibandingkan Micro‑Channel Heat Pipe (MCHP), menghasilkan efisiensi rata-rata 12,8% versus 10,5%.Meskipun biaya awal lebih tinggi, peningkatan efisiensi energi memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan yang signifikan, sehingga teknologi hybrid PV‑TEG layak dikembangkan lebih lanjut untuk aplikasi yang lebih luas.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi alternatif material perpindahan panas yang lebih ekonomis namun tetap memiliki konduktivitas termal tinggi, dengan tujuan mengurangi biaya investasi awal sistem hybrid PV‑TEG tanpa mengorbankan efisiensi energi; misalnya, apakah penggunaan bahan komposit berbasis alumunium atau graphene dapat memberikan kinerja termal serupa atau lebih baik dibandingkan pelat tembaga? Selanjutnya, diperlukan pengembangan algoritma Maximum Power Point Tracking (MPPT) yang adaptif terhadap fluktuasi suhu dan radiasi matahari, sehingga dapat memaksimalkan konversi daya pada sistem hybrid; bagaimana performa algoritma fuzzy‑logic atau berbasis pembelajaran mesin dibandingkan dengan metode MPPT konvensional dalam kondisi operasi real‑time? Terakhir, studi jangka panjang tentang keandalan dan degradasi modul TEG di lingkungan outdoor dengan variasi iklim harus dilakukan, untuk menjawab pertanyaan apakah umur pakai TEG dapat dipertahankan selama dekade dengan pemeliharaan minimal, serta bagaimana faktor lingkungan mempengaruhi efisiensi termal secara keseluruhan.
| File size | 418.39 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Sebagian besar siswa belum memiliki pemahaman yang utuh tentang digital bullying sebelum sosialisasi, yang membuktikan bahwa edukasi terkait literasi digitalSebagian besar siswa belum memiliki pemahaman yang utuh tentang digital bullying sebelum sosialisasi, yang membuktikan bahwa edukasi terkait literasi digital
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kegiatan sosialisasi anti-perundungan melalui Program Roots Day yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Sidikalang menunjukkan bahwa pendekatan berbasis hukum,Kegiatan sosialisasi anti-perundungan melalui Program Roots Day yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Sidikalang menunjukkan bahwa pendekatan berbasis hukum,
SARI MUTIARASARI MUTIARA Di tengah tantangan globalisasi dan krisis moral generasi muda, organisasi kemahasiswaan eksternal hadir sebagai wahana strategis dalam mendukung pendidikanDi tengah tantangan globalisasi dan krisis moral generasi muda, organisasi kemahasiswaan eksternal hadir sebagai wahana strategis dalam mendukung pendidikan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Peningkatan skor post-test dan keberhasilan praktik simulasi menunjukkan bahwa siswa lebih memahami langkah-langkah penanganan pingsan yang benar, sertaPeningkatan skor post-test dan keberhasilan praktik simulasi menunjukkan bahwa siswa lebih memahami langkah-langkah penanganan pingsan yang benar, serta
SARI MUTIARASARI MUTIARA Sejumlah 60 siswa dari kelas X dan XI terlibat dalam kegiatan ini. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan.Sejumlah 60 siswa dari kelas X dan XI terlibat dalam kegiatan ini. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan.
SARI MUTIARASARI MUTIARA Disarankan agar kegiatan gotong royong dilanjutkan secara rutin, dan agar pemerintah setempat memberikan dukungan lebih lanjut serta memfasilitasi kegiatanDisarankan agar kegiatan gotong royong dilanjutkan secara rutin, dan agar pemerintah setempat memberikan dukungan lebih lanjut serta memfasilitasi kegiatan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang dilaksanakan di Desa Deli Tua Timur berhasil memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada masyarakat tentangKegiatan penyuluhan dan pelatihan yang dilaksanakan di Desa Deli Tua Timur berhasil memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada masyarakat tentang
SARI MUTIARASARI MUTIARA Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Namohalu Esiwa, beberapa implementasi PIS-PK menghadapi tantangan, antara lain kurangnya pemahaman petugas kesehatan terkaitDi wilayah kerja UPTD Puskesmas Namohalu Esiwa, beberapa implementasi PIS-PK menghadapi tantangan, antara lain kurangnya pemahaman petugas kesehatan terkait
Useful /
UGPUGP Ikan nila merah siap dipanen pada umur 3-6 bulan dan memiliki size 7-4/kg. Penelitian menunjukkan bahwa aplikasi probiotik pada pembesaran ikan nila merahIkan nila merah siap dipanen pada umur 3-6 bulan dan memiliki size 7-4/kg. Penelitian menunjukkan bahwa aplikasi probiotik pada pembesaran ikan nila merah
UINSIUINSI Penelitian ini menyimpulkan bahwa hirabah dalam Al-Quran dan pencurian dengan kekerasan dalam Pasal 479 KUHP berbagi perhatian fungsional yang penting.Penelitian ini menyimpulkan bahwa hirabah dalam Al-Quran dan pencurian dengan kekerasan dalam Pasal 479 KUHP berbagi perhatian fungsional yang penting.
SARI MUTIARASARI MUTIARA Intervensi dini yang diberikan berdasarkan hasil deteksi dini terbukti secara signifikan meningkatkan luaran perkembangan anak, mengurangi dampak negatifIntervensi dini yang diberikan berdasarkan hasil deteksi dini terbukti secara signifikan meningkatkan luaran perkembangan anak, mengurangi dampak negatif
SARI MUTIARASARI MUTIARA Tujuan kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan user dalam melakukan pemantauan Suhu Dan Kelembaban Baby Incubator Menggunakan Sensor DHT11. KegiatanTujuan kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan user dalam melakukan pemantauan Suhu Dan Kelembaban Baby Incubator Menggunakan Sensor DHT11. Kegiatan