OPENCOMSERVOPENCOMSERV

Open Community Service JournalOpen Community Service Journal

Latar Belakang: Buku KIA merupakan sebuah alat pemantau kesehatan ibu dan anak dalam pelayanan kesehatan primer, namun pemanfaatannya masih belum optimal. Dibutuhkan edukasi dan pendampingan agar ibu mengetahui informasi yang terdapat dalam buku KIA dan membawanya saat pemeriksaan kesehatan kehamilan. Tujuan: Tujuan dilakukannya sosialisasi adalah untuk meningkatkan pemahaman dan dukungan keluarga dengan ibu hamil dalam memanfaatkan buku KIA secara maksimal melalui edukasi dan group sharing. Metode: Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada bulan juli sampai Agustus 2024 pada ibu hamil dan keluarga. Sasaran kegiatan ini berjumlah 26 orang ibu hamil dan suami atau orangtua 26 orang. Metode pengabdian dilakukan melalui pemberian edukasi tentang buku KIA, pembentukan group sharing, serta dilakukan penilaian pemanfaatan buku KIA di bulan Agustus 2024. Pengetahuan ibu sebelum dan sesudah edukasi dinilai dengan menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan ibu tentang buku KIA. Hasil: Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu tentang buku KIA, pengetahuan baik sebesar 13,46% saat pre-test menjadi 96,15% setelah post-test dan 92% ibu hamil memanfaatkan buku KIA secara optimal.

Intervensi yang dilakukan melalui edukasi terbukti dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan keluarga dari 13, 64% menjadi 96,15% pada kategori pengetahuan baik.Ibu hamil yang memanfaatkan buku KIA adalah sebesar 92% setelah menerima edukasi.Oleh karenanya perlu ditekankan pentingnya penggunaan buku KIA saat datang berkunjung ke posyandu atau fasilitas kesehatan lainnya.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi bagaimana penambahan modul video interaktif pada program edukasi memengaruhi peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang buku KIA dibandingkan dengan edukasi konvensional, sehingga dapat menilai efektivitas media digital dalam konteks layanan kesehatan desa. Selanjutnya, studi dapat meneliti apakah keterlibatan suami secara aktif dalam group sharing dapat meningkatkan tingkat penggunaan buku KIA oleh ibu hamil di wilayah rural, dengan menguji strategi komunikasi keluarga yang melibatkan pasangan sebagai agen perubahan. Terakhir, penelitian dapat mengidentifikasi faktor sosial‑ekonomi yang paling memengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam membawa buku KIA ke posyandu, serta merancang intervensi berbasis komunitas yang menargetkan hambatan tersebut, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat untuk meningkatkan pemanfaatan buku KIA secara menyeluruh. Selain itu, dilakukan studi longitudinal selama dua tahun untuk memantau keberlanjutan pengetahuan dan perilaku penggunaan buku KIA setelah intervensi, guna menilai dampak jangka panjang dan faktor-faktor yang mempengaruhi retensi informasi.

Read online
File size393.87 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test