OPENCOMSERVOPENCOMSERV
Open Community Service JournalOpen Community Service JournalLatar Belakang: Kemajuan teknologi digital menuntut organisasi berbasis komunitas (OBK) untuk terus beradaptasi, khususnya dalam bidang administrasi, komunikasi, dan transparansi. Namun, masih terdapat berbagai tantangan, termasuk rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur, serta kekurangan sumber daya manusia yang terampil, yang semuanya menghambat proses transformasi. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas digital para pengelola organisasi berbasis komunitas (OBK) agar mereka dapat secara efektif mengintegrasikan teknologi ke dalam manajemen organisasi mereka. Metode: Melalui program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas digital para pengelola OBK. Program ini disusun dalam bentuk sesi berbagi interaktif yang mencakup topik utama seperti manajemen organisasi digital, komunikasi melalui platform daring, dan keamanan data. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran akan pentingnya digitalisasi, yang tercermin dari meningkatnya minat peserta dalam mengadopsi teknologi untuk keperluan manajemen administrasi dan keuangan. Namun demikian, masih terdapat beberapa hambatan, antara lain keterbatasan akses terhadap perangkat teknologi dan kurangnya pelatihan teknis berkelanjutan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan mendesak bagi OBK. Pelatihan yang berkesinambungan dan peningkatan akses terhadap teknologi merupakan faktor kunci dalam mempercepat adaptasi mereka di era digital.
Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Transformasi Pengelolaan Organisasi Masyarakat dalam Era Digital telah berlangsung secara lancar melalui platform Zoom.Kegiatan ini mengadopsi metode sharing session yang membuka ruang dialog antar peserta dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) untuk berdiskusi dan saling berbagi pengalaman terkait penerapan teknologi digital dalam tata kelola organisasi.Sesi diawali dengan pemaparan mengenai dinamika perkembangan teknologi digital dan bagaimana hal tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, serta keterlibatan anggota dalam organisasi.Peserta dikenalkan pada berbagai solusi digital, seperti sistem manajemen data keanggotaan, pengelolaan keuangan berbasis aplikasi, hingga optimalisasi media sosial untuk publikasi dan pelibatan komunitas.Sebagai implikasi praktis, kegiatan ini menegaskan pentingnya pelatihan lanjutan yang berkesinambungan agar kapasitas digital pengurus ormas terus berkembang.Selain itu, dibutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk kolaborasi dengan pemerintah daerah dan LSM, untuk memperluas akses terhadap teknologi dan mempercepat proses digitalisasi di tingkat akar rumput.Melalui sesi diskusi yang berlangsung aktif, berbagai tantangan dalam proses digitalisasi teridentifikasi.Di antaranya adalah keterbatasan literasi digital, infrastruktur teknologi yang belum merata, serta rendahnya pemahaman terkait keamanan data dan manajemen informasi digital.Selain itu, kurangnya partisipasi anggota juga menjadi perhatian, yang sebagian besar disebabkan oleh belum optimalnya strategi komunikasi digital yang diterapkan oleh ormas.Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, kegiatan ini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pengurus ormas melalui pelatihan terkait pemanfaatan teknologi digital, khususnya dalam aspek administrasi dan komunikasi organisasi.Beberapa strategi yang direkomendasikan antara lain penggunaan media sosial secara lebih strategis, penerapan sistem manajemen keanggotaan berbasis cloud, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya perlindungan data digital.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap potensi teknologi digital dalam memperbaiki efektivitas dan efisiensi kerja organisasi.Peserta juga mulai menyadari pentingnya transparansi dan akuntabilitas, khususnya dalam pengelolaan dana dan program, yang dapat didukung melalui penggunaan platform digital.Tak hanya itu, sesi berbagi ini turut memotivasi peserta untuk lebih inovatif dalam menyusun strategi komunikasi dan meningkatkan partisipasi anggota, sehingga organisasi dapat tumbuh secara lebih modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif yang nyata dalam mendorong pemahaman dan penerapan transformasi digital di kalangan ormas.Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat menjadi pijakan awal menuju pengelolaan organisasi masyarakat yang lebih efektif, berkelanjutan, dan memiliki daya saing di era digital.
Untuk mendorong transformasi digital yang efektif di organisasi masyarakat, diperlukan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah dan LSM dapat berperan dalam menyediakan akses teknologi yang lebih luas dan pelatihan teknis berkelanjutan. Selain itu, penting untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran akan keamanan data di kalangan pengurus dan anggota organisasi. Strategi komunikasi digital yang inovatif dan terukur juga perlu dikembangkan untuk memperluas partisipasi masyarakat. Dengan demikian, organisasi masyarakat dapat menjadi lebih adaptif, inklusif, dan berdampak di era digital.
- Sharing Session: Transformasi Pengelolaan Organisasi Masyarakat Dalam Era Digital | Open Community Service... doi.org/10.33292/ocsj.v4i2.145Sharing Session Transformasi Pengelolaan Organisasi Masyarakat Dalam Era Digital Open Community Service doi 10 33292 ocsj v4i2 145
- MANAJEMEN ORGANISASI SENI PERTUNJUKAN SANGGAR BALADEWA SURABAYA | Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti.... jurnalilmiahcitrabakti.ac.id/jil/index.php/jil/article/view/120MANAJEMEN ORGANISASI SENI PERTUNJUKAN SANGGAR BALADEWA SURABAYA Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti jurnalilmiahcitrabakti ac jil index php jil article view 120
- Literasi Digital Di Era Pembelajaran Abad 21 | Literasi Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi. literasi... doi.org/10.58466/literasi.v2i1.1416Literasi Digital Di Era Pembelajaran Abad 21 Literasi Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi literasi doi 10 58466 literasi v2i1 1416
- Peran Teknologi Terbaru Membentuk Kehidupan Di Era Digital | JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial.... jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/1326Peran Teknologi Terbaru Membentuk Kehidupan Di Era Digital JUPEIS Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial jurnal jomparnd index php jp article view 1326
| File size | 471.45 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
OPENCOMSERVOPENCOMSERV Temuan ini menegaskan pentingnya penggunaan media cetak sederhana namun memuat materi secara komprehensif sebagai bagian dari strategi promosi kesehatanTemuan ini menegaskan pentingnya penggunaan media cetak sederhana namun memuat materi secara komprehensif sebagai bagian dari strategi promosi kesehatan
OPENCOMSERVOPENCOMSERV Semua siswa yang berpartisipasi dalam kegiatan ini memahami peran apoteker. Pemahaman tersebut terlihat dari perbedaan jawaban pertanyaan yang diberikanSemua siswa yang berpartisipasi dalam kegiatan ini memahami peran apoteker. Pemahaman tersebut terlihat dari perbedaan jawaban pertanyaan yang diberikan
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Temuan penelitian menunjukkan bahwa Jemima memiliki beberapa strategi untuk mengatasi kebutuhan cinta dan rasa memiliki yang tidak terpenuhi, seperti makanTemuan penelitian menunjukkan bahwa Jemima memiliki beberapa strategi untuk mengatasi kebutuhan cinta dan rasa memiliki yang tidak terpenuhi, seperti makan
UMSJUMSJ Oleh karena itu, pengendalian deforestasi membutuhkan reformasi tata kelola kehutanan secara menyeluruh melalui harmonisasi regulasi, penguatan akuntabilitas,Oleh karena itu, pengendalian deforestasi membutuhkan reformasi tata kelola kehutanan secara menyeluruh melalui harmonisasi regulasi, penguatan akuntabilitas,
OPENCOMSERVOPENCOMSERV Hasil pemetaan menunjukkan bahwa anak-anak di Yayasan Sekolah Rakyat Kejawan, Surabaya, memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan keterampilan hidupHasil pemetaan menunjukkan bahwa anak-anak di Yayasan Sekolah Rakyat Kejawan, Surabaya, memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan keterampilan hidup
OPENCOMSERVOPENCOMSERV Selain manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian Indikator Kinerja Utama perguruan tinggi melalui keterlibatan dosen dan pengalamanSelain manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian Indikator Kinerja Utama perguruan tinggi melalui keterlibatan dosen dan pengalaman
OPENCOMSERVOPENCOMSERV Latar Belakang: Masyarakat Desa Sri Rejosari mayoritas memiliki peternakan kambing. Permasalahan peternak kambing yang dialami adalah kesulitan penyimpananLatar Belakang: Masyarakat Desa Sri Rejosari mayoritas memiliki peternakan kambing. Permasalahan peternak kambing yang dialami adalah kesulitan penyimpanan
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan dan menganalisis bentuk‑bentuk program implementasi PKB guru dalam meningkatkan kompetensi profesionalPenelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan dan menganalisis bentuk‑bentuk program implementasi PKB guru dalam meningkatkan kompetensi profesional
Useful /
UNSURYAUNSURYA Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi,Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi,
OPENCOMSERVOPENCOMSERV Sebagai kesimpulan, pelatihan ini berhasil mencapai tujuannya dengan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menulis karya ilmiah yang menguatkan pemahamanSebagai kesimpulan, pelatihan ini berhasil mencapai tujuannya dengan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menulis karya ilmiah yang menguatkan pemahaman
OPENCOMSERVOPENCOMSERV Stres kerja menjadi masalah serius di Korea Selatan, terutama akibat budaya kerja yang kompetitif, jam kerja panjang, dan tekanan hierarki perusahaan yangStres kerja menjadi masalah serius di Korea Selatan, terutama akibat budaya kerja yang kompetitif, jam kerja panjang, dan tekanan hierarki perusahaan yang
OPENCOMSERVOPENCOMSERV Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari, pada tanggal 20-21 November 2024, di Balai Desa Sepawon, Kabupaten Kediri. Jumlah peserta 53 orang peternak sapi perahKegiatan dilaksanakan selama 2 hari, pada tanggal 20-21 November 2024, di Balai Desa Sepawon, Kabupaten Kediri. Jumlah peserta 53 orang peternak sapi perah