UnimorUnimor

Journal of Information and TechnologyJournal of Information and Technology

Kain tenun Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan warisan budaya Indonesia yang kaya akan nilai artistik, filosofi, dan makna simbolik. Setiap motif pada kain ini mencerminkan identitas budaya daerah yang menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat NTT. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media edukasi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mengenali motif kain tenun khas Nusa Tenggara Timur (NTT) menggunakan model MobileNetV2. Dataset yang digunakan mencakup 180 gambar dari delapan motif kain, yaitu Ayotupas, Boti, Buna, Mengger, Naisa, Pahikung, Pasolla, Rose, dan Rote, masing-masing terdiri dari 20 gambar dengan berbagai kondisi pencahayaan dan sudut pandang. Model dilatih dengan pembagian data 80% untuk pelatihan, 10% untuk validasi, dan 10% untuk pengujian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model mencapai akurasi 100% pada motif Naisa dan 80-90% untuk motif lainnya. Penelitian ini menunjukkan potensi penggunaan AI dalam media edukasi untuk mengenalkan budaya lokal dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan lanjut, termasuk augmentasi gambar dan penambahan dataset.

Penelitian ini menunjukkan bahwa model AI berbasis MobileNetV2 berhasil mengklasifikasikan motif kain tenun khas Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan tingkat akurasi yang sangat baik.Model ini diuji menggunakan dataset yang terdiri dari 180 gambar dari delapan kategori motif kain (Ayotupas, Boti, Buna, Mengger, Naisa, Pahikung, Pasolla, Rose, dan Rote), yang dipilih secara acak dan mencakup berbagai kondisi pencahayaan dan sudut pandang.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sebagian besar motif dikenali dengan akurasi tinggi, dengan motif Naisa mencapai 100%.Namun, terdapat beberapa motif, seperti Mengger dan Pahikung, yang memiliki akurasi lebih rendah, yaitu 80%.Hal ini mengindikasikan adanya kemungkinan overfitting pada model, serta tantangan dalam mengenali motif kain dalam kondisi tertentu.Salah satu faktor yang mungkin mempengaruhi hasil klasifikasi adalah kondisi eksternal, seperti pencahayaan dan perbedaan tipe kamera yang digunakan saat pengambilan gambar.Variasi ini dapat menyebabkan kesalahan klasifikasi, karena model mungkin kesulitan membedakan pola atau motif kain jika gambar yang diuji memiliki perbedaan signifikan dalam kualitas visual.Meskipun demikian, media edukasi berbasis AI yang dikembangkan berhasil memberikan platform interaktif untuk memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda, yang memberikan potensi besar dalam pemanfaatan teknologi AI untuk pelestarian dan pengenalan warisan budaya.

Untuk meningkatkan akurasi dan efektivitas model, disarankan untuk menggunakan teknik augmentasi gambar, seperti rotasi, flipping, dan penyesuaian pencahayaan. Hal ini akan memperkaya variasi dataset dan membantu model untuk mengenali motif kain dengan lebih baik dalam berbagai kondisi. Selain itu, penambahan jumlah gambar dalam dataset akan sangat membantu dalam meningkatkan akurasi, karena ukuran dataset yang kecil dapat membatasi kemampuan model untuk mengenali pola-pola yang lebih kompleks. Untuk meningkatkan akurasi pada motif yang lebih sulit dikenali, seperti Mengger dan Pahikung, model dapat disempurnakan dengan penyesuaian parameter atau penerapan teknik lain dalam pelatihan model. Pengujian lebih lanjut dengan dataset yang lebih beragam juga disarankan, dengan memastikan gambar-gambar yang diuji memiliki latar belakang dan kondisi pencahayaan yang lebih variatif, agar model dapat bekerja dengan lebih baik dalam situasi dunia nyata. Terakhir, pengembangan fitur edukasi dalam aplikasi dapat diperluas dengan menambahkan konten multimedia seperti video atau teks yang menjelaskan arti budaya di balik setiap motif kain, yang akan memperkaya pengalaman belajar bagi pengguna dan memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kekayaan budaya lokal.

  1. Media Edukasi Pengenalan Kain Tenun Nusa Tenggara Timur Dengan Artificial Intelligence | Journal of Information... jurnal.unimor.ac.id/index.php/JITU/article/view/8421Media Edukasi Pengenalan Kain Tenun Nusa Tenggara Timur Dengan Artificial Intelligence Journal of Information jurnal unimor ac index php JITU article view 8421
Read online
File size481.97 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test