UBTUBT

Elektrika BorneoElektrika Borneo

PLTA Plengan terletak di desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Terdapat 5 unit pembangkit hidro yang masih beroperasi dibawah PLTA Plengan. Masalah yang terjadi saat ini terletak pada unit 5 yang merupakan unit relokasi dari PLTA Susukan dengan daya terpasang 1600 kW. Kinerja dari unit ini mengalami penurunan sehingga hanya mampu menghasilkan daya sebesar 1000 kW. Hal ini disinyalir akibat dari spesifikasi dari turbin yang terpasang tidak sesuai dengan kondisi aktual ditempat yang baru khususnya pada parameter head dan debit air. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dari pembangkit melalui proses reverse engineering dan simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk melakukan uprating runner turbin. Hasil dari desain dan simulasi menunjukkan efisiensi meningkat dari 62% menjadi 90% sehingga daya output dapat ditingkatkan menjadi 1600 kW dengan parameter debit operasi 2,07 m³/s. Dari sisi finansial menaikkan revenue tahunan dari 3,15 miliar menjadi 4,7 miliar dengan ongkos produksi lebih murah dibanding pihak ketiga. Penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi desain turbin berbasis data aktual dapat meningkatkan efisiensi dan kinerja unit pembangkit secara signifikan.

Uprating desain runner turbin dengan metode Reverse Engineering dan simulasi CFD meningkatkan efisiensi turbin dari 62,5% menjadi 90,27% pada head dan debit aktual di PLTA Plengan.Metode tersebut juga meningkatkan kapasitas daya output unit 5 dari 1000 kW menjadi 1578 kW secara optimal.

Saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, melakukan studi eksperimental jangka panjang untuk mengamati kinerja dan tingkat keausan runner turbin yang telah didesain ulang pada kondisi aliran air yang berfluktuasi, sehingga dapat menilai keberlanjutan peningkatan efisiensi serta potensi kavitasi selama operasi harian; kedua, mengembangkan pendekatan berbasis pembelajaran mesin yang mengoptimalkan geometri runner turbin secara otomatis dengan mempertimbangkan variasi head, debit, dan karakteristik situs pada beberapa PLTA di Indonesia, guna mempercepat proses desain dan meningkatkan adaptabilitas desain pada kondisi lokal yang berbeda; ketiga, merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan real‑time berbasis sensor dan kontrol otomatis yang dapat menyesuaikan sudut guide vane serta kecepatan rotasi turbin secara dinamis sesuai perubahan head dan debit, sehingga meningkatkan respons operasional dan mengurangi risiko kegagalan mekanis. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas aplikasi metode reverse engineering dan simulasi CFD, memberikan data empiris yang lebih komprehensif, serta meningkatkan efisiensi energi terbarukan pada pembangkit listrik tenaga air secara nasional.

  1. Design And Permance Analysis Of Francis Turbine For Hydro Power Station On Kunar River Using Cfd.. design... doi.org/10.21474/IJAR01/4209Design And Permance Analysis Of Francis Turbine For Hydro Power Station On Kunar River Using Cfd design doi 10 21474 IJAR01 4209
  2. Cavitating Turbulent Flow Study for Low Head Francis Turbine by Transient Analysis - 논문 | DBpia.... doi.org/10.5293/IJFMS.2019.12.1.022Cavitating Turbulent Flow Study for Low Head Francis Turbine by Transient Analysis I DBpia doi 10 5293 IJFMS 2019 12 1 022
  3. Development and implementation of a methodology for reverse engineering design of Francis turbine runners... doi.org/10.5505/pajes.2018.43959Development and implementation of a methodology for reverse engineering design of Francis turbine runners doi 10 5505 pajes 2018 43959
  4. Hydroturbine Runner Design and Manufacturing - Volume 1 Number 2 (May 2013) - IJMMM. hydroturbine runner... ijmmm.org?m=content&c=index&a=show&catid=23&id=44Hydroturbine Runner Design and Manufacturing Volume 1 Number 2 May 2013 IJMMM hydroturbine runner ijmmm m content c index a show catid 23 id 44
Read online
File size828.3 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test