UMTUMT

JIKA (Jurnal Informatika)JIKA (Jurnal Informatika)

Pada perusahaan yang bergerak di bidang produksi, selalu ada bagian Quality Control yang bertugas mengontrol kualitas barang produksi. Adanya quality control yang baik, berpengaruh bagi perkembangan dan kemajuan suatu perusahaan. Saat ini kegiatan pengelolaan data terkait cacat produk (defect) pada Divisi QC pada PT. Primaraya Graha Nusantara, masih menggunakan pencatatan ke dalam daily checksheet dengan format Microsoft Excel. Pengelolaan data seperti ini, tidak menimbulkan kendala yang signifikan. Namun, ketika menyusun laporan bulanan (monthly report), proses ini menjadi cukup menyulitkan dan memakan waktu. Staff QC harus merekap secara manual data cacat produk selama satu bulan dengan teliti. Hal ini sangat mempengaruhi akurasi perhitungan defect ratio bulanan. Selain itu, untuk penyusunan control chart data cacat dari periode tertentu, juga harus direkap secara manual. Pada penelitian ini, akan dirancang sebuah sistem informasi berupa sistem informasi control defect. Sistem ini dibangun dengan mengimplementasikan metode scrum, dan penerapan bahasa pemrograman yang akan digunakan adalah bahasa PHP dengan framework CodeIgniter, dan MariaDB untuk databasenya. Pengujian sistem akan diterapkan metode blackbox testing, Sistem ini diharapkan dapat menyediakan platform yang terintegrasi, efisiensi operasional meningkat, kualitas produk lebih terjaga, serta pengambilan keputusan menjadi lebih tepat berbasis data yang akurat dan terkini.

Penelitian menunjukkan bahwa sistem quality control berbasis web dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data defect.Penerapan metode Scrum terbukti memberikan fleksibilitas dan adaptabilitas yang tinggi dalam pengembangan sistem.Sistem informasi control defect yang dibangun dapat membantu staff QC merespons cacat produksi secara real-time, meningkatkan kualitas produk serta kualitas pengambilan keputusan.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana penerapan teknik machine learning pada sistem informasi control defect yang dikembangkan dengan Scrum dapat meningkatkan kemampuan prediksi cacat produk sebelum terjadi, sehingga memungkinkan tindakan preventif yang lebih efektif. Selain itu, perlu dilakukan studi empiris untuk mengukur dampak visualisasi dashboard real-time terhadap kecepatan dan kualitas pengambilan keputusan oleh staff quality control, termasuk analisis beban kerja dan kepuasan pengguna. Selanjutnya, perbandingan metodologi Scrum dengan metode agile lain seperti Kanban atau Extreme Programming dalam konteks pengembangan sistem informasi quality control pada berbagai industri dapat memberikan wawasan tentang kelebihan dan kelemahan masing‑masing pendekatan, serta rekomendasi adaptasi terbaik untuk proyek-proyek serupa.

  1. Aplikasi Sistem Penunjang Keputusan Peningkatan Quality Check Pada PT. PAS | Bahri | Jurnal Rekayasa... doi.org/10.30998/jrkt.v1i04.6162Aplikasi Sistem Penunjang Keputusan Peningkatan Quality Check Pada PT PAS Bahri Jurnal Rekayasa doi 10 30998 jrkt v1i04 6162
  2. ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF QUALITY CONTROL DEFECT PRODUCT IN SUGAR PRODUCTION OF PT SINERGI GULA... doi.org/10.31000/dmj.v8i2.10639ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF QUALITY CONTROL DEFECT PRODUCT IN SUGAR PRODUCTION OF PT SINERGI GULA doi 10 31000 dmj v8i2 10639
Read online
File size664.99 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test