ACEHPROVACEHPROV
Journal of Medical ScienceJournal of Medical ScienceInterprofesional Collaboration (IPC) merupakan praktik kerja sama antarprofesi kesehatan dari berbagai disiplin ilmu dalam satu tim, yang meliputi komponen kemitraan, kerja sama, dan koordinasi. Namun, di Indonesia dan Provinsi Aceh penerapan IPC belum optimal, yang disebabkan berbagai faktor. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mengetahui determinan praktik IPC di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian kuantitatif ini merupakan survei analitik dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian menggunakan teknik simple random sampling dengan kriteria inklusi pendidikan minimal untuk dokter adalah Spesialis-1, Profesi Ners untuk perawat, D-IV dan S-1 Gizi untuk dietisien, Profesi Apoteker untuk Apoteker; dengan status kepegawaian meliputi Pegawai Negeri Sipil, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), dan Pegawai Kontrak. Kriteria eksklusi yaitu sedang melaksanakan tugas belajar, cuti tahunan, cuti melahirkan atau cuti karena alasan penting. Kuesioner Factor Relation of Interprofessional Collaboration Instrument (FRICI), digunakan untuk mengukur faktor yang berhubungan dengan praktik IPC, sedangkan kuesioner Assessment of Interprofessional Team Collaboration Scale-II (AITCS-II) dipakai untuk mengukur praktik IPC. Analisis data menggunakan uji statistik deskriptif dan inferensial yaitu uji chi-square dan regresi logistik biner. Jumlah subjek sebanyak 328 professional pemberi asuhan (PPA) terdiri atas 105 dokter, 180 perawat, 25 dietisien, dan 18 apoteker. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara faktor peran profesional, pasien, interpersonal, dan organisasi dengan praktik IPC (masing-masing p-value=0,000); faktor interpersonal merupakan faktor yang paling berhubungan dengan OR 3,223 (95%CI: 1,746-6,477).
Pada penelitian ini terdapat hubungan signifikan faktor peran profesional, faktor pasien, faktor interpersonal dan faktor organisasi dengan praktik IPC di RSUDZA.Faktor interpersonal merupakan faktor yang paling berhubungan dengan praktik IPC dengan OR 3.Berdasarkan hal tersebut maka peneliti merekomendasikan agar pihak manajemen RSUDZA berupaya mempertahankan faktor pendukung praktik IPC pada kategori sudah mendukung dan meningkatkan komitmen PPA yang berada pada kategori cukup dan kurang mendukung praktik IPC guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di RSUDZA.
Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pelatihan keterampilan interpersonal terstruktur bagi tenaga kesehatan melalui desain percobaan terkontrol acak dengan kelompok intervensi dan kontrol, untuk menilai perubahan skor kolaborasi IPC serta implikasinya terhadap outcome klinis, kepuasan pasien, dan efisiensi layanan di rumah sakit. Selain itu, studi campuran (mixed‑methods) dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran serta partisipasi pasien dalam proses pengambilan keputusan bersama dalam tim interprofesional, dengan menggabungkan survei kuantitatif mengenai tingkat kepuasan dan keamanan serta wawancara kualitatif untuk mengidentifikasi hambatan, harapan, dan faktor budaya yang mempengaruhi partisipasi aktif pasien. Penelitian longitudinal komparatif lintas rumah sakit juga dapat menilai dampak intervensi organisasi, seperti kebijakan dukungan kepemimpinan, alokasi anggaran, dan pengembangan budaya kolaboratif, terhadap keberlanjutan praktik IPC selama minimal dua tahun, menggunakan analisis tren dan model multilevel untuk mengidentifikasi faktor‑faktor kunci yang memperkuat atau melemahkan kolaborasi. Dengan mengintegrasikan temuan dari ketiga pendekatan tersebut, studi lanjutan dapat memberikan rekomendasi kebijakan berbasis bukti yang dapat diadaptasi secara luas oleh institusi kesehatan di Indonesia untuk meningkatkan kualitas layanan melalui kolaborasi interprofesional yang lebih efektif.
- An Overview of Reviews on Interprofessional Collaboration in Primary Care: Barriers and Facilitators... doi.org/10.5334/ijic.5589An Overview of Reviews on Interprofessional Collaboration in Primary Care Barriers and Facilitators doi 10 5334 ijic 5589
- Factors Influencing the Implementation of Interprofessional Collaborative Practice in Teaching Hospital... doi.org/10.30476/jamp.2023.98987.1821Factors Influencing the Implementation of Interprofessional Collaborative Practice in Teaching Hospital doi 10 30476 jamp 2023 98987 1821
- Praktik Tim dan Kerjasama Tim Antar Profesional Pemberi Asuhan dalam Implementasi Interprofessional Collaboration... doi.org/10.24815/jks.v21i3.20714Praktik Tim dan Kerjasama Tim Antar Profesional Pemberi Asuhan dalam Implementasi Interprofessional Collaboration doi 10 24815 jks v21i3 20714
- Determinan Praktik Interprofessional Collaboration di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda... doi.org/10.55572/jms.v6i1.216Determinan Praktik Interprofessional Collaboration di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin Banda doi 10 55572 jms v6i1 216
| File size | 409.36 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
OPTIMA SCIENCEOPTIMA SCIENCE Dan data diolah melalui software Smart Partial Least Square (PLS). Hasil pengujian hipotesis, hubungan organizational trust terhadap employee commitmentDan data diolah melalui software Smart Partial Least Square (PLS). Hasil pengujian hipotesis, hubungan organizational trust terhadap employee commitment
UNRIKAUNRIKA Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel berjumlah 164Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel berjumlah 164
UNRIKAUNRIKA Tujuan penelitian ini adalah merancang model bisnis berkelanjutan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC) dan analisis SWOT. Metode penelitianTujuan penelitian ini adalah merancang model bisnis berkelanjutan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC) dan analisis SWOT. Metode penelitian
UNRIKAUNRIKA Variabel dependen manajemen laba diukur menggunakan Discretionary Accruals dengan model Modified Jones, yang dianggap paling robust dalam memisahkan akrualVariabel dependen manajemen laba diukur menggunakan Discretionary Accruals dengan model Modified Jones, yang dianggap paling robust dalam memisahkan akrual
UNRIKAUNRIKA Penelitian ini menyimpulkan bahwa simulasi percakapan merupakan metode yang efektif untuk mendukung pengembangan bahasa Inggris kejuruan siswa dan meningkatkanPenelitian ini menyimpulkan bahwa simulasi percakapan merupakan metode yang efektif untuk mendukung pengembangan bahasa Inggris kejuruan siswa dan meningkatkan
FORMOSAPUBLISHERFORMOSAPUBLISHER Sebaliknya, komitmen organisasi memiliki efek yang lebih kuat dalam meningkatkan disiplin kerja daripada kinerja secara langsung. Disiplin kerja juga terbuktiSebaliknya, komitmen organisasi memiliki efek yang lebih kuat dalam meningkatkan disiplin kerja daripada kinerja secara langsung. Disiplin kerja juga terbukti
CARAKACARAKA Dilaksanakan di PT. X, studi ini didasarkan pada gagasan bahwa penggabungan model kepemimpinan yang efektif dengan kerangka komunikasi yang kuat di antaraDilaksanakan di PT. X, studi ini didasarkan pada gagasan bahwa penggabungan model kepemimpinan yang efektif dengan kerangka komunikasi yang kuat di antara
ACEHPROVACEHPROV Zainoel Abidin, menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan diperoleh dari Laporan Keuangan RSUD dr. Zainoel Abidin pada periode sepuluhZainoel Abidin, menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan diperoleh dari Laporan Keuangan RSUD dr. Zainoel Abidin pada periode sepuluh
Useful /
JURNALANNURJURNALANNUR Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi TPACK dilakukan penguatan konten berbasis kurikulum terpadu, strategi pedagogis sesuai karakteristik siswa,Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi TPACK dilakukan penguatan konten berbasis kurikulum terpadu, strategi pedagogis sesuai karakteristik siswa,
UIIDALWAUIIDALWA Tantangan-tantangan ini mengharuskan kepala sekolah untuk terus menyesuaikan strategi guna menumbuhkan pemahaman dan toleransi. Penelitian ini memberikanTantangan-tantangan ini mengharuskan kepala sekolah untuk terus menyesuaikan strategi guna menumbuhkan pemahaman dan toleransi. Penelitian ini memberikan
UIIDALWAUIIDALWA Di antara peran tersebut, fungsi sebagai educator, manager, supervisor, dan motivator memiliki pengaruh paling langsung dalam meningkatkan kualitas guruDi antara peran tersebut, fungsi sebagai educator, manager, supervisor, dan motivator memiliki pengaruh paling langsung dalam meningkatkan kualitas guru
CARAKACARAKA Penelitian ini menganalisis sentimen komentar audiens terhadap tayangan LIVE - Anies dan Efek Kejut di Pilkada Jakarta | ROSI di kanal YouTube KompasTV,Penelitian ini menganalisis sentimen komentar audiens terhadap tayangan LIVE - Anies dan Efek Kejut di Pilkada Jakarta | ROSI di kanal YouTube KompasTV,