LPKIALPKIA

Jurnal Digitalisasi Administrasi BisnisJurnal Digitalisasi Administrasi Bisnis

Penelitian ini dilaksanakan di PT Multi Garmen Jaya merupakan perusahaan di bidang fashion dengan berbagai macam produk. Salah satu merk yang terkenal secara luas dari adalah Cardinal yang melakukan penjualan produk tersebut melalui penjualan offline maupun penjualan online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis . Hal ini dilakukan karena pada saat menjelang idul fitri penjualan produk sepatu Cardinal tidak mengalami peningkatan penjualan secara signifikan, bahkan jumlah penjualannya tidak jauh berbeda dengan penjualan di bulan-bulan sebelumnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi dokumenter, dan studi literasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi promosi untuk meningkatkan penjualan melalui marketplace Shopee dengan memberikan promo voucher yang dimulai dari awal bulan Ramadhan serta dengan menambah jumlah stok sepatu menjelang bulan Ramadhan agar dapat memenuhi semua permintaan pelanggan.

Faktor penghambat utama penjualan sepatu Cardinal di Shopee menjelang Idul Fitri meliputi ketersediaan stok produk yang tidak memadai dan periode distribusi voucher promo yang terlambat, seringkali menyebabkan pembatalan pembelian oleh calon konsumen.Untuk mengatasi hal ini, diperlukan strategi promosi yang lebih proaktif, seperti penyediaan stok cadangan, penawaran produk serupa, serta distribusi voucher promo bervariasi sejak awal Ramadhan, ditambah pemanfaatan fitur Shopee Live untuk interaksi menarik.Peningkatan proses promosi juga menuntut koordinasi yang lebih baik antara Departemen Marketing Online, Strategi Bisnis Unit, dan Produksi guna memastikan ketersediaan stok sepatu yang lengkap dengan desain terkini, terutama saat mendekati periode puncak penjualan.

Penelitian ini telah mengungkap bahwa promosi yang kurang optimal dan masalah ketersediaan stok menjadi penghambat utama penjualan sepatu Cardinal di Shopee, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri. Untuk studi lanjutan, ada beberapa arah menarik yang dapat dieksplorasi agar pemahaman kita tentang dinamika penjualan e-commerce menjadi lebih mendalam dan praktis. Pertama, akan sangat bermanfaat jika dilakukan penelitian yang menguji secara kuantitatif efektivitas strategi promosi baru yang disarankan, seperti pemberian voucher sejak awal Ramadhan dengan nilai bervariasi dan pemanfaatan fitur Shopee Live untuk interaksi langsung. Studi ini bisa mengukur sejauh mana perubahan strategi ini secara langsung memengaruhi peningkatan volume penjualan dan persepsi positif konsumen terhadap merek Cardinal. Kedua, penting untuk menggali lebih dalam perilaku konsumen, khususnya alasan di balik keputusan mereka untuk membeli atau tidak membeli sepatu Cardinal selama periode Idul Fitri. Penelitian ini dapat menggunakan survei atau wawancara mendalam untuk memahami preferensi konsumen terhadap jenis promo, pentingnya ketersediaan ukuran dan desain baru, serta faktor psikologis lain yang memengaruhi loyalitas atau beralihnya mereka ke merek lain. Pemahaman ini akan memberikan wawasan krusial bagi PT Multi Garmen Jaya dalam merancang kampanye yang lebih personal dan tepat sasaran. Ketiga, mengingat masalah stok menjadi kendala signifikan, studi lanjutan bisa fokus pada pengembangan model pengelolaan inventaris yang lebih adaptif untuk menghadapi lonjakan permintaan musiman. Ini bisa meliputi analisis prediktif permintaan, optimasi rantai pasok untuk produksi yang lebih cepat, serta strategi penyediaan stok cadangan yang efisien. Penelitian semacam ini akan membantu perusahaan mengamankan ketersediaan produk, mencegah kehilangan penjualan potensial, dan pada akhirnya memaksimalkan peluang bisnis di momen-momen puncak seperti Idul Fitri.

Read online
File size278.63 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test