FORMOSAPUBLISHERFORMOSAPUBLISHER

Asian Journal of Philosophy and ReligionAsian Journal of Philosophy and Religion

Artikel ini bertujuan untuk menyoroti secara kritis afirmasi narasi politik identitas di Indonesia. Untuk maksud tersebut teks pidato politik Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi dipakai sebagai objek sorotan. Butir-butir analisis-kritis teori Gerakan Sosial Baru (New Social Movement) atau NSM terhadap politik identitas dipakai untuk menyoroti pidato politik Ridho Rahmadi tersebut. Identitas kolektif termasuk yang bernama politik identitas memang diperlukan untuk memobilisasi gerakan sosial. Dalam hal ini ekspresi identitas dipakai sebagai strategi politik, sehingga pada akhirnya identitas kolektif itu dapat menjadi tujuan aktivisme gerakan sosial. Akan tetapi dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia yang multikultural, multietnis, multiras, multiagama apakah kehadiran sebuah partai politik yang jelas-jelas mengeksklusifkan diri sebagai partai beridentitas Islam dengan menjadikan masjid sebagai titik simpul jihad politik, tidak mengancam persatuan bangsa? Dari sudut pandang teori NSM, mobilisasi gerakan sosial memang dapat dipicu oleh gerakan politik berbasis identitas kolektif seperti yang dicanangkan Partai Ummat. Namun, teori yang sama juga menegaskan dilema strategi dari mobilisasi gerakan sosial seperti itu, yakni identitas yang menjadi dasar pengorganisasian sebuah gerakan justeru menjadi dasar penindasan, persekusi, dan pengeksploitasian.

Berdasarkan teori Gerakan Sosial Baru, politik identitas menggunakan identitas kolektif untuk memobilisasi gerakan sosial, namun dalam konteks Indonesia yang multikultural, strategi ini kontradiktif dan berpotensi mengancam persatuan bangsa.identitas yang menjadi dasar mobilisasi justru dapat memicu penindasan dan perpecahan, khususnya ketika berlandaskan agama dan menggaungkan jihad politik dari masjid.Pendekatan esensialisme identitas ini tidak efektif mengatasi ketidakadilan, bahkan memaksa adopsi identitas yang tidak diinginkan dan bertentangan dengan upaya perubahan ekonomi yang berkelanjutan.

Melihat bagaimana politik identitas dapat menimbulkan dilema serius dalam masyarakat yang beragam seperti Indonesia, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, perlu diselidiki lebih dalam bagaimana kelompok-kelompok minoritas non-Muslim di Indonesia merasakan dan terpengaruh oleh strategi politik identitas yang secara eksplisit mengedepankan identitas agama tertentu. Apakah mereka mengalami peningkatan rasa keterasingan atau justru memicu respons serupa untuk memperkuat identitas kelompok mereka sendiri? Penelitian ini bisa menggunakan wawancara mendalam dan survei untuk menangkap pengalaman subjektif mereka. Kedua, dengan pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial, penting untuk menganalisis bagaimana platform digital digunakan oleh partai atau gerakan berbasis identitas untuk memobilisasi pengikut, menyebarkan narasi, dan membentuk opini publik. Bagaimana dinamika ini memperkuat atau justru melemahkan yang diuraikan dalam penelitian ini? Apakah ada perbedaan signifikan dalam dampak politik identitas yang disuarakan secara offline versus online? Terakhir, mengingat potensi perpecahan yang ditimbulkan, penelitian dapat berfokus pada pengembangan model kebijakan atau strategi komunikasi publik yang efektif untuk mempromosikan inklusivitas dan persatuan. Bagaimana pemerintah, organisasi masyarakat sipil, atau tokoh agama dapat merumuskan pesan yang kuat untuk melawan narasi politik identitas yang eksklusif, tanpa membatasi kebebasan berpendapat, dan sekaligus mendorong dialog antar kelompok identitas secara konstruktif? Tiga pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena politik identitas dan membantu masyarakat menemukan jalan ke depan yang lebih harmonis.

  1. The Dilemma of Identity Politics Strategy | Asian Journal of Philosophy and Religion. dilemma identity... doi.org/10.55927/ajpr.v3i2.11756The Dilemma of Identity Politics Strategy Asian Journal of Philosophy and Religion dilemma identity doi 10 55927 ajpr v3i2 11756
Read online
File size598.89 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test