POMPOM
Eruditio : Indonesia Journal of Food and Drug SafetyEruditio : Indonesia Journal of Food and Drug SafetyPengelolaan obat sesuai standar yang berlaku sangat mendukung terwujudnya pelayanan kefarmasian yang berkualitas untuk menjamin ketersediaan sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai yang aman, bermutu, bermanfaat, dan terjangkau. Pelayanan kefarmasian ini sangat terkait dengan kehadiran apoteker agar fungsi apotek berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Fakta di lapangan menunjukan kehadiran apoteker di apotek masih terbatas. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa persentase kehadiran apoteker di apotek masih kurang dan berpengaruh terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek. Penelitian saat ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat kehadiran apoteker di apotek di Provinsi Banten, (2) melihat pengaruh kehadiran apoteker terhadap pengelolaan obat di apotek, serta (3) mengetahui implementasi pengelolaan obat di apotek sesuai Peraturan Badan POM Nomor 24 tahun 2021. Penelitian dilakukan dengan menggunakan sampel data hasil pengawasan sarana apotek pada Kabupaten/Kota di Provinsi Banten mulai dari bulan Februari 2020 sampai Desember 2021. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis kuantitatif uji korelasi Spearman dengan SPSS tipe 26. Hasil penelitian menunjukkan kehadiran apoteker pada sarana apotek di Provinsi Banten masih rendah yaitu 36,25% (58 dari 160 apoteker). Hasil uji korelasi Spearman menyimpulkan bahwa terdapat korelasi yang positif antara kehadiran apoteker dengan pengelolaan obat di apotek. Implementasi pengelolaan obat di apotek sesuai Peraturan Badan POM Nomor 24 tahun 2021 masih kurang maksimal pada aspek pengadaan, penyerahan dan penyimpanan obat. Tiga tertinggi temuan kategori kritikal didapatkan pada proses pengadaan obat (14,38%), penyerahan obat (9,38%), dan penyimpanan obat (3,13%). Sedangkan tiga tertinggi temuan mayor adalah kegiatan penyimpanan obat (61,88%), pengadaan obat (50,63%), dan pencatatan & pelaporan obat (46,25%). Pengelolaan obat pada apotek merupakan tanggung jawab apoteker, namun rendahnya kehadiran apoteker di apotek menyebabkan pengelolaan obat di apotek tidak sesuai dengan ketentuan.
Kehadiran apoteker pada sarana apotek di Provinsi Banten masih rendah yaitu 36,25% (58 dari 160 apoteker).Pengelolaan obat pada apotek merupakan tanggung jawab apoteker sesuai dengan Peraturan Badan POM Nomor 24 tahun 2021 tentang Pengawasan pengelolaan obat, bahan obat, narkotika, psikotropika, dan prekursor farmasi di fasilitas pelayanan kefarmasian, namun rendahnya kehadiran apoteker di apotek menyebabkan pengelolaan obat di apotek tidak sesuai dengan ketentuan.Implementasi pengelolaan obat di apotek sesuai Peraturan Badan POM Nomor 24 tahun 2021 masih kurang maksimal pada aspek pengadaan, penyerahan dan penyimpanan obat.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana faktor beban kerja dan tingkat remunerasi apoteker memengaruhi tingkat kehadiran mereka di apotek, sehingga dapat diidentifikasi kebijakan insentif yang efektif; selanjutnya, diperlukan studi eksperimental untuk mengevaluasi dampak program pelatihan berkelanjutan bagi staf apotek dalam meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi pengelolaan obat, khususnya pada aspek kritikal seperti pengadaan dan penyimpanan; terakhir, penelitian kualitatif dapat meneliti peran sistem inventaris digital dalam memperbaiki proses pengelolaan obat pada apotek dengan kehadiran apoteker yang terbatas, menguji apakah teknologi tersebut dapat menggantikan sebagian fungsi pengawasan apoteker dan meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian secara keseluruhan.
| File size | 688.15 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERACYINSTITUTELITERACYINSTITUTE Data hasil yang dikorborasi dari metode Delphi, kerangka kerja ini terdiri dari tiga pendekatan pengembangan regulasi spesifik tentang pengelolaan CDW,Data hasil yang dikorborasi dari metode Delphi, kerangka kerja ini terdiri dari tiga pendekatan pengembangan regulasi spesifik tentang pengelolaan CDW,
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Tujuan penelitian tindakan sekolah ini adalah 1) Pembelajaran model jigsaw dapat meningkatkan proses pelaksanaan pembelajaran melalui in house trainingTujuan penelitian tindakan sekolah ini adalah 1) Pembelajaran model jigsaw dapat meningkatkan proses pelaksanaan pembelajaran melalui in house training
UKRIDAUKRIDA Responden dalam penelitian ini berjumlah 38 mahasiswa yang masih aktif menempuh pendidikan di Universitas Kristen Krida Wacana. Pengujian hipotesis dalamResponden dalam penelitian ini berjumlah 38 mahasiswa yang masih aktif menempuh pendidikan di Universitas Kristen Krida Wacana. Pengujian hipotesis dalam
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan jobsheet efektif mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa sesuai standar SKKNI. Berdasarkan hasil penilaian padaHal ini menunjukkan bahwa penggunaan jobsheet efektif mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa sesuai standar SKKNI. Berdasarkan hasil penilaian pada
UNISDAUNISDA Penganalisisan data dilakukan dengan identifikasi item dalam rubrik observasi untuk menilai pelaksanaan pembelajaran, serta perhitungan statistik untukPenganalisisan data dilakukan dengan identifikasi item dalam rubrik observasi untuk menilai pelaksanaan pembelajaran, serta perhitungan statistik untuk
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Penelitian ini diharapkan menghasilkan masukan yang dapat diterapkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Mojokerto. Dinas PendidikanPenelitian ini diharapkan menghasilkan masukan yang dapat diterapkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Mojokerto. Dinas Pendidikan
IPTSIPTS Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara model discovery learning terhadap hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dengan rata-rataHasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara model discovery learning terhadap hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dengan rata-rata
IDID Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak panti mengenai pencegahan anemia sejak usia dini. Dengan demikian, anak-anak dapat tumbuhKegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak panti mengenai pencegahan anemia sejak usia dini. Dengan demikian, anak-anak dapat tumbuh
Useful /
POMPOM Pada penelitian ini dilakukan kajian proses registrasi produk obat tradisional untuk pencegahan stunting yang diajukan ke Badan Pengawas Obat dan MakananPada penelitian ini dilakukan kajian proses registrasi produk obat tradisional untuk pencegahan stunting yang diajukan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan
POMPOM Data diperoleh dari laporan tahunan inspeksi dan penindakan BPOM, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi perubahan kepatuhan regulasiData diperoleh dari laporan tahunan inspeksi dan penindakan BPOM, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi perubahan kepatuhan regulasi
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profesionalisme jaksa dalam penyelidikan tindak pidana korupsi di Kejaksaan Negeri Aceh Besar, dengan fokusPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis profesionalisme jaksa dalam penyelidikan tindak pidana korupsi di Kejaksaan Negeri Aceh Besar, dengan fokus
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Dengan dukungan yang tepat, aplikasi ini diharapkan dapat menjadi model pengelolaan dana pendidikan yang efektif dan meningkatkan kepercayaan publik terhadapDengan dukungan yang tepat, aplikasi ini diharapkan dapat menjadi model pengelolaan dana pendidikan yang efektif dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap