UWHSUWHS

Jurnal Fisioterapi dan RehabilitasiJurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi

Low back pain merupakan permasalahan yang banyak terjadi pada kalangan masyarakat, hal tersebut dapat mempengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat sehingga dapat mempengaruhi kualitas dalam kehidupan. LBP menjadi permasalahan dengan tingkat prevalensi paling tinggi di kalangan pekerja, hal tersebut dapat dipengaruhi karena postur yang buruk, cidera, mengangkat beban berat serta faktor psikososial seperti stress dan cemas. Penelitian ini merupakan tinjauan sistematik uji coba kontrol acak dengan menggunakan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) dengan hasil penyaringan (n=9). Pengaruh Yoga dan Fisioterapi memiliki efek yang sama pada kasus chronic low back pain di bandingkan hanya edukasi dan pemberian buku ajar tentang penanganan chronic low back pain. Pada beberapa aspek penelitian memiliki hasil yang efektif untuk menurunkan tingkat nyeri seorang individu dimana sering dilakukan dengan NRS (Numeric Rating Scale) dan pengukuran kualitas hidup menggunakan Roland-Morris Disability Questionnaire dan juga pengukuran tingkat stres menggunakan Generalized Anxiety Disorder 7-item Scale (GAD-7). Yoga efektif dalam menurunkan nyeri, meningkatkan kualitas hidup, mengurangi tingkat depresi, stress dan anxiety.

Berdasarkan penelitian 9 RCT menunjukkan bahwa yoga dan fisioterapi berpotensi memberikan manfaat yang signifikan bagi pasien dengan CLBP.Intervensi ini tidak hanya mampu menurunkan intensitas nyeri dan meningkatkan fungsi fisik, tetapi juga berdampak positif terhadap aspek psikologis seperti stres, kecemasan, depresi, keyakinan diri, serta keterampilan koping.Berdasarkan hasil, yoga berpotensi memiliki efek yang baik secara tatap muka maupun virtual, memiliki efek dan memberikan manfaat jangka menengah, meskipun hasilnya tidak selalu lebih unggul dibandingkan dengan fisioterapi atau terapi aktif lain.Perbedaan respons pasien terhadap intervensi menunjukkan adanya heterogenitas yang dipengaruhi oleh faktor individu seperti kondisi psikologis dan karakteristik sosial.

Untuk memperkuat bukti mengenai efektivitas yoga dan fisioterapi pada kasus CLBP, penelitian lanjutan dengan rancangan uji klinis acak yang lebih terstandar perlu dilakukan. Standardisasi protokol intervensi, baik dalam jenis, frekuensi, maupun durasi, perlu dikembangkan agar hasil antar studi dapat lebih mudah dibandingkan. Selain itu, penelitian ke depan sebaiknya mengeksplorasi faktor prediktor yang memengaruhi keberhasilan terapi, sehingga intervensi dapat diterapkan sesuai dengan karakteristik pasien. Dari sisi praktik klinis, yoga dapat dipertimbangkan sebagai salah satu terapi komplementer nonfarmakologis yang bermanfaat untuk mengurangi nyeri sekaligus meningkatkan kesejahteraan psikososial pasien.

  1. Efek Latihan Yoga pada Pasien Nyeri Punggung Bawah Kronis: Tinjauan Sistematis Uji Coba Kontrol Acak... doi.org/10.33660/jfrwhs.v10i1.635Efek Latihan Yoga pada Pasien Nyeri Punggung Bawah Kronis Tinjauan Sistematis Uji Coba Kontrol Acak doi 10 33660 jfrwhs v10i1 635
  2. Effectiveness of Virtual Yoga for Chronic Low Back Pain: A Randomized Clinical Trial | Complementary... jamanetwork.com/journals/jamanetworkopen/fullarticle/2825746Effectiveness of Virtual Yoga for Chronic Low Back Pain A Randomized Clinical Trial Complementary jamanetwork journals jamanetworkopen fullarticle 2825746
  3. Brazil - Dor lombar inespecífica e sua relação com o processo de trabalho de enfermagem... doi.org/10.1590/1518-8345.2915.3172Brazil Dor lombar inespecyfica e sua relayyo com o processo de trabalho de enfermagem doi 10 1590 1518 8345 2915 3172
Read online
File size1014.95 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test