UWHSUWHS

Jurnal Fisioterapi dan RehabilitasiJurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi

Kemandirian lansia dalam menjalankan aktivitas instrumental sehari-hari (IADL) sangat bergantung pada fungsi motorik dan fungsi kognitif. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan total sampel 28 lansia wanita berusia ≥ 60 tahun. Kekuatan genggaman tangan diukur menggunakan handgrip dynamometer, fungsi kognitif dinilai dengan Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia (MoCA-Ina), dan kemandirian IADL diukur dengan instrumen The Lawton Instrumental Activities of Daily Living (Lawton IADL). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil analisis korelasi menunjukkan kekuatan genggaman tangan berhubungan signifikan dan sedang-kuat dengan kemandirian IADL, serta fungsi kognitif berhubungan sedang dan signifikan dengan kemandirian IADL. Penelitian ini menunjukkan bahwa kekuatan genggaman tangan dan fungsi kognitif memiliki hubungan yang signifikan dengan kemandirian aktivitas instrumental sehari-hari (IADL) pada lansia wanita.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kekuatan genggaman tangan dan fungsi kognitif berhubungan secara signifikan dengan kemandirian IADL pada lansia wanita.Meskipun korelasi antara kekuatan genggaman tangan dan fungsi kognitif terdeteksi, kekuatannya tergolong lemah dan tidak signifikan.Penelitian ini menegaskan bahwa baik fungsi motorik yang diukur dengan kekuatan genggaman tangan dan fungsi kognitif merupakan indikator penting dalam menilai kemandirian IADL pada lansia.Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya program fisioterapi yang menggabungkan latihan fisik untuk meningkatkan kekuatan otot dengan stimulasi kognitif untuk mempertahankan atau meningkatkan fungsi eksekutif.

Untuk memperkuat temuan ini dan menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap IADL, disarankan dilakukan studi lanjutan dengan desain longitudinal dan cakupan sampel yang lebih luas. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengaruh intervensi fisioterapi yang menggabungkan latihan fisik dan stimulasi kognitif terhadap peningkatan kemandirian IADL pada lansia. Selain itu, studi longitudinal dapat mengeksplorasi hubungan kausal antara kekuatan genggaman tangan, fungsi kognitif, dan kemandirian IADL, serta memantau perubahan jangka panjang pada populasi lansia.

  1. Kekuatan Genggaman Tangan dan Fungsi Kognitif sebagai Indikator Klinis terhadap Kemandirian Aktivitas... doi.org/10.33660/jfrwhs.v9i2.548Kekuatan Genggaman Tangan dan Fungsi Kognitif sebagai Indikator Klinis terhadap Kemandirian Aktivitas doi 10 33660 jfrwhs v9i2 548
Read online
File size528.7 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test