IAIN KERINCIIAIN KERINCI

Al Fiddhoh: Journal of Banking, Insurance, and FinanceAl Fiddhoh: Journal of Banking, Insurance, and Finance

Perkembangan fintech dan e-commerce melahirkan fitur PayLater yang memungkinkan pembayaran tertunda, sehingga banyak digunakan mahasiswa Muslim namun berpotensi mengandung riba, gharar, dan perilaku konsumtif. Penelitian kualitatif dengan pendekatan field research ini melibatkan 12 informan mahasiswa Muslim pengguna aktif PayLater di platform Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop di Kabupaten Sarolangun, Jambi, yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman serta diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan: (1) penggunaan PayLater didominasi kemudahan transaksi (85%) dan promo (70%), namun 65% melakukan pembelian impulsif; (2) dari perspektif fiqh muamalah, praktik PayLater masih mengandung potensi riba (bunga dan denda 2-5%/bulan) serta gharar akibat ketidakjelasan akad, dengan 85% informan tidak membaca syarat dan ketentuan; (3) dari perspektif maqashid syariah, PayLater memberikan kemaslahatan akses pembiayaan, namun 50% informan pernah telat bayar yang berdampak pada ketergantungan utang digital. Penelitian ini menyimpulkan implementasi prinsip syariah pada transaksi PayLater belum optimal karena masih ditemukan unsur riba, gharar, dan perilaku konsumtif, sehingga diperlukan penguatan literasi keuangan syariah, edukasi akad digital, regulasi dari OJK dan DSN-MUI, serta pengembangan model fintech syariah yang sesuai prinsip Islam.

Penelitian ini menemukan bahwa penggunaan PayLater oleh mahasiswa Muslim di e-commerce menjadi gaya transaksi digital yang praktis, namun turut mendorong perilaku konsumtif.Dari sudut pandang fiqh muamalah, PayLater masih berpotensi mengandung riba dan gharar karena ketidakjelasan akad dan sistem bunga/denda, yang diperparah oleh rendahnya pemahaman syariah mahasiswa.Oleh karena itu, meskipun memberikan kemudahan transaksi, penggunaan PayLater yang berlebihan berisiko menimbulkan pemborosan dan ketergantungan utang, sehingga peningkatan literasi keuangan syariah dan pengembangan fintech syariah sangatlah krusial untuk menciptakan transaksi yang maslahah.

Penelitian ini telah mengungkap tantangan signifikan dalam implementasi prinsip syariah pada fitur PayLater di kalangan mahasiswa Muslim, menunjukkan adanya celah antara praktik dan ajaran Islam. Untuk itu, penelitian lanjutan dapat memfokuskan diri pada tiga area krusial. Pertama, bagaimana kita bisa merancang dan menguji coba model pembiayaan PayLater yang benar-benar inovatif dan sesuai syariah, yang secara efektif meniadakan unsur riba dan gharar namun tetap praktis dan diminati pengguna? Studi ini dapat mengeksplorasi adaptasi akad murabahah atau ijarah untuk menciptakan sistem yang adil dan transparan, sekaligus menilai penerimaannya di pasar. Kedua, perlu dilakukan evaluasi mendalam terhadap efektivitas regulasi yang dikeluarkan oleh OJK dan DSN-MUI dalam menjamin kepatuhan syariah dan melindungi konsumen dari potensi masalah PayLater. Pertanyaan penelitian bisa meliputi sejauh mana regulasi ini mempengaruhi perubahan perilaku penyedia layanan dan meningkatkan kesadaran pengguna terhadap akad digital. Ketiga, bagaimana intervensi edukasi atau nudges digital dapat secara signifikan meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan mahasiswa? Penelitian ini dapat mengidentifikasi metode paling efektif—seperti penggunaan platform interaktif atau kampanye sosial—untuk menanamkan pemahaman yang kuat tentang etika konsumsi Islam, mendorong kebiasaan menabung, dan mengurangi perilaku konsumtif serta ketergantungan utang digital. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta ekosistem PayLater yang lebih berpihak pada kemaslahatan umat.

  1. Penggunaan Fitur Shopee PayLater Dalam Perspektif Ekonomi Islam Dikalangan Mahasiswa Universitas Halim... journal.stai-musaddadiyah.ac.id/index.php/jhesy/article/view/1434Penggunaan Fitur Shopee PayLater Dalam Perspektif Ekonomi Islam Dikalangan Mahasiswa Universitas Halim journal stai musaddadiyah ac index php jhesy article view 1434
Read online
File size441.35 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test