ISI SURAKARTAISI SURAKARTA

Sorai: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan MusikSorai: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik

Sejarah Air Majapahit merupakan salah satu peristiwa kedatangan Putri Majapahit di Negeri Ema yang diceritakan turun-temurun secara lisan. Sejarah Air Majapahit dapat dibuktikan kebenarannya dengan adanya peninggalan kerajaan Majapahit berupa tombak pusaka, Gamelan, tempat Sirih dan mata air Majapahit yang masih terpelihara dengan baik di Negeri Ema. Berdasarkan fenomena tersebut, kemudian dijadikan sebagai konsep non‑musikal untuk menggarap sebuah karya komposisi musik. Karya komposisi Jejak Majapahit merupakan karya musik program naratif yang di dalamnya mengandung unsur sejarah Air Majapahit, yang digarap dalam bentuk musik variasi dan menggunakan instrumen barat. Proses garapan karya komposisi musik Jejak Majapahit melewati beberapa tahapan, yakni (1) eksplorasi literatur mengenai disiplin ilmu musik dan observasi serajah air Majapahit; (2) pengolahan relasi unsur musik dengan konsep non‑musikal sebagai landasan konstruksi komposisi musik; (3) penggarapan unsur‑unsur musik ke dalam bentuk variasi menggunakan prosedur pengembangan tema pokok dari teori Leon Stein; (4) penyajian karya dalam format orchestra. Karya ini mengandung nilai budaya dalam keterkaitan hubungan antara kerajaan Majapahit dan Negeri Ema yang hampir terlupakan, sehingga lewat karya ini sejarah Air Majapahit diharapkan tetap terpelihara.

Karya komposisi Jejak Majapahit merupakan musik program naratif berbentuk variasi yang berlandaskan tema awal serta konsep non‑musikal dari sejarah Air Majapahit di Negeri Ema, mengekspresikan nilai budaya lokal.Konsep non‑musikal diintegrasikan melalui simbol Jejak, menggambarkan perjalanan Putri Majapahit dan menentukan suasana tiap bagian dan variasi.Melalui eksperimen, komposer menyatukan dua budaya dengan menggunakan unsur musik seperti tangga nada pentatonis pelog, nyanyian Suhat, dan ritme yang dipengaruhi logat masyarakat Negeri Ema pada instrumen barat.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana integrasi instrumen tradisional Maluku ke dalam musik program naratif memengaruhi persepsi pendengar terhadap kisah legenda lokal, sehingga dapat menilai efektivitas elemen budaya dalam meningkatkan pemahaman musikal. Selain itu, dilakukan analisis komparatif antara karya Jejak Majapahit dengan karya musik program Indonesia lainnya untuk mengidentifikasi teknik komposisi yang serupa serta perbedaan dalam penyajian narasi budaya, yang dapat memperluas wawasan tentang praktik musik program di Indonesia. Selanjutnya, eksplorasi penggunaan media digital interaktif dalam penyajian musik program dapat dijadikan penelitian untuk menilai potensi peningkatan pelestarian warisan budaya serta aksesibilitas karya kepada publik yang lebih luas, khususnya generasi muda.

Read online
File size281.22 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test