WALISONGOSAMPANGWALISONGOSAMPANG

Fintech : Journal of Islamic FinanceFintech : Journal of Islamic Finance

Pengembangan teknologi industri saat ini menyebabkan kompleksitas pengetahuan tentang produk halal. Hal ini memicu kesadaran konsumen akan produk halal, dan diikuti pula keinginan produsen untuk memenuhi hak pada industri halal secara global. Tren ini diikuti banyak industri, salah satunya industri batik. Batik merupakan salah satu fashion yang digunakan masyarakat Madura pada berbagai acara penting, sehingga perkembangan fashion batik memicu peningkatan produksi batik. Penelitian ini menggunakan studi kualitatif dengan metode observasi dan wawancara pada beberapa industri dan pengguna batik. Penulis mencoba menggali lebih dalam tentang batik tidak lagi sebagai pakaian adat, melainkan menjadi fashion yang dipakai masyarakat di semua kalangan, dengan fokus pada tren industri halal dan implementasi tren tersebut pada industri batik rumah di Madura. Berdasarkan temuan data lapangan, semua batik di wilayah yang menjadi fokusXXX penelitian, Pamekasan, diproduksi secara sharia. Secara dasar, industri batik menempatkan kehalalan produk mereka berdasarkan syariah Islam, sehingga batik menjadi produk halal dan industri dalam kajian fikih.

Usaha di rumah (home industry) sudah menjadi tren di Pamekasan, di mana batik tulis Madura diproduksi di rumah-rumah.Halal menjadi unsur positif, sementara haram menimbulkan kerugian.Batik tulis Madura sudah dikategorikan sebagai fashion halal karena proses produksi, promosi, dan penjualan memenuhi syariah.

1. Penelitian kuantitatif dapat mengukur persepsi konsumen mengenai nilai halal dan kualitas batik Madura, sehingga dapat ditemukan korelasi antara persepsi halal dengan loyalitas pelanggan. 2. Analisis pemanfaatan media sosial sebagai platform distribusi batik halal akan membantu mengidentifikasi strategi komunikasi yang paling efektif menembus pasar digital. 3. Pengembangan platform e‑commerce berbasis halal akan meningkatkan akses pasar bagi produsen batik rumah, memperluas jangkauan konsumen dan mendukung keberlanjutan industri batik Madura. 4. Studi longitudinal dapat menilai dampak jangka panjang penerapan etika bisnis Islam terhadap profitabilitas dan reputasi merek batik. 5. Penelitian berkeseimbangan gender dapat menyelidiki peran perempuan dalam produksi batik halal rumah, mengidentifikasi hambatan serta potensi pemberdayaan ekonomi lokal.

Read online
File size328.78 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test