PKKBPKKB

Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang KesehatanGenitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan

Stimulasi cuci tangan pakai sabun (CTPS) sangat penting sebagai langkah preventif dalam strategi komprehensif memerangi stunting pada anak. Kejadian stunting di Kelurahan Naibonat masih memprihatinkan dengan jumlah kasus pada bulan Februari 2023 sebanyak 122 (15,01%) kasus. Tujuan dari proyek sukarela ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang betapa pentingnya CTPS dalam mengurangi dan menekan angka kejadian stunting pada anak. Kami dapat menginformasikan masyarakat dan mendorong perubahan kebiasaan positif dengan menggunakan pendekatan interaktif dan bekerja sama dengan kader posyandu dan tenaga kesehatan. Peningkatan keahlian CTPS kader Posyandu berdampak baik, mendorong penerapan metode ini dalam kehidupan sehari-hari. Bersamaan dengan pemberdayaan masyarakat, latihan ini meningkatkan pengetahuan umum tentang fungsi kritis CTPS dalam mengurangi stunting. Kunci keberhasilan pemangku kepentingan lokal. Dukungan pemangku kepentingan lokal menjadi kunci untuk kelanjutan perubahan ini, menciptakan dampak positif yang berkelanjutan di Kelurahan Naibonat.

Keterlibatan proaktif masyarakat dalam kegiatan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam pencegahan stunting di Kelurahan Naibonat.Pendekatan partisipatif yang melibatkan kader Posyandu dan tenaga kesehatan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan serta keterampilan CTPS di kalangan warga.Pelatihan dan pendidikan yang tepat kepada kader menghasilkan perubahan perilaku positif yang berkelanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti keberlanjutan jangka panjang perubahan perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) serta dampaknya terhadap penurunan prevalensi stunting di Kelurahan Naibonat selama tiga hingga lima tahun setelah intervensi, dengan menggunakan desain kohort longitudinal dan pengukuran indikator pertumbuhan anak. Selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi cara mengintegrasikan praktik budaya lokal serta makanan tradisional dalam program edukasi CTPS untuk meningkatkan pemahaman gizi seimbang dan menilai apakah kombinasi tersebut memberikan peningkatan signifikan pada status gizi anak dibandingkan dengan intervensi CTPS saja. Selain itu, penelitian dapat menguji penerapan teknologi digital, seperti aplikasi mobile berbasis komunitas, untuk memperluas jangkauan edukasi CTPS ke desa‑desa terpencil, sekaligus mengevaluasi efektivitas biaya, tingkat adopsi, dan pengaruhnya terhadap pengetahuan serta praktik kebersihan masyarakat. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih komprehensif untuk memperkuat strategi pencegahan stunting secara berkelanjutan.

  1. Pengetahuan, Sikap, Dan Tindakan Mencuci Tangan Yang Benar Pada Siswa Kelas 1 Dan 2 Di SDN 2 Karanglo,... doi.org/10.37341/jkkt.v2i1.23Pengetahuan Sikap Dan Tindakan Mencuci Tangan Yang Benar Pada Siswa Kelas 1 Dan 2 Di SDN 2 Karanglo doi 10 37341 jkkt v2i1 23
Read online
File size418.38 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test