UNIVPGRI PALEMBANGUNIVPGRI PALEMBANG

Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya PerairanJurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan

Permasalahan yang sedang dialami oleh para pembudidaya ikan lele sangkuriang saat ini berupa efesiensi penggunaan dari pakan yang terbilang belum maksimal pada penggunaan pakan komersil yang diberikan hingga terjadi kenaikan biaya pada pakan lumayan tinggi. Penanggulangan yang bisa diambil dari permasalahan ini yaitu bisa dengan cara pemberian ragi roti (Saccharomeycess cerivisae) pada pakan komersil. Ragi roti merupakan jeni ragi yang berperan untuk imunostimulan yang bisa memacu peningkatan efesiensi penggunaan pakan dan bisa memacu pada pertumbuhan ikan. Tujuan dari penelitian yakni sebagai pengkaji pada pengaruh ragi roti yang terdapat dalam pakan komersil terhadap kadar glukosa darah, pertumbuhan, rasio konversi pakan dan kelangsungan hidup ikan lele sangkuriang. Ikan yang digunakan sebagai bahan yaitu benih lele sangkuriang dengan ukuran 9-12 cm sebanyak 120 ikan. Parameter yang diamati pada penelitian yakni parameter kadar glukosa darah, pertumbuhan berat mutlak dan spesifik, laju pertumbuhan panjang mutlak dan spesifik, rasio konversi pakan dan kelangsungan hidup ikan lele sangkuriang. Hasil dari penelitian menunjukan bahwasanya pemberian ragi roti pada pakan komersil meningkatkan hasil yang terbaik penelitian terdapat pada perlakuan P3 dengan pemberian ragi roti (12 gram/1 kg pakan) menghasilkan kadar glukosa darah sebesar 29,17 mg/dl, pertumbuhan berat 13,65 gram, pada pertumbuhan panjang sebesar 5,33 cm, rasio konversi pakan pakan sebesar 1,71, kelangsungan hidup ikan lele sangkuriang sebesar 100%.

Dari hasil selama masa penelitian yang sudah dilaksanakan bisa diambil kesimpulan.Kadar Glukosa darah pada akhir pengamatan menghasilkan berbeda tidak nyata P0 sebesar 33,00 mg/dl, P1 sebesar 31,00, P2 sebesar 29,50 dan P3 sebesar 29,17 mg/dl.Pertumbuhan dan panjang yang terbaik terdapat di perlakuan P3 berat sebesar 13,65 gram dan panjang sebesar 5,33 cm, tingkat kelangsungan hidup pada Perlakuan P3 sebesar 100%, Nilai Konversi pakan terbaik pada P3 sebesar 1, 71.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan adalah: . 1. Mengkaji lebih lanjut tentang dosis ragi roti yang lebih tinggi pada pakan komersial untuk ikan lele sangkuriang.. 2. Melakukan penelitian tentang persamaan aktivitas lizozim dan gambaran darah untuk mengetahui respons imun yang terbentuk dalam pemberian pakan dengan tambahan ragi roti.. 3. Meneliti efek dari ragi roti terhadap sistem imun dan pertumbuhan ikan lele sangkuriang, serta mengidentifikasi mekanisme di balik peningkatan efisiensi penggunaan pakan dan pertumbuhan ikan.

Read online
File size270.93 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test