UNIVPGRI PALEMBANGUNIVPGRI PALEMBANG

Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya PerairanJurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan

Penambahan tepung pisang ambon dalam pakan komersil dapat meningkatkan status kesehatan ikan gurami secara signifikan karena kandungan senyawa imunostimulan dalam tepung batang pisang. Penelitian yang dilaksanakan selama 40 hari menggunakan benih ikan nila ukuran 3-5 cm dengan menggunakan metode rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu pemberian tepung batang pisang yang dicoating pada pakan komersil (30 g/kg pakan) dengan lama pemeliharaan ikan nila selama 7 hari (P7) pemberian pakan pada pemeliharaan ikan nila selama 14 hari (P14), pemberian pakan pada pemeliharaan ikan nila selama 28 hari (P28), pemberian pakan tanpa tambahan tepung batang pisang pada pemeliharaan ikan nila (Kontrol). Hasil menunjukkan rata-rata nilai survival rate dan parameter pertumbuhan berat dan panjang tidak menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata secara signifikan (P<0,05). Namun berbeda nyata secara signifikan pada parameter glukosa darah. Hal tersebut diduga karena adanya pengaruh senyawa anti nutrisi yang berperan sebagai anti mikroba yang terdapat pada batang pisang. Penambahan tepung batang pisang ini, walaupun tidak berbeda secara signifikan dalam peningkatan pertumbuhan, namun pertumbuhan ikan nila selama pemeliharaan masih meningkat dibandingkan diawal pemeliharaan.

Penambahan tepung batang pisang pada pakan komersil dengan dosis 30 g/kg pakan tidak meningkatkan kelangsungan hidup secara signifikan pada benih ikan nila.Selain itu, tidak terdapat pengaruh nyata terhadap pertumbuhan berat dan panjang selama periode pemeliharaan 28 hari.Meskipun demikian, penambahan tersebut memengaruhi kadar glukosa darah, menunjukkan adanya efek fisiologis yang memerlukan penelitian lebih lanjut.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dosis optimal dan durasi pemberian tepung batang pisang pada pakan komersil untuk meningkatkan pertumbuhan dan respons imun ikan nila, dengan menguji rentang dosis mulai dari 10 g hingga 50 g per kilogram pakan selama periode pemeliharaan yang lebih panjang. Penelitian lain dapat menilai dampak penambahan tepung batang pisang terhadap komposisi mikrobiota usus dan aktivitas enzim pencernaan pada larva ikan nila, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme peningkatan efisiensi pakan dan kesehatan usus. Selain itu, uji coba lapangan pada sistem budidaya intensif dapat dilakukan untuk mengevaluasi kelayakan ekonomi dan dampak lingkungan penggunaan tepung batang pisang sebagai bahan tambahan pakan, termasuk analisis biaya manfaat serta potensi pengurangan penggunaan antibiotik dalam produksi ikan nila.

Read online
File size240.04 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test