IJSHSIJSHS
INCARE, International Journal of Educational ResourcesINCARE, International Journal of Educational ResourcesPerkembangan teknologi digital telah menghadirkan ruang baru bagi interaksi sosial yang tidak terlepas dari persoalan etika dan moral. Berbagai fenomena seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan perilaku tidak bertanggung jawab di dunia maya menunjukkan rendahnya kesadaran etis dalam penggunaan media digital. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji etika digital dalam perspektif Pendidikan Agama Islam sebagai upaya membangun kesadaran religius di dunia maya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), dengan menganalisis sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan, seperti Al-Quran, hadis, literatur Pendidikan Agama Islam, etika Islam, serta kajian kontemporer mengenai etika digital. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi secara deskriptif-interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika digital dalam perspektif Pendidikan Agama Islam berlandaskan nilai-nilai religius seperti amanah, kejujuran, adab, tanggung jawab, dan kesadaran akan pengawasan Tuhan. Nilai-nilai tersebut berperan penting dalam membentuk perilaku digital yang etis dan bermoral. Pendidikan Agama Islam memiliki kontribusi strategis dalam membangun kesadaran religius di dunia maya melalui internalisasi nilai keimanan yang mendorong pengendalian diri dan tanggung jawab moral dalam aktivitas digital.
Penelitian ini memformulasikan etika digital dari perspektif Pendidikan Agama Islam sebagai kerangka nilai‑berbasis yang berakar pada prinsip‑prinsip Islam inti, yaitu kejujuran, amanah, adab, keadilan, dan kesadaran akan pengawasan Ilahi, serta menegaskan bahwa etika digital tidak dapat dibatasi pada literasi teknis atau kepatuhan regulasi melainkan harus menjadi manifestasi kesadaran religius yang mengarahkan regulasi diri moral di dunia maya.Dengan mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan spiritual, IRE menyediakan landasan etis holistik yang mampu menangani tantangan kontemporer seperti misinformasi, permusuhan daring, dan keterputusan moral.Hasil penelitian menekankan pentingnya memasukkan etika digital secara eksplisit ke dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam serta mengusulkan penelitian empiris lanjutan untuk menguji kerangka konseptual ini dalam konteks pendidikan yang beragam.
Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas kurikulum etika digital berbasis Pendidikan Agama Islam melalui studi eksperimental yang membandingkan perilaku online siswa sebelum dan sesudah intervensi pembelajaran, sehingga dapat mengukur perubahan sikap dan tindakan etis secara kuantitatif. Selain itu, dilakukan penelitian komparatif lintas budaya untuk mengeksplorasi perbedaan persepsi dan penerapan etika digital antara mahasiswa Muslim dan non‑Muslim, guna menilai sejauh mana nilai‑nilai religius dapat bersinergi dengan norma universal dalam konteks dunia maya. Selanjutnya, studi longitudinal selama beberapa tahun dapat melacak perkembangan moral digital siswa setelah mengikuti program Pendidikan Agama Islam yang menekankan nilai‑nilai seperti amanah, kejujuran, dan adab, sehingga dapat mengidentifikasi faktor‑faktor pendukung dan hambatan dalam pembentukan kesadaran religius berkelanjutan di ruang digital.
- Teacher Obstacles in Thematic Learning Implementation Based on the 2013 Curriculum | INCARE, International... ejournal.ijshs.org/index.php/incare/article/view/1206Teacher Obstacles in Thematic Learning Implementation Based on the 2013 Curriculum INCARE International ejournal ijshs index php incare article view 1206
- REKONSTRUKSI KURIKULUM PAI DENGAN HARMONISASI ANTARA TRADISI KEILMUAN ISLAM DAN TUNTUTAN GLOBALISASI... ejournal.stitta.ac.id/index.php/ambarsa/article/view/356REKONSTRUKSI KURIKULUM PAI DENGAN HARMONISASI ANTARA TRADISI KEILMUAN ISLAM DAN TUNTUTAN GLOBALISASI ejournal stitta ac index php ambarsa article view 356
- Aktualisasi Nilai-Nilai Tasawuf Sebagai Solusi Problematika Sosial di Era Digital | Al-Ittizaan: Jurnal... doi.org/10.24014/ittizaan.v8i1.36887Aktualisasi Nilai Nilai Tasawuf Sebagai Solusi Problematika Sosial di Era Digital Al Ittizaan Jurnal doi 10 24014 ittizaan v8i1 36887
- Digital Ethics in the Perspective of Islamic Religious Education: Constructing Religious Awareness in... doi.org/10.59689/incare.v6i5.1306Digital Ethics in the Perspective of Islamic Religious Education Constructing Religious Awareness in doi 10 59689 incare v6i5 1306
| File size | 392.6 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UIJUIJ Selain itu, lingkungan sekolah berbasis agama memiliki peran dalam memperkuat hubungan ini, meskipun pengaruhnya tidak signifikan secara statistik. TemuanSelain itu, lingkungan sekolah berbasis agama memiliki peran dalam memperkuat hubungan ini, meskipun pengaruhnya tidak signifikan secara statistik. Temuan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Tantangan yang dihadapi meliputi aspek psikologis, sosial, dan ekonomi, sedangkan faktor pendukungnya adalah rasa ikhlas, pendekatan spiritual, dukunganTantangan yang dihadapi meliputi aspek psikologis, sosial, dan ekonomi, sedangkan faktor pendukungnya adalah rasa ikhlas, pendekatan spiritual, dukungan
UIADUIAD Fokus penelitian adalah untuk memahami secara mendalam bagaimana model sociodrama diterapkan dalam mata kuliah Sosiologi dan Antropologi Pendidikan danFokus penelitian adalah untuk memahami secara mendalam bagaimana model sociodrama diterapkan dalam mata kuliah Sosiologi dan Antropologi Pendidikan dan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Optimisme dan dukungan sosial teman sebaya meningkatkan resiliensi akademik, membantu mahasiswa mengatasi tekanan skripsi. Intervensi untuk mempromosikanOptimisme dan dukungan sosial teman sebaya meningkatkan resiliensi akademik, membantu mahasiswa mengatasi tekanan skripsi. Intervensi untuk mempromosikan
BIMABERILMUBIMABERILMU Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan jamaah muslimah Majelis Taklim Baiturrahmah, Pisangan,Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan jamaah muslimah Majelis Taklim Baiturrahmah, Pisangan,
BIMABERILMUBIMABERILMU Kegiatan ini diharapkan menjadi model penguatan kapasitas komunikasi digital berbasis nilai keislaman yang adaptif di era pasca-digital. Pendampingan strategiKegiatan ini diharapkan menjadi model penguatan kapasitas komunikasi digital berbasis nilai keislaman yang adaptif di era pasca-digital. Pendampingan strategi
STITMUBOSTITMUBO Oleh karena itu, guru harus merancang dan menerapkan metode pengajaran yang efektif, seperti model pembelajaran penemuan, agar siswa lebih terlibat danOleh karena itu, guru harus merancang dan menerapkan metode pengajaran yang efektif, seperti model pembelajaran penemuan, agar siswa lebih terlibat dan
SIDUCATSIDUCAT Penelitian ini dilakukan di kota Bengkulu, karena dikota Bengkulu moral anak remaja masih sangat memprihatikan. Teknik pengumpulan data menggunakan penelitianPenelitian ini dilakukan di kota Bengkulu, karena dikota Bengkulu moral anak remaja masih sangat memprihatikan. Teknik pengumpulan data menggunakan penelitian
Useful /
PANCASILAPANCASILA Walaupun pengaruhnya yang tidak signifikan, perusahaan juga tetap harus memperhatikan faktor keamanan didalam pelayanannya karena variabel ini juga tetapWalaupun pengaruhnya yang tidak signifikan, perusahaan juga tetap harus memperhatikan faktor keamanan didalam pelayanannya karena variabel ini juga tetap
BIMABERILMUBIMABERILMU PKM di Depot Cek Nin berhasil meningkatkan kualitas pelayanan karyawan, termasuk sikap lebih ramah, komunikasi lebih jelas, respons lebih cepat, dan penangananPKM di Depot Cek Nin berhasil meningkatkan kualitas pelayanan karyawan, termasuk sikap lebih ramah, komunikasi lebih jelas, respons lebih cepat, dan penanganan
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Selain itu, siswa menunjukkan minat tinggi untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dalam proyek atau usaha mandiri. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwaSelain itu, siswa menunjukkan minat tinggi untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dalam proyek atau usaha mandiri. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa
PANCASILAPANCASILA Pengambilan sampel dengan Teknik purposive sampling menghasilkan jumlah sampel 8 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalahPengambilan sampel dengan Teknik purposive sampling menghasilkan jumlah sampel 8 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah