UNDIPUNDIP
Jurnal Riset Kesehatan MasyarakatJurnal Riset Kesehatan MasyarakatLatar belakang: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif, serta mematuhi regulasi pemerintah. Salah satu risiko utama di tempat kerja adalah gangguan muskuloskeletal (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor karakteristik individu seperti usia, jenis kelamin, masa kerja, dan beban fisik dengan kejadian musculoskeletal disorders di proyek pembangunan makam PT X. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pekerja proyek pembangunan makam PT X yang berjumlah 30 orang sehingga sampel diperoleh menggunakan teknik total sampling sebanyak 30 pekerja. Data diperoleh dari observasi lingkungan kerja dan proses kerja untuk menentukan beban kerja fisik berdasarkan SNI 7269:2009, wawancara usia, jenis kelamin, dan masa kerja, serta pengukuran tingkat MSDs dengan kuesioner Nordic Body Map (NBM). Teknik pengolahan data menggunakan Uji chi-square dengan Fisher Exact Test. Hasil: Sebagian besar pekerja berusia > 35 Tahun (Usia Tua) sebanyak 70%, berjenis kelamin laki-laki sebanyak 80%, memiliki masa kerja > 10 Tahun sebanyak 43,3 %, dan memiliki beban kerja fisik berat sebanyak 53,3%. Hasil penelitian ini, didapatkan bahwa 36,7% pekerja proyek pembangunan makam PT X mengalami keluhan MSDs pada kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara usia (0.025), jenis kelamin (0.001), masa kerja (0,001), dan beban kerja fisik (0.003) dengan kejadian musculoskeletal disorders. Simpulan: Dari hasil penelitian, didapatkan kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, masa kerja, dan beban kerja fisik dengan kejadian musculoskeletal disorders di proyek pembangunan makam PT X.
Hasil penelitian mengenai hubungan antara karakteristik individu serta beban kerja fisik dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) terhadap pekerja proyek pembangunan makam PT X menunjukkan bahwa mayoritas pekerja mengalami keluhan MSDs dalam kategori tinggi (36,7%).Mayoritas pekerja berada pada usia tua (>35 tahun) sebesar 70%, berjenis kelamin laki-laki (80%), memiliki masa kerja lama (>10 tahun) sebesar 43,3%, dan menjalani beban kerja fisik berat (53,3%).Hasil analisis mengindikasikan terdapat hubungan di antara usia (p=0,025), jenis kelamin (p=0,001), masa kerja (p=0,001), dan beban kerja fisik (p=0,003) terhadap kejadian MSDs.Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa faktor individu serta beban kerja fisik berperan penting dalam timbulnya risiko MSDs bagi tenaga kerja proyek tersebut.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak jangka panjang dari gangguan muskuloskeletal pada pekerja proyek pembangunan makam. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi risiko MSDs, seperti pelatihan ergonomi dan manajemen beban kerja. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran teknologi dan inovasi dalam mengurangi beban kerja fisik dan mencegah MSDs di lingkungan kerja proyek pembangunan makam.
| File size | 610.69 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
ULBIULBI Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap aplikasi monitoring. Berdasarkan hasil evaluasi, terdapatHasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap aplikasi monitoring. Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat
ITSCIENCEITSCIENCE Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh laporan keuangan utang dan SHU Koperasi Swasti Sari dari tahun 2021-2023. Sumber data yang digunakanPopulasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh laporan keuangan utang dan SHU Koperasi Swasti Sari dari tahun 2021-2023. Sumber data yang digunakan
GREENPUBGREENPUB Hasil analisis menunjukkan bahwa masyarakat dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kelompok, yaitu kelompok usia transisi yang didominasi oleh pelajar danHasil analisis menunjukkan bahwa masyarakat dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kelompok, yaitu kelompok usia transisi yang didominasi oleh pelajar dan
STIEPONTIANAKSTIEPONTIANAK Temuan ini menegaskan bahwa ROA dapat dijadikan sebagai salah satu indikator utama dalam menilai kualitas laba, karena rasio ini mampu memberikan gambaranTemuan ini menegaskan bahwa ROA dapat dijadikan sebagai salah satu indikator utama dalam menilai kualitas laba, karena rasio ini mampu memberikan gambaran
UNTARUNTAR Pengolahan data menggunakan metode korelasional untuk melihat hubungan antara variabel autonomy-supportive teaching dengan motivasi belajar siswa. HasilPengolahan data menggunakan metode korelasional untuk melihat hubungan antara variabel autonomy-supportive teaching dengan motivasi belajar siswa. Hasil
PANCASILAPANCASILA Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja, dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Responden dalam penelitianFokus penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja, dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Responden dalam penelitian
PANCASILAPANCASILA Work-Life Balance dan motivasi kerja berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan. Secara keseluruhan, Work-Life Balance dapat memainkan peranWork-Life Balance dan motivasi kerja berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan. Secara keseluruhan, Work-Life Balance dapat memainkan peran
UNIBAUNIBA Data yang digunakan pada penelitian ini berasal dari data sekunder kelistrikan utilitas PT Infineon Batam. Pengolahan data pada penelitian ini menghasilkanData yang digunakan pada penelitian ini berasal dari data sekunder kelistrikan utilitas PT Infineon Batam. Pengolahan data pada penelitian ini menghasilkan
Useful /
ULBIULBI Menyadari pentingnya mengembangkan praktik-praktik pemasaran yang efektif dalam usaha mikro, PKM ini memiliki tujuan utama untuk memberdayakan bisnis mikroMenyadari pentingnya mengembangkan praktik-praktik pemasaran yang efektif dalam usaha mikro, PKM ini memiliki tujuan utama untuk memberdayakan bisnis mikro
STAIMA ALHIKAMSTAIMA ALHIKAM Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisisPendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis
IJSHSIJSHS Penelitian ini mengkaji makna denotatif dan konotatif dalam teks Arab serta mengeksplorasi kontribusinya terhadap penguatan kompetensi semantik mahasiswaPenelitian ini mengkaji makna denotatif dan konotatif dalam teks Arab serta mengeksplorasi kontribusinya terhadap penguatan kompetensi semantik mahasiswa
UNIBAUNIBA Namun, tanpa tata kelola teknologi informasi (TI) yang memadai, pemanfaatan teknologi dapat mengalami hambatan signifikan. Penelitian ini mengkaji penerapanNamun, tanpa tata kelola teknologi informasi (TI) yang memadai, pemanfaatan teknologi dapat mengalami hambatan signifikan. Penelitian ini mengkaji penerapan