UNDIPUNDIP
Jurnal Riset Kesehatan MasyarakatJurnal Riset Kesehatan MasyarakatMalaria disebabkan oleh parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Plasmodium falciparum dan Plasmodium vivax merupakan jenis Plasmodium yang paling umum ditemukan di Indonesia. Plasmodium malariae ditemukan di beberapa daerah seperti Lampung dan Papua, sedangkan Plasmodium ovale ditemukan di wilayah timur dan utara Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola kejadian malaria di kalangan tenaga kerja di area dataran rendah PT Freeport Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian di area dataran rendah PTFI menunjukkan bahwa 160 orang (91,1%) memiliki riwayat malaria, dengan paparan malaria selama di PTFI yaitu frekuensi rendah (1-3 kali) sebanyak 76 orang (47,5%) dan frekuensi tinggi (4-7 kali) sebanyak 84 orang (53,5%). Infeksi oleh Plasmodium vivax ditemukan pada 133 orang (52,6%), Plasmodium falciparum pada 111 orang (43,9%), Plasmodium ovale pada 7 orang (2,8%), dan Plasmodium malariae pada 2 orang (0,8%). Mayoritas tenaga kerja dengan riwayat malaria di PT Freeport Indonesia memiliki frekuensi paparan tertinggi (4-7 kali), dengan Plasmodium vivax sebagai jenis infeksi terbanyak.
Penelitian ini mengidentifikasi pola kejadian malaria pada tenaga kerja di area dataran rendah PT Freeport Indonesia melalui pengumpulan data kuesioner dan wawancara.Ditemukan bahwa mayoritas responden memiliki riwayat malaria dengan frekuensi paparan tinggi (4-7 kali) selama bekerja di PTFI.Jenis Plasmodium yang teridentifikasi meliputi Plasmodium vivax, Plasmodium falciparum, Plasmodium ovale, dan Plasmodium malariae, dengan Plasmodium vivax sebagai jenis infeksi paling dominan.
Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai pola kejadian malaria di area PT Freeport Indonesia dengan beberapa pendekatan penting. Pertama, sangat bermanfaat untuk melakukan studi analitik komprehensif guna mengidentifikasi faktor-faktor risiko dominan yang mempengaruhi tingginya frekuensi kejadian malaria pada tenaga kerja. Ini bisa meliputi analisis kondisi lingkungan mikro tempat tinggal dan area kerja, perilaku pencegahan individu, serta bagaimana pola mobilitas pekerja di dalam maupun ke luar area perusahaan berkontribusi pada penularan, misalnya dengan mengkaji hubungan antara sanitasi perumahan atau kepatuhan penggunaan kelambu dengan risiko infeksi berulang. Kedua, untuk melengkapi temuan tentang jenis Plasmodium dan pola kejadian, penelitian mendatang dapat mengevaluasi efektivitas program pengendalian vektor yang telah berjalan. Hal ini krusial untuk memastikan upaya yang dilakukan tepat sasaran dalam mengurangi populasi nyamuk Anopheles, dengan menanyakan seberapa efektif metode saat ini menekan kepadatan nyamuk dan apakah ada pola gigitan spesifik terkait aktivitas kerja. Terakhir, mengingat dominansi Plasmodium vivax yang menyebabkan kekambuhan, studi longitudinal sangat berharga untuk melacak pekerja terinfeksi. Tujuannya adalah memahami pola kekambuhan jangka panjang, mengevaluasi keberhasilan terapi dalam mencegah infeksi berulang, dan melihat dampaknya pada kualitas hidup. Pertanyaan kunci dapat mencakup bagaimana riwayat infeksi sebelumnya memengaruhi kerentanan dan apakah terapi radikal efektif mencegah kekambuhan di lingkungan endemik. Pendekatan holistik ini diharapkan memberikan rekomendasi kuat untuk strategi pencegahan dan penanggulangan malaria yang berkelanjutan.
- Under the Radar: Epidemiology of Plasmodium ovale in the Democratic Republic of the Congo | The Journal... academic.oup.com/jid/article/223/6/1005/5885064Under the Radar Epidemiology of Plasmodium ovale in the Democratic Republic of the Congo The Journal academic oup jid article 223 6 1005 5885064
- Mobility And Behavior Influences On Import Malaria In The Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek | JURNAL... e-journal.unair.ac.id/JKL/article/view/5100Mobility And Behavior Influences On Import Malaria In The Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek JURNAL e journal unair ac JKL article view 5100
- Pola Kejadian Malaria Pada Tenaga Kerja Di Area Lowland PT Freeport Indonesia | Zaman | Jurnal Riset... ejournal2.undip.ac.id/index.php/jrkm/article/view/22129Pola Kejadian Malaria Pada Tenaga Kerja Di Area Lowland PT Freeport Indonesia Zaman Jurnal Riset ejournal2 undip ac index php jrkm article view 22129
| File size | 621.15 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Diharapkan para petugas Kesehatan dapat lebih intens lagi dalam memberikan penyuluhan pada ibu hamil, sehingga tanda – tanda dari retensio plasenta dapatDiharapkan para petugas Kesehatan dapat lebih intens lagi dalam memberikan penyuluhan pada ibu hamil, sehingga tanda – tanda dari retensio plasenta dapat
YARSIYARSI Syarat artikel yaitu merupakan artikel original research dan terbit dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2020. Pencarian artikel menggunakan keyword yaituSyarat artikel yaitu merupakan artikel original research dan terbit dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2020. Pencarian artikel menggunakan keyword yaitu
YARSIYARSI Tidur merupakan fungsi biologis manusia, yang menghabiskan waktu hingga 1/3 masa hidup manusia. Gangguan tidur dapat berupa kurang tidur, persepsi tidurTidur merupakan fungsi biologis manusia, yang menghabiskan waktu hingga 1/3 masa hidup manusia. Gangguan tidur dapat berupa kurang tidur, persepsi tidur
YARSIYARSI Pencegahan KTD menjadi strategi penting dalam upaya Membuat Kehamilan Lebih Aman (MPS) untuk menurunkan AKI. Kontrasepsi darurat (KD) adalah salah satuPencegahan KTD menjadi strategi penting dalam upaya Membuat Kehamilan Lebih Aman (MPS) untuk menurunkan AKI. Kontrasepsi darurat (KD) adalah salah satu
YARSIYARSI Kualitas hidup pasien talasemia β mayor, yang diukur menggunakan kuesioner PedsQL, juga menunjukkan kategori yang buruk. Secara spesifik, ditemukan adanyaKualitas hidup pasien talasemia β mayor, yang diukur menggunakan kuesioner PedsQL, juga menunjukkan kategori yang buruk. Secara spesifik, ditemukan adanya
YARSIYARSI Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif analitik secara cross sectional. Populasi yang digunakan adalah masyarakat di Kecamatan Cipayung,Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif analitik secara cross sectional. Populasi yang digunakan adalah masyarakat di Kecamatan Cipayung,
YARSIYARSI Dalam laporan ini penyebab yang dominan dari nyeri perut dan anemia adalah temuan ADP pada kolonoskopi. Telah disampaikan masalah kasus AngiodisplasiaDalam laporan ini penyebab yang dominan dari nyeri perut dan anemia adalah temuan ADP pada kolonoskopi. Telah disampaikan masalah kasus Angiodisplasia
YARSIYARSI Nodul tiroid merupakan kelainan pada kelenjar tiroid yang sebagian bersifat asimptomatik dan jinak, namun juga dapat bersifat ganas walaupun angka kejadiannyaNodul tiroid merupakan kelainan pada kelenjar tiroid yang sebagian bersifat asimptomatik dan jinak, namun juga dapat bersifat ganas walaupun angka kejadiannya
Useful /
UNDIPUNDIP Karakteristik kontainer yang paling banyak ditemukan larva positif adalah rumah dengan ≥ 3 kontainer, kontainer penampung air (TPA) seperti bak mandi,Karakteristik kontainer yang paling banyak ditemukan larva positif adalah rumah dengan ≥ 3 kontainer, kontainer penampung air (TPA) seperti bak mandi,
UNDIPUNDIP Sebagai serangga yang berbahaya, kecoa dapat mencemari makanan manusia di mana saja, termasuk pada kantin sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikanSebagai serangga yang berbahaya, kecoa dapat mencemari makanan manusia di mana saja, termasuk pada kantin sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
UNMUHUNMUH Kegiatan pengabdian masyarakat mahasiswa KKN kelompok‑4 Universitas Muhammadiyah Jember yang dilaksanakan di Desa Sumberdanti, Kecamatan Sukowono, KabupatenKegiatan pengabdian masyarakat mahasiswa KKN kelompok‑4 Universitas Muhammadiyah Jember yang dilaksanakan di Desa Sumberdanti, Kecamatan Sukowono, Kabupaten
UNMUHUNMUH Tingkat mortalitas akibat ISPA mencapai 26,6%. Jumlah balita yang mengalami ISPA mencapai 51,4%. Tindakan inhalasi sederhana merupakan alternatif dalamTingkat mortalitas akibat ISPA mencapai 26,6%. Jumlah balita yang mengalami ISPA mencapai 51,4%. Tindakan inhalasi sederhana merupakan alternatif dalam