HELVETIAHELVETIA
Medical and Dental Journal ( MEDIDENJ )Medical and Dental Journal ( MEDIDENJ )Ulkus kaki diabetik (UKD) merupakan salah satu komplikasi paling serius dari diabetes mellitus yang berhubungan dengan morbiditas tinggi, amputasi, dan mortalitas. Faktor nutrisi memainkan peran penting dalam proses penyembuhan luka, dan malnutrisi terbukti meningkatkan risiko komplikasi serta memperburuk prognosis. Salah satu instrumen objektif yang semakin banyak digunakan untuk menilai status gizi adalah skor Controlling Nutritional Status (CONUT). Skor ini ditentukan berdasarkan tiga parameter laboratorium sederhana, yaitu kadar albumin serum, kolesterol total, dan jumlah limfosit perifer. Penelitian terkini menunjukkan bahwa skor CONUT tidak hanya mampu menilai status gizi, tetapi juga berperan sebagai prediktor independen terhadap penyembuhan ulkus, risiko amputasi, dan mortalitas pada pasien dengan kaki diabetes. Pasien dengan skor CONUT tinggi (≥5) cenderung memiliki prognosis yang lebih buruk, termasuk peningkatan risiko amputasi mayor dan kelangsungan hidup yang lebih rendah dibandingkan dengan pasien dengan skor rendah. Dengan demikian, penggunaan skor CONUT dalam praktik klinis berpotensi menjadi alat skrining sederhana, murah, dan efektif untuk membantu penilaian risiko serta pengambilan keputusan terapi. Tinjauan pustaka ini membahas mekanisme, validasi, serta implikasi klinis penggunaan skor CONUT dalam prognostikasi pasien dengan kaki diabetes.
Ulkus kaki diabetik dapat menimbulkan komplikasi serius seperti infeksi, iskemia, hingga amputasi yang berdampak pada disabilitas permanen.Malnutrisi terbukti berhubungan dengan skor CONUT tinggi, yang memengaruhi mortalitas, penyembuhan luka, dan meningkatkan risiko amputasi pada pasien kaki diabetes.Oleh karena itu, penilaian skor CONUT dapat menjadi indikator prognostik penting dalam manajemen ulkus kaki diabetik.
Penelitian selanjutnya dapat meneliti apakah nilai ambang skor CONUT yang ditetapkan saat ini (≥5) secara konsisten memprediksi hasil klinis pada pasien ulkus kaki diabetik di berbagai rumah sakit di Indonesia, dengan melakukan studi kohort prospektif melibatkan ratusan pasien dan mengikuti mereka selama setidaknya enam bulan. Selain itu, uji coba terkontrol secara acak dapat dilakukan untuk mengevaluasi apakah intervensi nutrisi yang disesuaikan berdasarkan skor CONUT, seperti suplementasi protein dan kolesterol, dapat mempercepat penyembuhan luka, menurunkan tingkat amputasi, dan meningkatkan angka kelangsungan hidup dibandingkan dengan perawatan standar. Ide ketiga adalah mengembangkan model prognostik gabungan yang mengintegrasikan skor CONUT dengan rasio neutrofil‑limfosit serta parameter klinis lain, kemudian menguji akurasi model tersebut dalam memprediksi risiko komplikasi pada populasi pasien ulkus kaki diabetik. Semua penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang kuat untuk mengoptimalkan penilaian gizi dan strategi pengobatan, serta memperbaiki kualitas hidup penderita ulkus kaki diabetik.
| File size | 914.36 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNAIRUNAIR (4) Langkah dalam perencanaan belum sesuai dengan peraturan yang dibenarkan. (5) Pelatihan Tahunan diperlukan untuk perencanaan program imunisasi untuk(4) Langkah dalam perencanaan belum sesuai dengan peraturan yang dibenarkan. (5) Pelatihan Tahunan diperlukan untuk perencanaan program imunisasi untuk
YWNRYWNR Penelitian kualitatif deskriptif menunjukkan bahwa biaya produksi menjadi lebih kecil ketika menggunakan metode cost‑plus pricing karena tidak mencakupPenelitian kualitatif deskriptif menunjukkan bahwa biaya produksi menjadi lebih kecil ketika menggunakan metode cost‑plus pricing karena tidak mencakup
YWNRYWNR Penilaian akuntabilitas dapat dilakukan dengan mengacu pada indikator-indikator akuntabilitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran penerapanPenilaian akuntabilitas dapat dilakukan dengan mengacu pada indikator-indikator akuntabilitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran penerapan
UNAIRUNAIR Leptospirosis merupakan masalah kesehatan masyarakat yang disebabkan oleh bakteri Leptospira, dan berdampak secara ekonomi. Kerugian ekonomi akibat leptospirosisLeptospirosis merupakan masalah kesehatan masyarakat yang disebabkan oleh bakteri Leptospira, dan berdampak secara ekonomi. Kerugian ekonomi akibat leptospirosis
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas, sikap, pelatihan, dukungan manajemen, dan dukungan pimpinan memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilanHasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas, sikap, pelatihan, dukungan manajemen, dan dukungan pimpinan memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilan
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah tempat tinggal dan pendidikan ibu signifikan memengaruhi kejadian BBLR di Kalimantan Barat tahun 2023. RumahHasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah tempat tinggal dan pendidikan ibu signifikan memengaruhi kejadian BBLR di Kalimantan Barat tahun 2023. Rumah
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Pengumpulan dan pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium Patologi Klinik Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri Universitas Hasanuddin Makassar pada tanggalPengumpulan dan pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium Patologi Klinik Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri Universitas Hasanuddin Makassar pada tanggal
BUDDHI DHARMABUDDHI DHARMA 5 dan Naive Bayes yang sering digunakan dalam penelitian. Dataset yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari situs UCI Machine Learning Repository,5 dan Naive Bayes yang sering digunakan dalam penelitian. Dataset yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari situs UCI Machine Learning Repository,
Useful /
ITHBITHB Dengan menggunakan 453 gambar dari Kaggle, penelitian ini menganalisis pengaruh variasi ukuran batch serta epoch terhadap kinerja model. Model terbaikDengan menggunakan 453 gambar dari Kaggle, penelitian ini menganalisis pengaruh variasi ukuran batch serta epoch terhadap kinerja model. Model terbaik
LLDIKTI13LLDIKTI13 Adam Hawa (Rhoeo discolor L. Her. ) memiliki senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid yang diduga dapat menurunkan demam dengan cara menghambat enzimAdam Hawa (Rhoeo discolor L. Her. ) memiliki senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid yang diduga dapat menurunkan demam dengan cara menghambat enzim
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Penyakit scabies ini dapat mempengaruhi kenyamanan aktifitas dalam menjalani kehidupan sehari-hari diantaranya penderita mudah lelah dan gelisah karenaPenyakit scabies ini dapat mempengaruhi kenyamanan aktifitas dalam menjalani kehidupan sehari-hari diantaranya penderita mudah lelah dan gelisah karena
ITHBITHB Evaluasi dilakukan pada setiap subsistem. Berdasarkan hasil evaluasi, alat dapat melontarkan pakan minimal sekitar 27 gram. Pakan dapat terlontar dan tersebarEvaluasi dilakukan pada setiap subsistem. Berdasarkan hasil evaluasi, alat dapat melontarkan pakan minimal sekitar 27 gram. Pakan dapat terlontar dan tersebar