UNISKAUNISKA

Manajemen Agribisnis: Jurnal AgribisnisManajemen Agribisnis: Jurnal Agribisnis

Susu kental manis merupakan produk susu yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia, khususnya oleh rumah tangga berpendapatan rendah karena harganya yang terjangkau dan umur simpan yang lama. Namun, kandungan gula yang tinggi dan protein yang rendah menimbulkan kekhawatiran terkait kualitas nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi susu kental manis pada rumah tangga peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Pekanbaru berdasarkan karakteristik sosio‑ekonomi. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan rumah tangga PKH di beberapa kecamatan Kota Pekanbaru, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan tabulasi silang untuk mengidentifikasi variasi konsumsi berdasarkan ukuran rumah tangga, tingkat pendidikan, dan jenis pekerjaan kepala rumah tangga. Hasil menunjukkan mayoritas rumah tangga PKH di Pekanbaru mengonsumsi susu kental manis secara rutin; konsumsi per kapita cenderung lebih rendah pada rumah tangga dengan anggota lebih banyak, sedangkan rumah tangga dengan tingkat pendidikan lebih rendah dan kepala rumah tangga yang bekerja di sektor informal mengonsumsi lebih banyak. Kesimpulannya, susu kental manis tetap menjadi produk susu paling populer di kalangan rumah tangga PKH, menekankan pentingnya edukasi gizi untuk meningkatkan kesadaran tentang pilihan konsumsi susu yang lebih sehat dan bergizi.

Pola konsumsi susu kental manis pada rumah tangga PKH di Kota Pekanbaru dipengaruhi oleh ukuran keluarga, tingkat pendidikan, dan jenis pekerjaan, dimana rumah tangga kecil, berpendidikan tinggi, dan memiliki kepala rumah tangga di sektor formal cenderung mengonsumsi lebih banyak.Secara keseluruhan, konsumsi masih berada di bawah rekomendasi sehingga diperlukan peningkatan pendidikan dan keterampilan kerja untuk membuka akses pekerjaan formal serta meningkatkan pendapatan.Selain itu, pemberian subsidi susu dalam bentuk natura melalui paket PKH serta program Sekolah Rakyat dianggap penting untuk memperbaiki asupan gizi rumah tangga berpendapatan rendah.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak intervensi edukasi gizi terhadap penurunan konsumsi gula dari susu kental manis pada rumah tangga PKH, dengan mengukur perubahan perilaku konsumsi dan status gizi peserta. Selanjutnya, studi eksperimental dapat menilai efektivitas pemberian subsidi susu dalam bentuk natura melalui paket PKH dalam meningkatkan asupan nutrisi dan kesejahteraan ekonomi rumah tangga, dibandingkan dengan bantuan tunai konvensional. Terakhir, penelitian longitudinal dapat meneliti perubahan pola konsumsi susu kental manis setelah transisi rumah tangga dari sektor informal ke formal, mengkaji peran peningkatan pendapatan, pendidikan, dan keterampilan kerja terhadap diet dan kesehatan keluarga.

  1. Media Trend. trend doi https mediatrend economic development program provides platform researchers want... doi.org/10.21107/mediatrendMedia Trend trend doi https mediatrend economic development program provides platform researchers want doi 10 21107 mediatrend
Read online
File size174.61 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test