STIUDQSTIUDQ

Ulumul Qur'an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur'an dan TafsirUlumul Qur'an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Kajian ini bertujuan untuk melihat makna simbol yang terkandung pada QS. al-Isrā ayat 32 perspektif teori mitologi Roland Barthes. Dalam al-Quran, larangan mendekati zina tidak secara spesifik menyebutkan bentuk dan jenis perbuatan yang dapat dikategorikan sebagai mendekati zina. Hal tersebut menjadikan ayat ini memiliki kandungan makna yang luas. Penerapan teori mitologi Barthes terhadap ayat ini dianggap dapat memberikan sudut pandang baru terhadap interpretasi larangan tersebut yang sesuai dengan perkembangan zaman dan penafsiran. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan analisis teks al-Quran dengan landasan teori mitologi Roland Barthes. Hasil dari penelitian ini diungkap bahwa mitos yang terdapat dalam QS. al-Isrā ayat 32 di kalangan masyarakat luas memunculkan interpretasi baru yang terus berkembang terhadap ayat ini.

Perilaku yang dianggap mendekati zina kini muncul dalam berbagai bentuk, baik tindakan nyata, objektifikasi seksual media, maupun pelanggaran etika dalam interaksi digital.Teori mitologi Roland Barthes memungkinkan definisi larangan tersebut tetap relevan sepanjang zaman dengan menghasilkan simbol dan makna baru.Penerapan kerangka Barthes pada QS al‑Isrā ayat 32 menunjukkan pemahaman masyarakat yang dinamis dan membuka peluang untuk analisis ayat‑ayat serupa secara fleksibel.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana platform digital berperan dalam memfasilitasi perilaku yang mendekati zina dengan menggunakan kerangka semiotik Roland Barthes untuk mengidentifikasi simbol‑simbol baru yang muncul. Selanjutnya, perbandingan interpretasi QS al‑Isrā ayat 32 di berbagai budaya dapat dilakukan untuk mengetahui perbedaan konstruksi mitos yang terbentuk serta implikasinya terhadap norma sosial. Terakhir, dikembangkan program edukatif yang memanfaatkan dekontruksi mitos Barthes untuk mengurangi perilaku mendekati zina, kemudian dievaluasi efektivitasnya melalui studi eksperimental di kalangan remaja dan dewasa muda.

  1. Konsep Komunikasi terhadap Remaja dalam Keluarga Islam menurut Pandangan Al-Qur’an | Ulumul Qur'an:... ojs.stiudq.ac.id/JUQDQ/article/view/94Konsep Komunikasi terhadap Remaja dalam Keluarga Islam menurut Pandangan Al QurAoan Ulumul Quran ojs stiudq ac JUQDQ article view 94
  2. Pemahaman Menjauhi Zina menurut Pandangan Mufasir | TAFSE: Journal of Qur'anic Studies. pemahaman... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/tafse/article/view/14273Pemahaman Menjauhi Zina menurut Pandangan Mufasir TAFSE Journal of Quranic Studies pemahaman jurnal ar raniry ac index php tafse article view 14273
  3. Relevansi Pendekatan Semantik Toshihiko Izutsu dalam Menafsirkan Al-Qur’an | Ulumul Qur'an:... doi.org/10.58404/uq.v2i2.113Relevansi Pendekatan Semantik Toshihiko Izutsu dalam Menafsirkan Al QurAoan Ulumul Quran doi 10 58404 uq v2i2 113
Read online
File size421.58 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test